Contoh Jurnal Penutup Perusahaan Dagang Dengan 4 Jenis Transaksi

Contoh Jurnal Penutup Perusahaan Dagang Dengan 4 Jenis Transaksi
3.5 (70%) 4 votes

jurnal penutup perusahaan dagang

Jurnal Penutup Perusahaan Dagang – Seringkali masih banyak dari kalangan pelajar baik dari jurusan umum atau jurusan akuntansi yang belum mengerti tentang jurnal penutup. Padahal jurnal penutup termasuk bagian dari siklus akuntansi, itu artinya tanpa jurnal penutup maka siklus akuntansi dapat dikatakan belum memenuhi persyaratan atau belum lengkap.

A. Pengertian Jurnal Penutup


Ayat jurnal penutup (closing entries) adalah jurnal yang dibuat untuk menutup akun perkiraan – perkiraan nominal (laba-rugi). dengan kata lain jurnal penutup digunakan untuk membuat saldo perkiraan nominal tersebut bersaldo nol.

Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat untuk memindahkan saldo perkiraan sementara ke perkiraan tetap pada akhir periode akuntansi.

B. Manfaat Jurnal Penutup Pada Perusahaan Dagang


Jurnal penutup perusahaan dagang digunakan untuk menutup akun-akun nominal seperti akun penjualan, hpp, beban, ikhtisar laba rugi, dan prive.  Tujuannya untuk meng-nol-kan semua perkiraan sementara yang selanjutnya dopindahkan ke perkiraan modal (untuk perusahaan perseorangan atau persekutuan) atau ke perkiraan laba ditahan (bagi perusahaan perseroan/PT).

Akun nominal atau akun-akun sementara di tutup karena, akun tersebut bersifat sementara atau hanya sesuai pada periode yang berjalan dan tidak relevan lagi dengan periode selanjutnya. Jadi saldo nya harus di-nol kan pada periode berikutnya  untuk diisi kembali dengan akun sementara di periode yang akan datang.

Akun-akun nominal yang harus ditutup dalam perusahaan dagang diantaranya adalah:

  1. akun penghasilan (pemasukan) seperti penjualan dan pendapatan bunga atau pendapatan lainnya,
  2. akun beban-beban,
  3. akun potongan penjualan, diskon penjualan,
  4. akun retur penjualan
  5. akun ikhtisar laba-rugi
  6. harga pokok penjualan, , dan
  7. akun prive.

C. Langkah-Langkah Penyusunan Jurnal Penutup


Untuk menyusun jurnal penutup perusahaan dagang melipuiti langkah-langkah berikut ini.

1. Menutup semua akun Pendapatan

Caranya dengan mendebet akun sementara yang bersaldo kredit misalnya akunpenjualan,pendapatan bunga dan pendapatan dan dengan mengkredit akun ikhtisar laba rugi.

Pendapatan BungaRp. xxx
          Ikhtisar Laba RugiRp. xxx

PenjualanRp. xxx
          Ikhtisar Laba RugiRp. xxx

jurnal penutup pendapatan perusahaan dagang

2. Menutup semua akun Beban

Menutup semua akun beban atau akun-akun sementara dengan saldo debet
, seperti akun beban-beban, akun potongan penjualan ,akun retur penjualan, diskon penjualan dan harga pokok penjualan caranya dengan mendebet akun ikhtisar laba/rugi dan mengkredit akun beban.

Ikhtisar Laba RugiRp. xxx
          Beban …….Rp. xxx

Ikhtisar Laba RugiRp. xxx
       Retur PenjualanRp. xxx
       Pot PenjualanRp. xxx
       Harga Pokok PenjualanRp. xxx
       BebanRp. xxx

jurnal penutup beban perusahaan dagang

3. Menutup akun ikhtisar Laba/Rugi

Menutup akun ikhtisar Laba/Rugi terdapat dua kemungkinan yaitu:

a. jika perusahaan memperoleh laba

Jika akun ikhtisar laba rugi lebih besar sebelah kredit daripada akun ikhtisar laba/rugi sebelah debet itu artinya perusahaan memperoleh laba. Jurnal penutupnya adalah dengan mengkredit aku modal pemilik perusahaan perorangan atau saldo ditahan bagi perusahaan PT.

Ikhtisar Laba RugiRp. xxx
            ModalRp. xxx

b. jika perusahaan mengalami kerugian

jika pada akun ikhtisar laba rugi lebih besar sebelah debet daripada akun laba rugi sebelah kredit artinya perusahaan mengalami kerugian. Jurnal penutupnya adalah dengan mendebet akun modal milik perusahaan perorangan atau saldo laba ditahan bagi perusahaan PT.

ModalRp. xxx
          Ikhtisar Laba RugiRp. xxx

jurnal penutup laba ditahan perusahaan dagang

4. Menutup akun Prive

Menutup akun Prive dengan cara mendebit akun modal pemilik dan mengkredit akun prive pemilik.

ModalRp. xxx
          PriveRp. xxx

Demikianlah pembahasan mengenai Jurnal Penutup Perusahaan Dagang Dengan 4 Jenis Transaksi.
Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.
Sekian dan terimakasih.

Baca: