Organisasi : Pengertian, Struktur, Tujuan dan Contohnya

Posted on
pengertian dan contoh organisasi

Organisasi biasanya bermula dari kumpulan orang yang mempunyai ide, hobi dan pandangan yang sama.

Dengan adanya organisasi, tujuan bersama akan mudah dicapai, sebab anggota organisasi akan saling bekerjasama untuk mencapai tujuannya.

Pengertian Organisasi

Organisasi adalah sebuah sarana orang berkumpul yang tersusun secara sistematis, logis, terkendali.

Organisasi adalah sistem/tatanan yang dibentuk untuk mencapai tujuan bersama, bisa dalam bentuk perusahaan, perkumpulan dan lembaga.

Dalam organisasi memiliki manajemen yang mengatur dan membagikan tugas ke setiap anggota.

Setiap anggota memiliki pekerjaan dan tanggung jawab untuk bersama sama mencapai tujuan bersama.

Tujuan Organisasi

Organisasi didirikan untuk memudahkan perencanaan, pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan untuk mencapai tujuan bersama.

Berikut adalah tujuan organisasi secara umum;

  1. Tujuan organisasi mahasiswa adalah untuk mewadahi bakat, minat, ide bersama dari sekumpulan mahasiswa.
  2. Tujuan organisasi agama adalah untuk memperdalam dan menyebarkan ajaran agama.
  3. Organisasi kepemudaan bertujuan untuk memfasilitasi keinginan dan kegiatan anak-anak muda,
  4. Organisasi sosial bertujuan sebagai wadah inspirasi masyarakat untuk mewujudkan nilai sosial dan sebagai kontrol sosial di lingkungan masyakarat.
  5. Organisasi olahraga bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan kemampuan di bidang olahraga.
  6. Organisasi politik bertujuan untuk terlibat dalam proses politik, dengan memfasilitasi orang yang tertarik dengan ilmu kenegaraan.

Fungsi Organisasi

Pengelolaan organisasi dengan baik akan membuat tujuan mudah tercapai. Berikut fungsi organisasi dalam mencapai tujuan;

  1. Organisasi berfungsi menciptakan proses administrasi efisien, dengan membuat sistem yang bisa mengarahkan pekerjaan secara terkendali.
  2. Organisasi bermanfaat untuk mengelola sumber daya lebih optimal. Dengan adanya organisasi, seseorang diatur untuk bekerja sesuai dengan keahlian dan tugas pokoknya masing-masing.
  3. Fungsi organisasi adalah pembagian jam waktu kerja. Setiap orang punya titik jenuh saat melakukan pekerjaan, maka perlu adanya jam istirahat.
  4. Fungsi organisasi menciptakan komunikasi, koordinasi dan bekerjasama, baik ke sesama divisi atau antar divisi.
  5. Adanya transparansi. Fungsi organisasi mendefinisikan pekerjaan masing-masing anggotanya sejelas mungkin.
  6. Pertumbuhan organisasi. Ketika fungsi di atas sudah dijalankan dengan baik, maka organisasi bisa berkembang dengan mudah.

Contoh Struktur Organisasi Perusahaan

Berikut adalah struktur organisasi perusahaan yang umum digunakan :

1. Struktur Fungsional

Struktur fungsional membagi dan menugaskan anggota organisasi sesuai spesialisasi atau keahliannya.

Contohnya profesional pemasaran diletakkan dalam divisi pemasaran, anggota yang ahli teknik dan informatika diletakkan di divisi IT, anggota yang ahli manajemen SDM diletakkan di divisi SDM.

2. Struktur Multidivisional

Struktur multidivisional, adalah struktur organisasi yang membuat sebuah tim dalam organisasi untuk menangani suatu pekerjaan, proyek atau anak usaha yang mereka miliki.

Struktur ini bisa di aplikasikan pada organisasi atau perusahaan besar yang punya banyak unit bisnis.

Setiap tim dipimpin oleh ketua tim yaitu manajer. Anggota tim dapat melaporkan proses pekerjaannya kepada ketua tim.

3. Struktur Matriks

Struktur matriks adalah struktur organisasi yang menyediakan divisi untuk menyediakan sumber daya untuk pekerjaan atau proyek dan menunjang supaya proyek berjalan dengan lancar.

Dengan kata lain, struktur matriks membantu keberlangsungan divisi sebelumnya antara struktur fungsional dan struktur multidivisional.

Baca : 14 Peran Sekretaris dalam Organisasi 

Contoh Organisasi di Indonesia

bentuk-organisasi

Bentuk organisasi yang tumbuh dan ada di Indonesia bisa Anda lihat dibawah ini:

1. Organisasi Mahasiswa 

Sering kali ditemukan di perguruan tinggi. Para mahasiswa yang merasa mempunyai kesatuan visi dan misi bersama membentuk sebuah perkumpulan. Misalnya karena berasal dari daerah yang sama.

Contohnya BEM. BEM SI adalah singkatan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia. Yaitu gabungan dari beberapa BEM dari universitas yang berbeda.

Fokus kajiannya bermacam-macam diantaranya kebijakan kampus, pembangunan kawasan tertinggal. BEM SI merupakan salah satu penggerak aksi tuntutan kepada pemerintah. 

Inilah contoh-contoh organisasi mahasiswa di Indonesia :

  1. Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPMU)
  2. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU)
  3. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
  4. Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF)
  5. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMF)
  6. Himpunan Mahasiswa Jurusan.

2. Contoh Organisasi Keagamaan

Yaitu organisasi yang berfokus pada hal-hal yang berkaitan dengan agama. Tugas utamanya adalah menebarkan kebaikan, pemahaman Islam , menciptakan kedamaian umatnya sesuai dengan norma yang berlaku di Indonesia.

Banyak sekali jenis organisasi agama yang ada, baik Islam, Hindu, Budha atau Kristen.

Contoh Organisasi Islam adalah Nahdatul Ulama, yang didirikan oleh para ulama’ diantaranya KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbulloh dan KH. Bisri Syamsuri adalah yang paling banyak diikuti oleh masyarakat.

Terdapat kepengurusan yang sistematis, dan mempunyai fungsi masing-masing. Perhatiannya juga tidak pada agama tetapi juga dalam bidang sosial.

Berikut contoh organisasi keagamaan di Indonesia :

  1. Islam : Majelis Ulama Indonesia (MUI), Majelis Tafsir Al-Quran (MTA), Mathla’ul Anwar, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Nahdlatul Wathan (NW),
  2. Kristen : Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI),
  3. Katolik : Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) dan Lembaga Wanita Katolik (WK),
  4. Hindu : Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI),
  5. Buddha : Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi),
  6. Khonghucu : Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin).

3. Contoh Organisasi Pemuda 

Hampir sama dengan organisasi mahasiswa. Namun, perbedaannya diciptakan dalam sebuah lingkungan atau daerah tertentu.

Contoh organisasi pemuda adalah Karang taruna bertempat di sebuah desa atau kelurahan. Diisi oleh beberapa pemuda yang berinsiatif untuk melakukan perubahan di desanya.

Serta membantu pemerintah dalam melaksanakan program dan kebijakan. Terlepas dari itu, biasanya mereka juga mempunyai tujuan tersendiri yang tidak terangkum dalam program desa. 

Berikut contoh organisasi pemuda dari jaman kemerdekaan Indonesia :

  1. Jong Java.
  2. Jong Ambon.
  3. Jong Batak.
  4. Jong Sumatranen Bond.
  5. Jong Islamieten Bond.
  6. Sekar Rukun.
  7. PPPI.
  8. Pemuda Kaum Betawi
  9. Jong Celebes

4. Organisasi Sosial

Berfokus mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan kemanusiaan. Berangkat dari kepedulian dan keprihatinan sekumpulan orang terhadap masalah-masalah sosial yang terjadi.

Mereka mengadakan berbagai macam kegiatan. Seperti bakti sosial, pemberdayaan perempuan dan anak. 

Lebih dikenal dengan sebutan LSM. Organisasi ini mempunyai fokus untuk menuntaskan masalah-masalah kemanusiaan.

Contohnya Rifka Annisa, Women Crisisi Center yang ada di Yogyakarta. Berfokus menangani permasalahan kekerasan terhadap perempuan, rumah tangga dan anak.  

Ada juga lembaga kemasyarakatan lain yang khusus menangani orang disabilitas. Mengupayakan agar mereka punya hak yang sama dengan sesama warga negara.

Berikut contoh organiasi sosial di Indonesia :

  1. LSM (Lembaga Sosial Masyarakat)
  2. PKK ( Pembinaan Kesejahteraan Keluarga)
  3. Posyandu
  4. BPD ( Badan Permusyawaratan Desa)
  5. Desa atau Kelurahan
  6. BKB ( Bina Keluarga Balita)
  7. Panti asuhan
  8. Koperasi

5. Contoh Organisasi Olahraga 

Adalah organisasi yang bergerak di bidang cabang olahraga. Tujuannya, agar bisa mengembangkan kemampuan diri anggotanya. Serta memberikan kontribusi di bidang olahraga.

Contohnya PSSI. PSSI adalah singkatan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.

Fungsinya, mengatur, mengawasi dan melaksanakan kebijakan atau program yang sudah dibentuk oleh pemerintah.

Seperti contoh menerapkan peraturan dan sanksi yang harus dipatuhi oleh semua klub. 

Berikut contoh organisasi olahraga di Indonesia lainnya :

  1. (PRSI) Persatuan Renang Seluruh Indonesia.
  2. (PASI) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia.
  3. (Perpani) Persatuan Panahan Indonesia.
  4. (PBSI) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia.
  5. (Perbasasi) Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia.
  6. (Perbasi) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia.

6. Contoh Organisasi Politik

Organisasi politik adalah sekumpulan orang yang berfokus menangani permasalahan politik, serta ikut andil dalam demokrasi yang ada di Indonesia.

Berikut contoh organisasi politik yang ada di Indonesia :

  1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
  3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
  4. Partai Golongan Karya (Golkar)
  5. Partai Nasdem
  6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda)
  7. Partai Berkarya.

Sekarang coba ingat, ada berapa organisasi yang ada di sekitar Anda? Dan petakan bagaimana bentuk organisasi tersebut.

Baca : 10 Tugas Humas dalam Organisasi

Jenis-Jenis Organisasi 

Jenis-jenis organisasi bisa digolongkan menjadi beberapa hal seperti : sifat hubungannya, tujuan, kepemimpinan dan hubungannya dengan masyarakat.

Umumnya, ada dua jenis yaitu formal dan informal. Namun, yang perlu diketahui tidak ada indikator yang jelas dalam menentukannya.

Karena bisa jadi organisasi formal berubah menjadi informal. Begitupun sebaliknya 

1. Organisasi Formal

Beberapa cirinya adalah memiliki penataan yang rapi, struktur yang jelas dan kepemimpinan yang baik.

Terdapat peraturan tertulis yang memuat tentang hak dan kewajiban masing-masing aggota. Sehingga tidak menimbulkan banyak konflik di dalamnya. 

Organisasi formal mayoritas bisa bertahan lama. Karena menekankan aturan dan kontrak yang jelas. Tidak bisa jika ditinggalkan begitu saja sebelum tujuan organisasi tercapai.

Contoh organisasi formal adalah organisasi pemerintahan, sebuah bisnis, usaha dan lainnya. 

2. Organisasi Informal

Kedua adalah organisasi informal yang mana berbanding terbalik dengan formal. Tidak mempunyai visi dan misi yang jelas, kepemimpinan sukarela serta tidak ada aturan yang mengekang. Sehingga para anggotanya lebih fleksibel dalam menjalankan tugas masing-masing. 

Contohnya sangat banyak, perkumpulan hobi yang sejenis, kepemilikan benda yang sama. Dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Baca : Struktur Organisasi Koperasi

Setelah mengetahui Pengertian Organisasi | Tujuan Pendirian dan Manfaat di atas diharapkan agar Anda bisa mengasah soft skill yang tidak akan didapatkan ketika di bangku sekolah formal.

Mulailah dengan mengikuti organisasi di sekitar Anda seperti karang taruna atau remaja masjid.