Globalisasi Ekonomi: Pengertian, Dampak Positif dan Negatif dan Contoh

Posted on
pengertian Globalisasi Ekonomi

Globalisasi adalah fenomena sosial yang sebagian orang menganggapnya sebagai ancaman, sementara sebagian yang lainnya menganggap sebaliknya.

Globalisasi ini sendiri adalah salah satu istilah yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan saat ini dan merambah berbagai bidang, termasuk ekonomi. Khusus bidang ekonomi, ini nantinya akan disebut sebagai globalisasi ekonomi

Secara singkat dapat diketahui bahwa globalisasi dalam bidang ekonomi ini mempunyai kaitan yang sangat erat dengan free trade. Free trade itu sendiri adalah perdagangan bebas, di mana para pelakunya akan berupaya memperluas kawasan dagang dan menghilangkan hal-hal penyebab terhambatnya perdagangan internasional. Uraian lebih lengkap mengenai globalisasi bidang ekonomi sebagai berikut.

Pengertian Globalisasi Ekonomi

Jika ingin memahami lebih jauh tentang globalisasi di bidang ekonomi, maka Anda harus memahami pengertiannya terlebih dahulu. Dalam KBBI, globalisasi berarti proses masuk dalam ruang lingkup dunia. Sementara ekonomi disebutkan sebagai ilmu yang membahas tentang asas produksi, penyaluran serta pemakaian barang dan juga kekayaan. 

Dari arti kedua kata tersebut, globalisasi di bidang ekonomi dapat diartikan secara harfiah yakni proses masuknya pengetahuan tentang proses produksi, proses distribusi dan juga proses konsumsi dalam ruang lingkup dunia.

Dengan kata lain, proses masuknya bidang perekonomian yang lebih terbuka dan secara global tanpa dibatasi oleh wilayah antar negara. 

Globalisasi ekonomi juga bisa dijelaskan sebagai proses dalam aktifitas ekonomi dan juga perdagangan, di mana setiap negara yang ada di seluruh dunia bergabung menjadi satu kekuatan pasar yang akan terhubung tanpa terhambat oleh batas territorial negara. Karena globalisasi ini pula, batasan dan juga hambatan terkait arus barang, modal dan juga jasa dihapuskan. 

Globalisasi bidang ekonomi ini tentunya memberikan dampak positif dan juga dampak negatif. Untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai hal ini, mari simak ulasan singkat berikut. 

Baca : 7 Masalah Pokok Ekonomi di Indonesia dan Cara Mengatasinya

Dampak Positif Globalisasi Ekonomi

1. Membantu Meningkatkan Ragam Komoditas Barang Serta Jasa

Dampak positif yang pertama ialah bisa membuat komoditas barang dan juga jasa yang terdapat di pasar dunia bisa lebih bervaiasi. Bagaimana bisa?

Tentu saja bisa, karena negara-negara yang turut serta berpartisipasi jumlahnya sangat banyak, dan masing-masing negara tersebut menawarkan produk komoditas yang bermacam-macam. 

Maka dari itu produk komoditas bisa lebih beragam lagi. Dan dengan adanya dampak ini pula, berbagai kebutuhan suatu negara bisa lebih terpenuhi. 

Baca :  15 Peran Rumah Tangga Konsumen, Produsen Dan Pemerintah Sebagai Pelaku Kegiatan Ekonomi

2. Membantu Menambah Pendapatan Perkapita

Selain bisa membuat komoditas lebih beragam, globalisasi di bidang ekonomi juga bisa membuat pendapatan perkapita bertambah. Adapun peningkatan pendapatan perkapita ini terjadi secara keseluruhan mengingat globalisasi itu sendiri mempunyai ruang lingkup internasional. 

3. Menambah Efisiensi Ekonomi

Lebih lanjut lagi, globalisasi dalam hal ekonomi dapat membuat efisiensi ekonomi jadi lebih meningkat. Pasalnya, dengan adanya globalisasi ini, setiap negara diharapkan mampu mengefisiensikan perekonomiannya sehingga dapat bersaing dengan negara-negara lain di pasar dunia. 

4. Membuat Tingkat Kemiskinan Global Menurun

Dengan adanya globalisasi bidang ekonomi, disinyalir tingkat kemiskinan global dapat menurun dalam jangka panjang. Pasalnya, globalisasi ini akan membuat peluang meningkatkan pemasukan negara jadi bertambah, terutama yang berasal dari perdagangan lingkup internasional. 

Baca :  7 Permasalahan Ekonomi Makro dan Mikro

5. Pertumbuhan Ekonomi Dunia Terdorong Secara Keseluruhan

Selanjutnya, disebutkan pula bahwa globalisasi bidang ekonomi membawa dampak positif dalam hal mendorong perekonomian dunia secara menyeluruh. Di antara caranya ialah dengan merubah lokasi industri agar bisa lebih efisien. Di samping itu, bisa juga dengan melalui peningkatan pergerakan modal internasional. 

6. Pertumbuhan Ekonomi Negara Berkembang Juga Bisa Terdorong

Tidak hanya berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dunia, globalisasi bidang ekonomi juga membuat pertumbuhan ekonomi dalam negara berkembang juga dapat terdorong dan meningkat. Hal ini dikarenakan, peluang untuk melakukan kegiatan perdagangan internasional terbuka lebih lebar. 

Dampak Negatif Globalisasi Ekonomi

1. Berpotensi Memperbesar Kerusakan Tingkat Dunia

Globalisasi ekonomi diketahui bisa memperbesar kerusakan di tingkat dunia. Karena seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, globalisasi ini melibatkan banyak pihak sehingga secara otomatis kerusakan yang mungkin saja timbul juga bisa lebih besar. 

2. Mekanisme Penyesuaian Ekonomi Jadi Kurang Efektif

Banyaknya pihak yang terlibat dalam globalisasi ini membuat mekanisme penyesuaian ekonomi menjadi kurang efektif lagi. Pasalnya, negara yang turut serta dalam globalisasi wajib bersikap fleksibel di pasar dunia, di mana negara juga dituntut untuk mampu menyusun sekaligus menyesuaikan mekanisme tersebut yang dapat membuat kinerja kurang efektif.

Baca : Contoh Kelangkaan Ekonomi dan Cara Mengatasinya 

3. Sensitifitas dan Instabilitas Ekonomi Lebih Meningkat

Sensitifitas dan instabilitas ekonomi juga bisa lebih meningkat akibat globalisasi bidang ekonomi ini. Salah satu contoh mudahnya ialah perang antar negara dan terorisme. 

4. Job Security atau Tingkat Keamanan Pekerjaan Jadi Berkurang

Mengingat pasar dunia itu berskala besar, tentu akan sulit sekali memastikan keamanan suatu transaksi atau pekerjaan. Itulah kenapa kemudian globalisasi bidang ekonomi dikatakan bisa menurunkan job security. 

5. Ketimpangan Pendapatan Negara Maju dan Negara Berkembang Jadi Meningkat

Globalisasi bidang ekonomi rupanya akan membuat pendapatan antara negara maju dengan negara berkembang menjadi lebih timpang. Tak hanya itu, bahkan globalisasi ini akan membuat ketimpangan pendapatan juga terjadi dalam suatu negara karena umumnya yang terdampak langsung oleh globalisasi ialah daerah perkotaan. 

Contoh Globalisasi Ekonomi

  1. Produk Indonesia, dalam hal ini secara khusus produk mie instan sudah dikenal di berbagai negara di dunia
  2. Penggunaan kendaraan bermotor yang datang dari luar negeri
  3. Penggunaan teknologi yang kini banyak dinikmati oleh masyarakat di tanah air

Mengingat bahwa globalisasi ekonomi mempunyai dampak negatif seperti yang disebutkan di atas, tentu setiap negara harus mengantisipasinya. Salah satu caranya ialah dengan terus menambah pengetahuan dan wawasan dalam berbagai bidang.

Apalagi untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan itu sekarang jadi lebih mudah berkat canggihnya teknologi. Semoga bermanfaat. 

Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.