Perbedaan Jurnal Umum dan Jurnal Khusus

Posted on

Jurnal umum dan jurnal khusus merupakan alat yang digunakan untuk mencatat transaksi bisnis perusahaan sehari-hari. Perbedaan jurnal umum dan jurnal khusus adalah jurnal umum mencatat semua jenis transaksi sedangkan jurnal khusus hanya mencatat beberapa transaksi tertentu.

Jurnal umum adalah jurnal yang ada pada perusahaan dagang dan perusahaan jasa sedangkan jurnal khusus umumnya hanya dibuat oleh perusahaan dagang saja. Sebelumnya telah dijelaskan mengenai jurnal umum dan jurnal khusus secara lengkap, pada pembahasan kali ini akan kami lengkapi dengan mengulas perbedaan jurnal umum dan jurnal khusus.

Perbedaan Jurnal Umum dan Jurnal Khusus dalam Tabel

Pengertian Jurnal Umum dan Jurnal Khusus

Pengertian jurnal umum

Jurnal umum adalah dokumen pencatatan transaksi paling pertama, oleh sebab itu jurnal umum juga disebut sebagai buku catatan pertama book of original entry. Proses pembuatan jurnal umum juga tergolong mudah dibandingkan jurnal khusus.

Pengertian jurnal khusus

Jurnal khusus adalah jurnal yang dibuat untuk mencatat transaksi tertentu dan sering terjadi. Bentuk jurnal umum jurnal khusus diantaranya jurnal pembelian jurnal penjualan jurnal penerimaan kas dan jurnal pengeluaran kas.

Perbedaan Bentuk Jurnal Umum dan Jurnal Khusus

Bentuk jurnal umum

Jurnal umum sebagai jurnal yang mencatat transaksi pertama kali, lebih mudah digunakan dan bentuknya pun lebih sederhana. Bentuk jurnal umum terdiri dari 5 kolom yaitu kolom tanggal, keterangan, nomor referensi, debit dan kredit. 

gambar bentuk jurnal umum

Bentuk jurnal khusus

Jurnal khusus memiliki bentuk yang lebih bervariasi, berdasarkan jenis-jenis jurnal khusus. Misalnya jurnal khusus pengeluaran kas yang memiliki bentuk 6 kolom.

  1. Jurnal penerimaan kas

Jurnal penerimaan kas adalah jurnal untuk mencatat semua transaksi yang mempengaruhi pertambahan kas perusahaan. Misalnya transaksi pelunasan piutang, pendapatan bunga, penjualan tunai dan pendapatan sewa. Bentuk jurnalnya adalah seperti berikut :

bentuk jurnal khusus penerimaan kas

Bentuk jurnal penerimaan kas yang lain :

penerimaan kas bentuk
  1. Jurnal pengeluaran kas

Jurnal pengeluaran kas adalah jurnal khusus untuk mencatat semua transaksi yang berpengaruh pada pengeluaran atau berkurangnya kas perusahaan. Misalnya transaksi pembelian peralatan dan pembelian perlengkapan secara tunai, membayar gaji karyawan, membayar hutang dan transaksi lainnya. Bentuk jurnalnya adalah seperti berikut:

bentuk jurnal khusus pengeluaran kas

Bentuk jurnal khusus pengeluaran kas lainnya adalah sebagai berikut:

pengeluaran kas bentuk
  1. Jurnal khusus pembelian

Jurnal khusus pembelian adalah jurnal untuk mencatat transaksi pembelian barang secara kredit. Misalnya membeli peralatan dan perlengkapan kantor secara kredit, membeli persediaan kredit dan lain-lain. Bentuk jurnalnya adalah :

bentuk jurnal khusus pembelian

Bentuk jurnal khusus pembelian lainnya adalah sebagai berikut:

jurnal pembelian bentuk
  1. Jurnal khusus penjualan

Jurnal khusus penjualan adalah jurnal yang mencatat semua transaksi penjualan secara kredit, misalnya penjualan barang dagang. Contoh jurnalnya adalah:

bentuk jurnal khusus penjualan

Baca juga :

Contoh transaksi jurnal umum dan jurnal khusus

Contoh transaksi jurnal umum

  • Tn Andi menyetorkan uang tunai untuk modal perusahaan sebesar Rp. 15.800.000
  • Perusahaan membeli perlengkapan kantor sebesar Rp. 200.000
  • Membayar sewa gedung untuk 6 bulan sebesar Rp. 2.000.000

PT Andi Jaya
Jurnal Umum
Periode Juli 2021

(Dalam Rp. 000)

Contoh transaksi jurnal khusus

  1. Jurnal khusus penerimaan kas
  • Pada tanggal 10 Juli perusahaan menerima pembayaran piutang sebesar Rp. 10.000.000.
contoh transaksi jurnal penerimaan
  • Tuan bagas menyetorkan kas untuk perusahaan sebagai modal sebesar Rp. 3.000.000.
  • Menjual barang dagang kepada toko makmur sebesar Rp. 1.800.000, dengan nomor bukti Nk 102.
  • Menerima pelunasan dari UD Sasami transaksi yang terjadi pada tanggal 14 Juli 2021 yaitu penjualan barang dagang sebesar Rp. 2.600.000 dengan syarat 2/10, n 30.
penerimaan kas juli
  1. Jurnal khusus pengeluaran kas
  • Pada tanggal 15 Juli perusahaan membayar hutang ke UD sariwangi sebesar 50.000.000.
pengeluaran kas jurnal
  • Perusahaan membeli peralatan dari toko Lima sebesar 2.500.000
  • Perusahaan membayar tagihan listrik dan air sebesar Rp. 350.000
  • Membayar gaji karyawan sebesar Rp. 1.000.000
pengeluaran kas baru
  1. Jurnal pembelian
  • Perusahaan membeli barang dagang 3 Juli sebesar 15.000.000, 10.000.000 dibayar tunai dan 5.000.000 dibayar kredit.
jurnal pembelian kredit
  • Membeli persediaan barang dagang secara kredit dari UD maju sebesar Rp. 2.000.000 dengan bukti faktur nomor R-320
  • Membeli barang dagang dari CV Andika sebesar Rp. 1.000.000 bukti faktur nomor R-350. 
pembelian baru
  1. Jurnal penjualan 
  • Pada tanggal 28 Juli perusahaan menjual barang dagang kepada UD Purnama sebesar 10.000.000, dibayar tunai Rp. 6.000.000 dan Rp. 4.000.000 dibayar bulan depan.
jurnal penjualan kredit
  • Menjual barang dagang kepada UD Sasami sebesar Rp. 2.600.000 dengan syarat 2/10 n 30. Bukti transaksi nomor R-310
  • Menjual barang secara kredit kepada CV Kondang seharga Rp. 1.000.200 bukti faktur R330
  • Menjual barang dagangMenjual barang dagang kepada ud saat ini sebesar Rp. 850.000 nomor bukti R340.
jurnal penjualan baru

Demikian pembahasan tentang perbedaan jurnal umum dan jurnal khusus. Semoga bermanfaat bagi para pembaca. Dukung akuntansilengkap untuk memproduksi konten berkualitas setiap hari, dengan cara share informasi ini. Terima kasih.

Leave a Reply