11 Pemakai Informasi Akuntansi (Internal dan Eksternal)

Posted on

Akuntansi mempunyai peran menjadi bahasa komunikasi ekonomi baik bagi perorangan maupun lembaga.

Sistem akuntansi akan mengeluarkan laporan yang menyajikan informasi pokok kepada para pemakai informasi akuntansi.

Pemakai informasi akuntansi diantaranya

  1. Pemilik
  2. Manajemen
  3. Karyawan
  4. Kreditor
  5. Pemerintah
  6. Investor
  7. Konsumen
  8. Mitra bisnis
  9. Masyarakat
  10. Lembaga keuangan
  11. Otoritas pajak

Manfaat Informasi Akuntansi

  1. Menyediakan laporan keuangan. Laporan keuangan berisi informasi harta perusahaan, modal, kewajiban/hutang dan informasi keuntungan/kerugian perusahaan.
  2. Dasar pengambilan keputusan. Informasi akuntansi menyediakan data posisi keuangan perusahaan. Manajemen bisa mengelola bisnis dengan melihat data piutang yang harus ditagih, hutang yang harus dibayar dan hal lain untuk memaksimalkan keuntungan.
  3. Penambahan modal bisnis. Badan usaha membutuhkan modal untuk menjalankan bisnisnya. Modal bisa diperoleh dari kreditur. Kreditur membutuhkan informasi akuntansi untuk melihat kinerja perusahaan.
  4. Audit dan pajak. Setiap tahun perusahaan diwajibkan untuk menyetorkan laporan keuangan kepada pemerintah, untuk kepentingan pajak.

Pihak Internal

Pihak intern adalah pihak yang mempunyai tanggungjawab dalam mengelola dan melaksanakan manajemen perusahaan.

1. Pemilik (Owner

Pemilik perusahaan selalu ingin mengetahui apakah bisnisnya berjalan dengan baik atau tidak.

Pemilik perlu mengetahui posisi keuangan, melihat investasi, membandingkan jumlah rekening dengan periode sebelumnya dan prospek perusahaan di masa yang akan datang serta hasil yang dapat dicapai oleh perusahaannya.

2. Manajemen 

Setiap manajer dari tingkat tinggi maupun terendah membutuhkan informasi akuntansi yang cermat yang berkaitan dengan bidang pertanggungjawaban mereka.

Contohnya, untuk menentukan harga pokok produk, manajer bidang produksi membutuhkan informasi akuntansi yang berhubungan dengan perhitungan biaya produksi juga.

3. Karyawan

Karyawan membutuhkan informasi keuangan sebagai bahan perundingan kontrak kerja, pengajuan kesejahteraan maupun kepentingan karyawan yang lainnya.

Apabila diketahui posisi keuangan perusahaan baik maka, karyawan dapat tenang dalam menjalankan pekerjaannya.

Baca tentang persamaan dasar akuntansi.

Pihak Eksternal

Pihak ekstern dapat dikatakan partner dari suatu perusahaan/entitas. Pihak ekstern dapat digolongkan menjadi 9 diantaranya:

1. Kreditor

Kreditor/kreditur adalah pihak yang dapat memberikan bantuan  barang kredit maupun pinjaman kepada perusahaan.

Kreditor memerlukan informasi keuangan dikarenakan kreditor ingin mengetahui kemampuan / kesehatan keuangan perusahaan.

Kreditor akan menilai perusahaan, apakah dapat mengembalikan pinjaman atau tidak.

Kreditor akan menolak usulan kredit apabila informasi keuangan perusahaan menunjukkan hal yang negatif.

2. Pemerintah

Pemerintah berhak mendapatkan informasi akuntansi untuk keperluan pemungutan (penetapan) pajak dan untuk memenuhi ketentuan peraturan serta undang-undang.

Badan-Badan Pemerintahan seperti bagian Departemen Hukum, Panitera dan lainnya membutuhkan informasi akuntansi untuk memastikan aktivitas perusahaan yang bersangkutan mentaati peraturan hukum maupun Undang-Undang yang berlaku.

3. Investor

Investor adalah masyarakat yang mempunyai permodalan. Jika mereka ingin menginvestasikan modalnya, mereka membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk mengukur kemampuan (profitabilitas) perusahaan atau prospek perusahaan dimasa depan.

Akuntansi memungkinkan investor untuk mengetahui keamanan investasi.

4. Konsumen (Pelanggan)

Partner bisnis perusahaan menggunakan informasi akuntansi dalam rangka evaluasi terhadap hubungan dagang atau usaha yang akan datang.

5. Masyarakat

Masyarakat dapat mengetahui kontribusi perusahaan dalam perekonomian nasional, trend dan perkembangan terakhir kesejahteraan perusahaan beserta rangkaian aktivitasnya.

6. Mitra Bisnis

Setiap badan usaha pasti memiliki partner bisnis untuk menjalankan usahanya.

Perusahaan lain bisa memutuskan untuk bekerjasama dengan melihat informasi akuntansi.

7. Lembaga Keuangan

Lembaga keuangan membutuhkan informasi akuntansi dalam rangka memberikan kredit (pinjaman) untuk melihat kelayakan dan menganalisa posisi keuangan perusahaan.

8. Otoritas Pajak

Dalam menentukan krediblitas pajak perusahaan harus menyertakan informasi keuangan. Tujuannya agar dapat dilihat rekam jejak keuangan yang dapat dilihat di laporan keuangan perusahaan bersangkutan.

Demikian pemakai informasi akuntansi, semoga dapat bermanfaat menambah wawasan bagi para pembaca sekalian. Terimakasih