Bentuk Neraca Lajur (10 Kolom dan 12 Kolom) Serta Penjelasan Lengkap

Posted on
Bentuk Neraca Lajur (10 Kolom dan 12 Kolom) Serta Penjelasan Lengkap
5 (100%) 2 votes

Neraca Lajur perusahaan – Perusahaan dagang maupun perusahaan jasa membutuhkan neraca lajur untuk mengetahui informasi secara jelas tentang keadaan laporan keuangan yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan oleh perusahaan.

Bentuk Neraca Lajur 12 Kolom


bentuk dan isi neraca lajur 12 kolom

Bentuk Neraca Lajur 10 Kolom


bentuk dan isi neraca lajur 10 kolom

Neraca lajur dengan 12 kolom merupakan neraca lajur yang lengkap, disebut lengkap dikarenakan neraca lajur ini memiliki 12 kolom debet dan kredit. Lalu apa bedanya dengan neraca lajur 10 kolom ? Perbedaannya hanya pada ada atau tidaknya kolom perubahan modal. Neraca Lajur 12 kolom yang dimaksud diantaranya adalah:

1. Kolom Neraca Saldo

Informasi atau sumber data dapat kita peroleh dari  data yang telah dibuat sebelumnya, atau dapat diambil dari setiap saldo perkiraan di buku besar.

Baca Juga: Cara “Mudah” Membuat Neraca Saldo Beserta Bentuk dan Penjelasan Lengkap

2. Jurnal Penyesuaian (Adjustment Entries)

Sumber data untuk kolom ini dapat kita peroleh dari ayat-ayat jurnal penyesuaian. isi dari kolom debet dan kredit dari ayat jurnal penyesuaian di catat dalam baris sesuai dengan nama perkiraan yang dipengaruhi oleh ayat jurnal tersebut.

Penggunaan huruf sebagai referensi ayat jurnal penyesuaian di neraca lajur, akan memudahkan dalam mengidentifikasinya di kemudian hari. Jika nama perkiraan yang harus disesuaiakan tidak ada dalam neraca saldo, maka dapat kita tambahkan perkiraan yang baru di bawahnya.

Yang harus diingat adalah, perkiraan baru yang kita tambahkan hanyalah terbatas pada perkiraan yang ada dalam bagan akun / perkiraan (chart of account).

Baca juga: Pengertian Daftar Kode Akun Akuntansi (Chart Of Account)

3. Neraca Saldo Disesuaikan (Adjusted Trial Balance)

Kolom ini menunjukkan neraca saldo setelah disesuaikan dengan ayat jurnal penyesuaian, artinya, hasil dari penyesuian telah menggambarkan keadaan perusahaan yang sebenarnya. Hasil ini diperoleh dari penjumlahan atau pengurangan angka-angka pada kolom jurnal penyesuaian dengan saldo di kolom neraca saldo.

Baca juga: Neraca Saldo Setelah Penyesuaian Perusahaan Jasa Service

4. Perhitungan Rugi Laba

Tahap yang selanjutnya adalah memindahkan saldo setiap perkiraan yang ada kedalam kolom laba rugi. Aturan pemindahan berdasarkan jenis perkiraan yang bersanngkutan. Artinya, setiap akun nominal (pendapatan dan beban) dipindahkan ke kolom laba rugi, dan akun riil dipindahkan ke dalam kolom neraca.

Baca juga: Pengertian dan Contoh Laporan Laba Rugi +Bentuk dan Format Penyusunan

5. Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah tahap akhir dari proses siklus akuntansi, karena akan dijadikan sebagai dasar informasi keuangan yang akan digunakan dengan baik oleh pimpinan perusahaan, kreditur, pemilik perusahaan atau para pengambil keputusan lainya.

bentuk dan isi neraca lajur 2

6. Neraca

Neraca adalah kolom yang berisi pidahan jumlah saldo asset dan kewajiban yang berasal dari neraca saldo setelah disesuaikan termasuk juga pindahan ekuitas dari kolom laporan perubahan ekuitas.

Baca juga: Pengertian Neraca : Fungsi dan Contoh Transaksinya

Demikianlah pembahasan mengenai Bentuk Neraca Lajur (10 Kolom dan 12 Kolom) Serta Penjelasan Lengkap semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Kunjungi juga artikel lainnya :

  1. Penghentian Aktiva Tetap Beserta Contoh Soal Dan Jurnalnya
  2. Pengertian Wajib Pajak Beserta Hak Dan Kewajiban Menurut Para Ahli
  3. Pengertian Dan Rumus ROI (Return On Investment) Menurut Para Ahli Beserta Contoh Kasus
  4. Pengertian, Jenis Jenis Dan Unsur Unsur Pajak Lengkap Menurut Para Ahli
  5. Metode Sistem Pencatatan Persediaan Periodik Dan Perpetual Beserta Contoh Transaksinya
Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.