Stakeholder Pendidikan: Siapa Saja dan Apa Peranannya

Posted on

Pengertian stakeholder (pemangku kepentingan) adalah orang atau kelompok yang bekerja dalam satu organisasi atau kerjasama dalam suatu proyek. Stakeholder pendidikan merupakan orang yang berpengaruh atau dipengaruhi oleh aktivitas suatu organisasi/perusahaan/bisnis. 

Siapa saja yang termasuk stakeholder pendidikan?Lalu apa saja perannya sebagai Stakeholder pendidikan? 

Berikut daftarnya:

Apa arti Stakeholder Pendidikan?

Stakeholder dalam dunia pendidikan adalah mengupayakan orang-orang yang terdampak oleh aktivitas dan kebijakan pendidikan mendapat kebaikan atau manfaat.

Stakeholder pendidikan digolongkan menjadi stakeholder internal dan eksternal.

Pemangku kepentingan (stakeholder) internal pendidikan terdiri dari Guru, Siswa, Orang Tua, Staf administrasi sekolah.

Pemangku kepentingan (stakeholder) eksternal pendidikan diantaranya kelompok atau organisasi di luar sekolah seperti Pemerintah, lembaga sosial di daerah, komunitas, lembaga kursus dan pelatihan.

Pemangku kepentingan diharapkan bisa mendapatkan data pendidikan dan menggunakannya untuk memberikan dukungan atau koreksi pada proses pembelajaran.

Misalnya, para guru bisa melihat kebijakan pendidikan dan menggunakannya untuk  meningkatkan metode pembelajaran.

Orang tua bisa membantu memfasilitasi para siswa untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik.

Untuk bisa meningkatkan kualitas pendidikan dibutuhkan data yang valid, lengkap, cepat dan up to date. Hal ini bertujuan supaya perencanaan program pendidikan bisa lebih tepat sasaran, lebih cepat dan efisien serta bisa mengatasi masalah pendidikan yang terjadi.

Data pendidikan di Indonesia dikenal dengan nama Dapodik (Data Pokok Pendidikan). Data pendidikan ini bisa diperoleh di website Kementrian Pendidikan.

Data pokok pendidikan memuat informasi seperti kurikulum sekolah, data siswa, data guru, data karyawan sekolah, data sarana dan prasarana sekolah.

Lihat Juga: Klasifikasi Stakeholder

Fungsi Data Pendidikan Bagi Stakeholder Guru

  1. Membantu guru memberikan bahan pelajaran yang mudah diterima bagi murid
  2. Guru bisa menentukan metode pembelajaran yang efektif
  3. Membantu guru dalam mengendalikan siswa di kelas
  4. Guru bisa berinovasi dalam mengajar dan menciptakan suasana kondusif di kelas
  5. Penyampaian materi pelajaran bisa lebih kreatif dan menyenangkan

Lihat Juga: Teori Stakeholder

Fungsi Data Pendidikan Bagi Stakeholder Pemerintah

  1. Pemerataan alokasi dana bantuan pendidikan seperti BOS sesuai dengan yang dibutuhkan sekolah.
  2. Memudahkan pembagian tunjangan bagi guru dan tenaga pendidik.
  3. Memudahkan pencatatan verifikasi data Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
  4. Memudahkan pencatatan dan verifikasi Nomor Induk Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
  5. Memudahkan pencatatan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
  6. Mengetahui kebutuhan tenaga guru di setiap sekolah.
  7. Evaluasi kebijakan Kementrian Pendidikan.
  8. Memudahkan pelaporan data pendidikan dari sekolah.
  9. Mencegah pelanggaran administrasi dan kebijakan.

Baca Peran Sekretaris

Siapa Saja Stakeholder Pendidikan?

Contoh Stakeholder Pendidikan
  1. Guru,
  2. Orang tua,
  3. Murid, 
  4. Bagian administrasi, 
  5. Panitia penerimaan,
  6. Esktrakulikuler sekolah,
  7. Lembaga kursus, 
  8. Pemerintah,
  9. Penduduk lokal,
  10. Tenaga ahli pendidikan.

Peran Stakeholder Pendidikan

Peran Guru

  1. Menyampaikan materi pembelajaran, 
  2. Menyiapkan metode pembelajaran,
  3. Menyiapkan kurikulum belajar harian,
  4. Membuat rencana pembelajaran harian, bulanan dan tahunan,

Peran Orang Tua

  1. Mendukung pendidikan murid di sekolah
  2. Membiayai pendidikan anak murid
  3. Memfasilitasi kebutuhan pendidikan anak murid

Peran Pemerintah

Peran pemerintah sebagai stakeholder pendidikan adalah:

  1. Menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai
  2. Membuat kurikulum yang baik dan menyesuaikan dengan kondisi geografis
  3. Memberikan program pendidikan yang sustainable atau berkelanjutan, tidak hanya tambal sulam atau terputus-putus.
  4. Mendukung semua upaya peningkatan mutu pendidikan oleh organisasi atau individu.
  5. Mengadakan program peningkatan mutu tenaga pendidik dan guru
  6. Mendukung siswa berprestasi dengan beasiswa dan bantuan pendidikan
  7. Memberikan bantuan operasional sekolah
  8. Meningkatkan kesejahteraan guru
  9. Pemerataan tenaga pendidik ke setiap daerah yang kekurangan guru

Peran Karyawan Sekolah 

Staf dan karyawan sekolah diharapkan bisa bekerjasama untuk saling diskusi tentang aturan pendidikan di sekolah dan menyebarkan informasi tentang pendidikan. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki kinerja karyawan dan mengatasi masalah yang terjadi.

Lihat Juga: Fungsi Lembaga Pendidikan

Peran Tenaga Ahli Pendidikan (Profesional)

Tenaga ahli profesional pendidikan bisa memberikan saran dan nasihat yang baru tentang pendidikan. 

Orang-orang itu umumnya menguasai berbagai teori dan solusi atas masalah pendidikan yang dihadapi oleh guru, orang tua dan murid.

Kita sendiri bisa dengan mudah menemukan lembaga kursus di daerah kita yang didirikan oleh tenaga ahli pendidikan. 

Itu juga bisa membantu siswa untuk mendapatkan ilmu pengetahuan yang lebih dalam tentang suatu pelajaran.