Organisasi : Pengertian, Struktur, Tujuan dan Contohnya

Posted on
pengertian dan contoh organisasi

Pengertian organisasi adalah sebuah sarana orang berkumpul yang tersusun secara sistematis, logis, terkendali. Dalam organisasi memiliki manajemen yang mengatur dan membagikan tugas ke setiap anggota. Setiap anggota memiliki pekerjaan dan tanggung jawab untuk bersama sama mencapai tujuan berasama.

Struktur Organisasi

Berikut adalah struktur organisasi yang umum digunakan :

1. Struktur Fungsional

Struktur fungsional membagi dan menugaskan anggota organisasi sesuai spesialisasi atau keahliannya. Contohnya profesional pemasaran diletakkan dalam divisi pemasaran, anggota yang ahli teknik dan informatika diletakkan di divisi IT, anggota yang ahli manajemen SDM diletakkan di divisi SDM.

2. Struktur Multidivisional

Struktur multidivisional, adalah struktur organisasi yang membuat sebuah tim dalam organisasi untuk menangani suatu pekerjaan, proyek atau anak usaha yang mereka miliki. Struktur ini bisa di aplikasikan pada organisasi atau perusahaan besar yang punya banyak unit bisnis.

Setiap tim dipimpin oleh ketua tim yaitu manajer. Anggota tim dapat melaporkan proses pekerjaannya kepada ketua tim.

3. Struktur Matriks

Struktur matriks adalah struktur organisasi yang menyediakan divisi untuk menyediakan sumber daya untuk pekerjaan atau proyek dan menunjang supaya proyek berjalan dengan lancar. Dengan kata lain, struktur matriks membantu keberlangsungan divisi sebelumnya antara struktur fungsional dan struktur multidivisional

Baca : 14 Peran Sekretaris dalam Organisasi 

Contoh Organisasi di Indonesia

bentuk-organisasi

Bentuk organisasi yang tumbuh dan ada di Indonesia bisa Anda lihat dibawah ini:

1. Organisasi Mahasiswa 

Sering kali ditemukan di perguruan tinggi. Para mahasiswa yang merasa mempunyai kesatuan visi dan misi membentuk sebuah perkumpulan. Atau bisa jadi, berdasarkan kesamaan daerah. Tujuannya pun bisa bermacam-macam tergantung kesepakatan bersama masing-masing anggota. 

Contohnya BEM. BEM SI adalah singkatan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia. Yaitu gabungan dari beberapa BEM dari universitas yang berbeda.

Fokus kajiannya bermacam-macam diantaranya kebijakan kampus, pembangunan kawasan tertinggal. BEM SI merupakan salah satu penggerak aksi tuntutan kepada pemerintah. 

Inilah contoh-contoh organisasi mahasiswa di Indonesia :

  1. Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPMU)
  2. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU)
  3. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
  4. Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF)
  5. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMF)
  6. Himpunan Mahasiswa Jurusan.

2. Contoh Organisasi Keagamaan

Yaitu organisasi yang berfokus pada hal-hal yang berkaitan dengan agama. Tugas utamanya adalah menebarkan kebaikan, pemahaman Islam , menciptakan kedamaian umatnya sesuai dengan norma yang berlaku di Indonesia. Banyak sekali jenis organisasi agama yang ada. Entah itu Islam, Hindu, Budha atau Kristen.

Contoh Organisasi Islam adalah Nahdatul Ulama, yang didirikan oleh para ulama’ diantaranya KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbulloh dan KH. Bisri Syamsuri adalah yang paling banyak diikuti oleh masyarakat.

Terdapat kepengurusan yang sistematis, dan mempunyai fungsi masing-masing. Perhatiannya juga tidak pada agama tetapi juga dalam bidang sosial.

Berikut contoh organisasi keagamaan di Indonesia :

  1. Islam : Majelis Ulama Indonesia (MUI)
    1. Majelis Ulama Indonesia (MUI)
    2. Majelis Tafsir Al-Quran (MTA)
    3. Mathla’ul Anwar
    4. Muhammadiyah
    5. Nahdlatul Ulama (NU)
    6. Nahdlatul Wathan (NW)
  2. Kristen : Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI)
  3. Katolik : Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI)
    1. Lembaga Wanita Katolik (WK)
  4. Hindu : Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI)
  5. Buddha : Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi)
  6. Khonghucu : Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin)

3. Contoh Organisasi Pemuda 

Hampir sama dengan organisasi mahasiswa. Namun, perbedaannya diciptakan dalam sebuah lingkungan atau daerah tertentu. Mempunyai tujuan menggerakan masyarakat menuju perubahan yang lebih baik. 

Contoh organisasi pemuda adalah Karang taruna bertempat di sebuah desa atau kelurahan. Diisi oleh beberapa pemuda yang berinsiatif untuk melakukan perubahan di desanya.

Serta membantu pemerintah dalam melaksanakan program dan kebijakan. Terlepas dari itu, biasanya mereka juga mempunyai tujuan tersendiri yang tidak terangkum dalam program desa. 

Berikut contoh organisasi pemuda dari jaman kemerdekaan Indonesia :

  1. Jong Java.
  2. Jong Ambon.
  3. Jong Batak.
  4. Jong Sumatranen Bond.
  5. Jong Islamieten Bond.
  6. Sekar Rukun.
  7. PPPI.
  8. Pemuda Kaum Betawi
  9. Jong Celebes

4. Organisasi Sosial

Berfokus mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan kemanusiaan. Berangkat dari kepedulian dan keprihatinan sekumpulan orang terhadap banyaknya masalah yang terjadi di sekitar. Mereka mengadakan berbagai macam kegiatan. Seperti bakti sosial, pemberdayaan perempuan dan anak. 

Lebih dikenal dengan sebutan LSM. Organisasi ini mempunyai fokus untuk menuntaskan masalah-masalah kemanusiaan.

Contohnya Rifka Annisa, Women Crisisi Center yang ada di Yogyakarta. Berfokus menangani permasalahan kekerasan terhadap perempuan, rumah tangga dan anak.  

Atau lembaga kemasyarakatan lain yang khusus menangani orang disabilitas. Mengusahakan agar mereka mempunyai hak yang sama dengan orang pada umumnya. 

Berikut contoh organiasi sosial di Indonesia :

  1. LSM (Lembaga Sosial Masyarakat)
  2. PKK ( Pembinaan Kesejahteraan Keluarga)
  3. Posyandu
  4. BPD ( Badan Permusyawaratan Desa)
  5. Desa atau Kelurahan
  6. BKB ( Bina Keluarga Balita)
  7. Panti asuhan
  8. Koperasi

5. Contoh Organisasi Olahraga 

Adalah organisasi yang bergerak di bidang cabang olahraga. Tujuannya, agar bisa mengembangkan kemampuan diri. Serta memberikan kontribusi yang berarti untuk Indonesia. Fungsinya, mengatur, mengawasi dan melaksanakan kebijakan atau program yang sudah dibentuk oleh pemerintah.

Contohnya PSSI. PSSI adalah singkatan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia. Yang sering kali kebijakannya mendapat sorotan dari masyarakat.

Sama dengan lainnya, mereka khusus menangani permasalahan olahraga sepak bola. Seperti contoh menerapkan peraturan dan sanksi yang harus dipatuhi oleh semua klub. 

Berikut contoh organisasi olahraga di Indonesia lainnya :

  1. (PRSI) Persatuan Renang Seluruh Indonesia.
  2. (PASI) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia.
  3. (Perpani) Persatuan Panahan Indonesia.
  4. (PBSI) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia.
  5. (Perbasasi) Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia.
  6. (Perbasi) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia.

6. Contoh Organisasi Politik

Organisasi politik sudah banyak Anda temui. Yaitu sekumpulan orang yang berfokus menangani permasalahan politik. Serta ikut andil dalam demokrasi yang ada di Indonesia. Walaupun terkadang organisasi ini dipandang negatif oleh masyarakat. 

Berikut contoh organisasi politik yang ada di Indonesia :

  1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
  3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
  4. Partai Golongan Karya (Golkar)
  5. Partai Nasdem
  6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda)
  7. Partai Berkarya.

Sekarang sebutkan ada berapa organisasi yang ada di sekitar Anda? Dan petakan bagaimana bentuk organisasi tersebut.

Baca : 10 Tugas Humas dalam Organisasi

Jenis-Jenis Organisasi 

Jenis-jenis organisasi bisa digolongkan menjadi beberapa hal seperti : sifat hubungannya, tujuan, kepemimpinan dan hubungannya dengan masyarakat.

Umumnya, ada dua jenis yaitu formal dan informal. Namun, yang perlu diketahui tidak ada indikator yang jelas dalam menentukannya. Karena bisa jadi organisasi formal berubah menjadi informal. Begitupun sebaliknya 

1. Organisasi Formal

Beberapa cirinya adalah memiliki penataan yang rapi, struktur yang jelas dan kepemimpinan yang baik. Terdapat peraturan tertulis yang memuat tentang hak dan kewajiban masing-masing aggota. Sehingga tidak menimbulkan banyak konflik di dalamnya. 

Organisasi formal mayoritas bisa bertahan lama. Karena menekankan aturan dan kontrak yang jelas. Yang mana tidak bisa jika ditinggalkan begitu saja sebelum tujuan organisasi tercapai. Beberapa contohnya adalah organisasi pemerintahan, sebuah bisnis,  usaha dan lainnya. 

2. Organisasi Informal

Kedua adalah organisasi informal yang mana berbanding terbalik dengan formal. Tidak mempunyai visi dan misi yang jelas, kepemimpinan sukarela serta tidak ada aturan yang mengekang. Sehingga para anggotanya lebih fleksibel dalam menjalankan tugas masing-masing. 

Contohnya sangat banyak, perkumpulan hobi yang sejenis, kepemilikan benda yang sama. Dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Baca : Struktur Organisasi Koperasi

Setelah mengetahui organisasi : pengertian, bentuk, jenis dan contoh di atas diharapkan agar Anda bisa mengasah soft skill yang tidak akan didapatkan ketika di bangku sekolah formal. Mulailah dengan mengikuti organisasi di sekitar Anda seperti karang taruna atau remaja masjid. 

Gravatar Image
Accounting Blogger, Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.