Pengertian Dan 5 Fungsi Sistem Informasi Akuntansi Lengkap

Posted on

Pengertian Dan FungsiSistem Informasi Akuntansi Lengkap – biasanya sering dikaitkan dengan hal-hal yang berkaitan dengan teknologi informasi. Secara bahasa, sistem merupakan rangkaian unsur-unsur yang membentuk satu kesatuan untuk menjalankan sebuah proses untuk mendapatkan hasil atau mencapai tujuan tertentu.

Sistem akuntansi juga ternyata erat kaitannya dengan teknologi sebagai rangkaian penyajian informasi yang terstruktur tentang laporan akuntansi.

Akuntansilengkap.com pada artikel kali ini akan dibahas mengenai pengertian komponen pendukung dan fungsi sistem informasi akuntansi.

Pengertian fungsi komponen sistem informasi akuntansi

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi


Menurut Mulyadi sistem informasi akuntansi adalah organisasi formulir, catatan dan laporan yang diatur dan dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen yang akan memudahkan pengelolaan perusahaan.

Menurut Nugroho (2001) menyatakan bahwa Sistem informasi akuntansi adalah susunan formulir, catatan, peralatan termasuk komputer dan perlengkapannya serta alat komunikasi, tenaga pelaksanaannya dan laporan yang terkoordinasi secara erat yang didesain untuk mengolah data keuangan menjadi informasi yang dibutuhkan manajemen.

Baca juga: Tujuan Sistem Informasi Akuntansi Lengkap Menurut Para Ahli

Komponen Sistem Informasi Akuntansi


1. Orang yang mengoperasikan sistem dan melaksanakan berbagai fungsi.

2. Prosedur, baik manual maupun yang sudah terotomatisasi yang dilibatkan dalam proses pengumpulan, pengolahan, penyimpanan data tentang aktivitas bisnis organisasi.

3. Data tentang proses bisnis organisasi.

4. Software (aplikasi) yang digunakan untuk memproses data organisasi.

5. Fasilitas dan Infrastruktur teknologi informasi.

Baca juga: Fungsi Laporan Keuangan Secara Umum Bagi Perusahaan

 Fungsi Sistem Informasi Akuntansi


Dari komponen diatas maka dalam suatu organisasi atau perusahaan SIA dapat memenuhi fungsi pentingnya diantaranya:

1. Menghimpun dan merecord (merekam) semua data kegiatan bisnis organisasi secara efisien dan efektif , serta sumber daya yang berpengaruh dan pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas tersebut.

2. Menangkap data transaksi pada dokumen-dokumen sumber.

3. Membuat dan Mencatat data transaksi kedalam jurnal-jurnal secara kronologis sesuai dengan yang terjadi. Tujuannya supaya pihak manajemen, karyawan dan pihak eksternal perusahaan dapat meninjau (review) kembali hal-hal yang terjadi.

4. Mengubah rangkaian data menjadi informasi (dalam sistem yang manual, informasi ini disediakan dalam bentuk dua kategori laporan utama yaitu Laporan keuangan Laporan manajerial). Hal Ini merupakan fungsi utama SIA karena informasi (data) ini lah yang dibutuhkan baik internal maupun eksternal peusahaan.

5. SIA berfungsi sebagai penyedia informasi untuk pengendalian. Perusahaan seringkali rentan dengan terjadinya kecurangan. Informasi sistem SIA yang yang handal dan dapat dipercaya dapat membantu memastikan bahwa sejumlah aktivitas bisnis yang dilakukan efisien dan sesuai dengan tujuan   manajemen dan dapat mengamankan (menjaga) kekayaan organisasi/perusahaan, termasuk untuk memastikan data tersebut tersedia apabila dibutuhkan.

Penerapan SIA yang efektif akan mendukung keberhasilan jangka panjang sebuah organisasi/perusahaan manapun.

Kunjungi juga artikel lainnya:

  1. Contoh Neraca Saldo Perusahaan Dagang (4 Langkah Mudah)
  2. Contoh Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa Dengan “5 Transaksi”
  3. Contoh Jurnal Pembalik Perusahaan Jasa Dengan 4 Jenis Transaksi
  4. Contoh Jurnal Umum Akuntansi Perusahaan Jasa Dengan 8 Transaksi
  5. Cara Membuat Neraca Lajur (Worksheet) Perusahaan
Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.