Sejarah Perbankan Di Indonesia [9 Bank Zaman Kemerdekaan ]

Posted on

sejarah perbankan di indonesia

Sejarah Bank Di Indonesia | Akuntansilengkap.com – Bank saat ini sudah menjadi bagian dalam kegiatan ekonomi baik secara langsung maupun tidak langsung terutama dalam permodalan. Artinya bisa saja seseorang melibatkan bank dengan menjalin perjanjian secara langsung atau melalui pihak ketiga untuk meminjam sejumlah uang/modal sesuai dengan perjanjian untuk mengembangkan usaha maupun untuk kepentingan keuangan lainnya. Hal ini sesuai dengan salah satu kegiatan bank yaitu menghimpun dana  dan menyalurkan kembali.

Pengertian Bank secara umum adalah badan usaha yangmenghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan yang selanjutnya disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat banyak.

Sejarah Perbankan di Indonesia


Awal mula berdirinya bank-bank di wilayah Nusantara adalah dari bentukan orang-orang Belanda untuk kepentingan kelompok dan perekonomian mereka sendiri. Disamping bank itu (Pemerintah Hindia Belanda), banyak juga berdiri bank-bank swasta yang di prakarsai oleh Belanda, Inggris Cina dan Jepang.  Namun pada praktiknya bank tersebut digunakan sebagai fasilitas bagi kelompok dan golongannya sendiri bahkan keuntungan dari bank tersebut dibawa kembali ke negara asal.

Di masa itu, negara Indonesia masih sangat terbelakang dalam dunia usaha. Kebanyakan dari penduduknya berprofesi sebagai buruh, tani, pengusaha kecil dan sebagainya. Bank-bank asing tidak mau memberikan pinjaman kepada masyarakat Indonesia  dengan alasan tidak membawa keuntungan karena dianggap pemberikan kredit kecil.

Dengan keadaan perekonomian yang terpuruk tersebut, beberapa anggota masyarakat yang terdidik mencari jalan keluar dengan membangun beberapa kegiatan ekonomi seperti mendirikan koperasi, lumbung desa, bank desa dan bank perkreditan rakyat.

Baca Juga:

  1. Pengertian, 8 Tugas Dan Fungsi Bank Sentral Menurut Para Ahli
  2. 5 Jenis-Jenis Kantor Bank Lengkap
  3. 5 (Lima) Pengertian, Fungsi, Tugas dan Jenis Bank Umum

Tujuan bank di indonesia kala itu


Tujuan didirikannya bank di Indonesia di masa itu mempunyai tujuan diantaranya:

  1. Mendidik masyarakat Indonesia untuk menabung supaya bisa mendirikan rumahnya sendiri.
  2. Membantu para pengusaha sebagai tempat untuk solusi permodalan dan kredit.
  3. Membangun kemandirian dan kekuatan ekonomi masyarakat karena dengan bersama-sama mengumpulkan modal dan menyalurkan kembali untuk kepentingan masyarakat akan membuat perekonomian berjalan.

Perkembangan sejarah perbankan di Indonesia tentu tidak terlepas dari zaman pemerintah peranan penting di Hindia Belanda. Bebrapa bank tersebut diantaranya.

  1. De Javasche NV.
  2. De Algemenevolks Crediet Bank.
  3. Nederland Handles Maatscappi (NHM).
  4. Nationale Handles Bank (NHB
  5. De Post Poar Bank.
  6. De Escompto Bank NV

Disamping bank-bank Belanda tersebut, ada juga beberapa bank milik Tiongkok Jepang dan Eropa. Bank tersebut diantaranya:

  1. Bank Nasional Indonesia
  2. NV Bank Boemi.
  3. The Chartered Bank of India.
  4. The Matsui Bank.
  5. Batavia Bank.
  6. Bank Abuan Saudagar.
  7. The Yokohama Species Bank.
  8. The Bank of China.

Setelah zaman kemerdekaan, kondisi perbankan di Indonesia semakin maju dan berkembang pesar. Bahkan beberapa bank Belanda di nasionalisasi oleh pemerintah Republik Indonesia. Bank-bank yang sudah ada pada zaman awal kemerdekaan diantaranya:

No. Nama BankDidirikan pada tahun
1Bank Negara Indonesia / BNI ’465 Juli 1946
2Bank Rakyat Indonesia22 Februari 1946
3Bank IndonesiaPalembang, 1994
4Bank Surakarta Maskapai Adil Makmur (MAI)Solo, 1945
5Bank Dagang Nasional IndonesiaMedan, 1946
6Bank Amerta / Indonesian Banking CorporationYogyakarta, 1947
7NV Bank SulawesiManado, 1946
8Bank Dagang Indonesia NV merger dengan Bank PasifikSamarinda, 1950
9Bank Timur NV di Semarang ganti nama menjadi Bank Gemari kemudian merger dengan Bank Central Asia (BCA)1949

Praktek perbankan di Indonesia saat ini sudah tersebar ke seluruh penjuru negeri di pelosok pedesaan. Lembaga keuangan di Indonesia berupa Bank Umum, Bank Umum Syari’ah, Bank Perkreditan Rakyat (BPR), BPR Syari’ah (BPRS). Beberapa jenis lembaga keuangan tersebut mempunyai tugas, karakteristik dan fungsi khusus.

Itulah tadi Sejarah Perbankan Di Indonesia [9 Bank Zaman Kemerdekaan]. Semoga bermanfaat menambah wawasan kita. Terimakasih banyak atas kunjungannya. 🙂

Kunjungi Juga Artikel Lainnya:

  1. 20 Contoh Jasa Layanan Bank (Produk Perbankan Lengkap)
  2. 15 Jenis Lembaga Keuangan Bank dan Bukan Bank Beserta Fungsi dan Tujuannya
  3. Inilah 5 Peran “Utama” Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank Beserta Fungsinya
  4. Inilah 6 (Enam) Kriteria Uang Menurut Para Ahli
  5. 5 (Lima) Pengertian Uang Secara Umum dan Menurut Para Ahli

 

Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.