Jurnal Penutup: Pengertian, Contoh dan Cara Membuatnya

Posted on
jurnal penutup perusahaan jasa

Jurnal penutup perusahaan jasa | Akuntansilengkap.com – Beberapa pertanyaan tentang jurnal penutup sering ditanyakan oleh banyak orang, seperti:

  1. Pengertian jurnal penutup ?
  2. Akun apa saja yang ditutup ?
  3. Apa fungsi jurnal penutup ?
  4. Bagaimana cara membuat jurnal penutup ?

Pada artikel kali ini penulis akan membahas secara ringkas tentang pertanyaan-pertanyaan tersebut, serta contoh-contoh dari jurnal penutup:

Pengertian Jurnal Penutup

Jurnal penutup adalah pencatatan pemindahan saldo akun akun pendapatan dan beban yang merupakan akun nominal atau sementara seperti ke akun modal melalui ikhtisar laba rugi dan pemindahan saldo akun prive ke akun modal.

Tujuan Jurnal Penutup

Tujuan jurnal penutup adalah mengatur ulang saldo akun sementara pada buku besar menjadi nol.

Akun sementara adalah akun-akun yang mencatat transaksi akuntansi pada periode tertentu.

Akun sementara harus ditutup, untuk menghindari kerancuan laporan keuangan.

Contoh, pendapatan perusahaan sebesar 50 juta pada tahun 2020, pendapatan 50 juta ini tidak bisa diakui sebagai pendapatan perusahaan di tahun 2021.

Akun permanen adalah akun yang mencatat transaksi akuntansi hingga periode akuntansi selanjutnya. Akun permanen diletakkan di neraca.

Contohnya, harta dan kewajiban.

Harta perusahaan senilai 100 juta akan tetap sama nilainya, sampai periode akuntansi berikutnya.

Begitupun kewajiban. Berapapun nilainya, di periode akuntansi selanjutnya akan tetap menjadi kewajiban yang harus dilunasi perusahaan.

Fungsi Jurnal Penutup

  1. Menghitung jumlah laba/rugi dari akun pendapatan dan beban.
  2. Me -nol-kan saldo akun sementara ke akun modal untuk pencatatan periode berikutnya.
  3. Menghitung modal akhir periode.

Akun yang ditutup

Ada beberapa akun yang biasanya perlu ditutup pada akhir periode yaitu :

  1. akun pendapatan,
  2. akun beban,
  3. akun ikhtisar laba/rugi atau saldo laba/saldo rugi, dan
  4. akun prive.

Cara Mengerjakan Jurnal Penutup

Cara mengerjakan jurnal penutup perusahaan bisa dengan mudah kita buat dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

cara mengerjakan jurnal penutup perusahaan jasa
  1. Akun pendapatan yang ada pada laporan laba rugi dicatat di debit dan mengkredit ikhtisar laba/rugi dengan jumlah yang terdapat di akun pendapatan.
  2. Akun biaya-biaya di kredit dengan jumlah masing-masing yang terdapat di laporan laba/rugi dan mendebit ikhtisar laba rugi sebesar total biaya.
  3. Perkiraan prive dengan jumlah yang terdapat di kolom neraca di kredit dan mendebit akun modal dengan jumlah yang sama.
  4. Jika perusahaan memperoleh laba, jurnal yang dibuat adalah jumlah laba dengan perkiraan ikhtisar laba rugi di debit dan mengkredit akun modal dengan jumlah yang sama. Begitupun sebaliknya jika perusahaan mengalami rugi.

Contoh Jurnal Penutup

Jurnal Penutup Akun Pendapatan

Jika ditutup ke akun ikhtisar laba/rugi, akun dicatat:

TanggalNo buktiKeteranganNo RefDebitKredit 
31 DesPendapatan jasa Salon41700.000
           Ikhtisar laba/rugi33 700.000
menutup perkiraan pendapatan

Jurnal Penutup Akun Biaya/Beban

Jika ditutup ke akun ikhtisar laba/rugi, dicatat:

TanggalNo buktiKeteranganNo RefDebitKredit 
31 DesIkhtisar laba/rugi33563.000
Beban gaji51 174.000
Beban serba/i70.000
Beban penyusutan25.000
Beban pendapatan250.000
Beban sewa40.000
Beban bunga4.000
Menutuo semua perkiraan biaya

3. Jurnal Penutup Ikhtisar Laba/Rugi

Jika diketahui ada saldo rugi, dicatat:

Modalxxx 
           Saldo rugi xxx

Sebaliknya, jika diketahui terdapat saldo laba, dicatat:

TanggalNo buktiKeteranganNo refDebitKredit 
Des 31Saldo laba137.000
           Modal 137.000
menutup saldo perkiraan laba rugi

4. Akun prive (bersaldo debit)

Akun prive ditutup ke akun modal dan dicatat:

TanggalNo buktiKeteranganNo refDebitKredit 
Des 31Modal31100.000
           Prive32 100.000
menutup perkiraan prive

Kesimpulan

  1. Apa itu jurnal penutup?

Jurnal penutup adalah ayat jurnal yang memindahkan saldo akun sementara di laporan laba rugi ke akun permanen di neraca.

  1. Akun apa saja yang ditutup?
  • Akun pendapatan
  • Akun biaya
  • Akun ikhtisar laba rugi
  • Akun prive

Itulah tadi pembahasan Contoh Jurnal Penutup Perusahaan Jasa (Penjelasan Lengkap).

Semoga bermanfaat dan jangan lupa bagikan yaa 🙂

Gravatar Image
Accounting Blogger, Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung. Materi artikel, penulis rangkum dari berbagai sumber. Kritik dan saran, silahkan dikirimkan melalui halaman kontak website.