Contoh Instrumen Penelitian

Posted on

Melalui contoh instrumen penelitian berikut, Anda akan yakin mana instrumen penelitian yang cocok dengan data yang ingin Anda kumpulkan.

Instrumen penelitian adalah alat untuk mengumpulkan, mengukur dan menganalisis data dengan subjek tertentu. Singkatnya, instrumen penelitian merupakan alat untuk mengumpulkan data penelitian, baik saat menyusun skripsi, tesis dan projek penelitian lainnya.

Misalnya, Anda ingin mengetahui penilaian konsumen terhadap suatu produk. Anda bisa menggunakan instrumen penelitian tes atau wawancara.

Contoh Instrumen Kuisioner

Contoh Instrumen Penelitian Kuisioner

Kuisioner merupakan contoh instrumen penelitian yang paling sering digunakan. Kuisioner adalah kumpulan pertanyaan yang disusun secara sistematis, untuk mendapatkan jawaban dan pemahaman tentang subjek yang diteliti.

Melalui kuisioner peneliti bisa mengumpukan banyak data yang berkaitan dengan tujuan penelitian.

Jenis Kuisioner

  1. Kuisioner terstruktur

Kuisioner terstruktur adalah jenis kuisioner yang pertanyaannya disertai dengan pilihan jawaban tertentu. Artinya jawaban dari kuisioner ini terbatas.

Contoh kuisioner terstruktur adalah jawabannya terdapat pilihan

  • Ya atau Tidak
  • Setuju atau Tidak Setuju
  • Mungkin atau Tidak Mungkin
  • Benar atau Salah
  1. Kuisioner non struktur

Kuisioner non struktur adalah jenis kuisioner pertanyaan dengan jawaban terbuka. Jadi narasumber bisa  memberikan jawaban secara bebas menurut pendapatnya.

Kapan kuisioner digunakan?

  1. Mencari data yang besar, biaya terbatas

Kuisioner bisa digunakan pada saat Anda ingin mencari data yang sangat besar dan kolektif dengan biaya terbatas.

Contoh, Anda ingin mengetahui berapa banyak orang yang mengenal tokoh A di suatu daerah. Anda bisa menyebar kuisioner melalui pesan Whatsapp, Email, via telepon dan surat.

  1. Identitas narasumber harus dirahasiakan

Kuisioner digunakan pada saat mencari data yang sifatnya sensitif. Contohnya, Anda ingin mengetahui rata-rata jenjang pendidikan, rata-rata penghasilan, pendapat tentang seorang tokoh kepada orang-orang di suatu daerah.

  1. Data bersifat individu

Ketika Anda ingin mengetahui informasi yang bersifat individu, Anda bisa menggunakan instrumen penelitian kuisioner. Contoh informasi individu adalah :

  • Keyakinan
  • Pengetahuan
  • Pendapat
  • Perilaku
  • Sikap
  • Keinginan

Baca juga tentang metode penelitian kualitatif.

Contoh Instrumen Observasi

Instrumen observasi adalah alat pengumpulan data penelitian yang melibatkan langsung pihak peneliti sebagai observer (orang yang melakukan observasi). Semua indera peneliti terlibat langsung pada saat proses pengumpulan data tentang fenomena yang sedang diamati.

Misalnya, Anda ingin mengetahui adat istiadat suatu keompok suku di daerah tertentu. Sebagai observer, Anda harus betul-betul mengamati perilaku orang-orangnya, bahkan jika memungkinkan, observer sampai tinggal dan menetap di daerah tersebut sampai dirasa data penelitiannya sudah cukup.

Jenis-Jenis Observasi

Jenis observasi terdiri dari observasi partisipan, non partisipan, sistematis, non sistematis, eksperimental dan non eksperimental.

  1. Observasi partisipan

Pada metode ini, peneliti langsung terlibat atau hidup berdampingan dengan subjek yang diteliti. Jadi penliti melakukan interaksi dengan lingkungan dan orang-orangnya, dan mengamati dan menuliskan apa yang terjadi selama itu.

  1. Observasi non partisipan

Jenis observasi yang kedua ini, peneliti hanya mengamati subjek yang ditelit dari kejauhan. Jadi peneliti hanya melihat, tanpa ada interaksi dengan subjek yang diteliti.

  1. Observasi sistematis

Observasi sistematis adalah jenis observasi yang dilakukan dengan menyusun faktor yang akan di observasi secara rinci. Setiap faktor telah dibatasi ruang lingkupnya. Metode ini dipakai pada saat waktu penelitiannya terbatas. Tujuan metode ini adalah mendapatkan data sebanyak mungkin dengan waktu yang sedikit.

  1. Observasi non sistematis

Observasi non sistematis adalah jenis observasi yang dilakukan tanpa pembagian kategori atau faktor yang akan diamati.

Kapan waktu yang tepat untuk menggunakan instrumen observasi?

  • Saat belum yakin tentang apa yang Anda cari
  • Informasi penelitian sensitive
  • Butuh terjun langsung untuk mengamati fenomena

Contoh Instrumen Wawancara

Wawancara adalah contoh instrumen penelitian dengan berbicara langsung dengan narasumber, dan mencatat atau merekam jawaban yang diberikan.

Saat ini sudah banyak platform digital yang memfasilitasi wawancara seperti PodCast. Itu merupakan contoh wawancara yang membahas suatu permasalahan, bisa tentang pengalaman pribadi narasumber, pendapat tentang suatu topik untuk mendapatkan jawaban yang luas dan mendalam.

Kapan wawancara digunakan sebagai instrumen penelitian yang baik?

  • Mengetahui lebih dalam tentang pandangan seseorang
  • Hanya sedikit pengetahuan tentang fenomena yang sedang diteliti
  • Mengetahui masalah yang sensitive
  • Ingin menjelaskan sebuah masalah

Jenis Wawancara

  1. Wawancara terstruktur

Wawancara terstruktur adalah jenis wawancara yang butir-butir pertanyaannya sudah ditulis, dan dibacakan sesuai dengan urutannya.

  1. Wawancara tidak terstruktur

Wawancara tidak terstruktur adalah jenis wawancara yang dilakukan secara dinamis. Peneliti bebas bertanya, atau menyebutkan pertanyaan secara acak diluar dari pedoman wawancara. Metode ini akan menciptakan suasana santai dan rileks pada saat wawancara.

  1. Wawancara Fokus

Wawancara fokus adalah jenis wawancara untuk menggali informasi yang bersumber dari pengalaman pribadi narasumber.

  1. Wawancara non direktif

Wawancara non direktif adalah jenis wawancara yang memberikan kesempatan kepada narasumber untuk mengungkapkan semua informasi yang diketahui tentang suatu fenomena.

Sekilas referensi instrumen penelitian kualitatif.

Contoh Instrumen Penelitian Dokumentasi

Instrumen penelitian dokumen adalah instrumen untuk mencari informasi terdahulu misalnya sejarah. Instrumen penelitian dokumentasi mengandalkan berbagai sumber informasi seperti koran, majalah, dokumen, foto, catatan harian, dan benda bersejarah.

Contoh instrumen penelitian dokumentasi adalah panduan dokumentasi dan check-list yang berisi daftar variabel penelitian yang ingin ditemukan datanya.

Instrumen penelitian dokumentasi biasanya digunakan untuk mencari bukti sejarah, landasan hukum dan peraturan yang berlaku.

Contoh Instrumen Diskusi Kelompok

Instumen diskusi kelompok adalah contoh instrumen penelitian yang menggunakan diskusi kelompok untuk mendapatkan informasi penelitian.

Kelebihan instrumen ini adalah :

  • Anda bisa mengungkap informasi yang mendalam, yang tidak bisa dijangkau dengan survei
  • Mendapatkan informasi melalui komunikasi non verbal

Jenis Instrumen Diskusi Kelompok

  1. Single Focus Group

Single focus group adalah jenis diskusi yang menempatkan semua peserta dalam satu kelompok dan membahas topik yang ingin dibahas.

  1. Dual Moderator Focus

Jenis dikusi dual moderator atau moderator ganda adalah diksusi yang membutuhkan 1 moderator untuk memastikan kelancaran diskusi, yang lain memastikan semua pertanyaan sudah dibahas.

  1. Two Way Focus Group

Jenis diskusi ini menyediakan 2 kelompok diskusi. Kelompok 1 mendiskusikan topik secara aktif, kelompok 2 menyimak diskusi dan membuat kesimpulan diskusi.

  1. Mini Focus Group

Diksusi ini hanya melibatkan 4 sampai 5 orang. Atau diskusi dengan anggota kelompok yang sedikit.

  1. Online Focus Group

Di masa pandemi ini, metode ini sering digunakan. Peserta melakukan diskusi melalui online. Hal ini memungkinkan peserta lebih beragam dan bisa berasal dari daerah manapun.

Contoh Instrumen Penelitian Eksperimen

Instrumen eksperimen adalah instrumen penelitian yang menguji dampak dari objek penelitian yang sedang diteliti.

Contoh instrumen penelitian eksperimen adalah eksperimen laboratorium dan eksperimen lapangan.

Leave a Reply