Franchise : Kelebihan dan Kekurangan, Serta Tips Memilih Franchise yang Menguntungkan

Posted on

Siapa yang tidak ingin memiliki bisnis sendiri, entah bisnis tersebut sebagai usaha sampingan atau  sebagai pekerjaan utama yang dijalani setiap harinya.

Menjalankan bisnis atau yang biasa kita sebut sebagai wirausaha adalah hal yang menyenangkan. Ada kebebasan yang kita miliki, tidak dikendalikan orang lain saat bekerja, memiliki otoritas penuh atas waktu yang kita miliki, profit yang tidak stagnan, dan perjalanan bisnis yang naik turun yang semakin menambah pengalaman.

Bagi Anda yang ingin memiliki kebebasan penuh, menjadi pebisnis adalah pilihan yang tepat. Lalu, bisnis apa ya kira-kira yang menarik? 

Saat ini, bisnis yang cukup mudah direalisasikan adalah franchise yang pada kesempatan kali ini akan kita kupas lebih jauh lagi apa pengertian franchise, apa saja kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, dan tips apa saja yang harus dilakukan agar bisnis franchise yang dikelola menguntungkan. 

Pengertian Franchise

Pernah lihat produk di atas ? yak sang pisang adalah salah satu bisnis milik anak dari orang no 1 di Indonesia, Kaesang. Bisnis sang pisang ini juga di berlakukan sistem franchise.

Jadi apa itu franchise? Dalam bahasa lain franchise disebut dengan bisnis waralaba. Bisnis ini berkaitan dengan hak pihak tertentu untuk menjual produk atau jasa atas seijin pemilik usaha.

Berkaitan dengan bisnis waralaba, ada empat istilah yang berhubungan dengan bisnis tersebut, yaitu pihak pemilik usaha waralaba atau yang disebut franchisor, ada pihak penerima waralaba atau yang disebut dengan franchisee, biaya franchise atau franchise  fee, dan royalty fee.

Adapun pengertian franchise fee adalah biaya yang dibayarkan oleh pihak penerima franchise di awal sebagai bentuk ijin untuk membuka usaha tersebut. Sedangkan, untuk royalty fee adalah biaya yang dikeluarkan saat usaha sudah berjalan sebagaimana mestinya dan dikeluarkan sebagian dari  pendapatan yang diperoleh. 

Ingin mencoba bisnis franchise ? silahkan mulai dulu dengan membaca kumpulan franchise makanan dan franchise minuman menguntungkan berikut.

Kelebihan Usaha Franchise

Mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan usaha yang kita jalani sangatlah penting. Kelebihan franchise antara lain adalah:

  • Manajemen bisnis sudah baku

Anda sebagai pihak penerima franchise tidak perlu bersusah payah membangun manajemen bisnis yang baru. Pihak franchisor telah menyiapkan manajemen bisnis yang bagus dibawah naungan reputasi perusahaan yang bagus pula.

Anda tidak akan habis waktu untuk memikirkan bagaimana nanti manajemennya, apa saja ide-ide yang harus dikembangkan, brand usahanya apa, cakupan pasarannya siapa, dan sebagainya. Ini dikarenakan pihak franchisor telah memiliki reputasi yang bagus.

  • Tidak perlu promosi berlebihan

Tidak perlu susah payah promosi, bisnis tersebut telah memiliki nama yang terkenal  sehingga konsumen pun dengan mudah akan datang mengunjungi usaha baru Anda.

Usaha franchise adalah usaha yang sudah dikenal oleh masyarakat sehingga pasar sudah paham akan bisnis yang Anda kelola saat ini. Reputasi perusahaan di mata masyarakat telah terbangun. 

  • Ada support maksimal dari pihak waralaba

Ya, pihak pewaralaba memberikan dukungan yang maksimal kepada rekan bisnisnya dengan cara memberikan pelatihan berupa metode marketing, cara mengelola keuangan, cara mengiklankan diri, dan masih banyak lagi. Fasilitas tersebut termasuk dalam biaya paket yang Anda keluarkan untuk pembelian usaha di awal. 

  • Cepat balik modal

Dari segi keuntungan finansial yang didapat lebih besar. Kenapa demikian? sebab Anda tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk marketing, atau untuk biaya ekstra yang lain. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi. 

  • Manajemen keuangan sudah baik

Sistem pengelolaan keuangan telah di bangun dengan baik sehingga Anda tidak perlu menghabiskan waktu untuk mengatur sistem keuangan kembali. Cukup dengan mengikuti sistem yang ada di usaha franchise itu. 

Kekurangan Usaha Franchise

Ada kelebihan, tentu ada juga kekurangannya, apa saja ya kira-kira kekurangan usaha franchise?

  • Supplier terbatas

Sebagai pihak penerima waralaba, Anda tidak diperkenankan untuk memilih supplier lain selain yang sudah ditunjuk oleh pemilik usaha waralaba. Bisa jadi, dalam perjalanan, Anda akan menemukan harga produk atau jasa yang lebih terjangkau dari supplier tertentu yang tidak ditunjuk oleh pihak waralaba itu.

  • Reputasi franchise sangat menentukan bisnis

Reputasi franchise yang sama di tempat satu dan di tempat yang lain sangat berpengaruh. 

Jika franchise di tempat tertentu melakukan kesalahan yang fatal, besar kemungkinan berdampak negatif pada keberadaan franchise di tempat lain, untuk itu harus sangat hati-hati. 

  • Menjalankan bisnis tidak bisa semena mena

Kendali yang dimiliki oleh pihak penerima waralaba kurang. Ya, kendali sepenuhnya dipegang oleh pihak pemilik usaha franchise sehingga ruang gerak Anda pun terbatas. Ide-ide yang Anda miliki yang sepertinya cocok untuk dikembangkan, tidak leluasa Anda keluarkan dan aplikasikan. Ada perjanjian yang mengikat yang jika dilanggar Anda akan mendapatkan sanksi. 

  • Butuh modal yang tidak sedikit

Biaya  franchise tentu saja tidak sedikit. Ada biaya awal yang biasanya nominalnya cukup besar dan termasuk di dalamnya adalah biaya untuk dukungan dan pelatihan yang diberikan oleh pihak penyedia jasa demi suksesnya usaha waralaba yang dikelola. 

Ada royalty yang harus Anda bayarkan. Jadi, keuntungan tidak sepenuhnya menjadi milik Anda. Ada royalty yang harus dibayarkan. Jika keuntungan yang didapat besar mungkin tidak ada masalah, namun jika keuntungan yang diperoleh sedikit, sebagai penerima waralaba finansial bisnis Anda akan sedikit bermasalah. 

Tips memilih bisnis Franchise

Agar bisnis franchise yang Anda pilih berjalan dengan lancar, beberapa hal berikut ini perlu Anda pertimbangkan. 

  • Usia bisnis waralaba

Bisnis waralaba yang tergolong aman untuk di franchise adalah minimal saat usianya memasuki usia 5 tahun.  Setidaknya dengan usia tersebut, pihak pemilik bisnis telah mengalami naik turunnya bisnis, secara pengalaman mencukupi, secara pengelolaan keuangan mulai stabil, SDM yang terlibat didalamnya disaring dan memiliki kualitas yang baik.

Tidak hanya itu, bisnis tersebut pun memiliki marketing yang bagus dan operasionalnya pun sudah berjalan dengan baik. Tanyakan atau cari info kapan bisnis tersebut berdiri untuk memastikan bahwa bisnis waralaba yang Sahabat pilih secara usia sudah matang dan cukup pengalaman.

Selain itu, hindari kata-kata marketing yang menjebak, misalkan mampu meraup untung hanya dalam hitungan hari saja. Semua butuh proses, meskipun semuanya telah diatur dengan baik mulai dari manajemen keuangan, sampai dengan marketing prosesnya. 

  • Cek legalitas usaha

Anda tentu tidak ingin mengalami  kebangkrutan lantaran usaha waralaba yang Anda tekuni ternyata adalah usaha yang ilegal. Cek terlebih dahulu legalitas usahanya untuk memastikan Anda tidak mengalami masalah hukum di kemudian hari. 

  • Mengetahui fasilitas yang di berikan

Bisnis waralaba yang sudah benar-benar jalan, biasanya menghabiskan biaya khusus untuk modal yang tidak sedikit. Modal tersebut di dalamnya sudah. termasuk fasilitas pendukung yang diberikan dan sistem marketingnya. Modal yang besar ini Anda keluarkan untuk mendapatkan fasilitas marketing, operasional, keuangan, yang stabil sehingga Anda tidak perlu pusing memikirkan pernak-pernik bisnis tersebut. 

  • Ketahui ada tidaknya training khusus yang diberikan

Untuk memastikan operasional bisnis berjalan dengan baik, sebaiknya Anda  mengecek ada tidaknya training yang dilakukan oleh pihak pewaralaba. Dengan adanya training atau latihan tersebut, Sahabat akan merasa lebih mudah untuk menjalankan bagaimana proses menjalankan bisnisnya. 

Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *