Jenis-Jenis Kredit dan Contohnya

Jenis-Jenis Kredit dan Contohnya
Kasih bintang ya !

Jenis – Jenis Kredit [Berdasarkan Pengelompokannya]

Jenis – jenis kredit [berdasarkan pengelompokannya] | Kemampuan finansial setiap individu berbeda-beda, ada yang memiliki kemampuan finansial yang baik dan ada yang terbatas. Oleh sebab itu, pemerintah atau lembaga lain banyak memberikan bantuan untuk memperbaiki finansial individu yang terbatas tersebut. Bantuan pemerintah tersebut melalui jalur perbankan sedangkan untuk lembaga lain melalui koperasi. (Baca juga: Sejarah Bank Pemerintah)

Semua lembaga yang diberikan oleh pemerintah maupun lembaga lain pada dasarnya sama, yaitu memberikan solusi yang berupa kredit. Kredit merupakan salah satu solusi keuangan bagi individu yang memiliki keterbatasan dalam masalah finansial dengan keinginan untuk memenuhi kebutuhan berupa barang atau jasa. Jenis-jenis kredit pun memiliki beragam jenis. Artikel ini akan membahas mengenai jenis-jenis kredit secara lengkap.

Jenis-Jenis Kredit

Dibawah ini merupakan pengelompokkan kredit yaitu sebagai berikut :

  1. Berdasarkan Cara Pemberiannya

Jenis kredit ini dilihat dari dana yang diberikan oleh peminjam dan yang memberi pinjaman dan cara didalamnya. Berikut ini jenis kredit berdasarkan cara pemberiannya :

  • Kredit Aksep

Kredit ini ialah kredit yang diberikan oleh bank dan yang paling umum dikenal oleh masyarakat luas. Kredit aksep ini memberikan keuntungan cukup besar dari pendapatan bank per tahunnya. (Baca juga: Bank Umum )

  • Kredit Penjual

Kredit ini ialah kredit yang diberikan dari penjual untuk pembeli, dimana mekanismenya ialah memberikan barang terlebih dahulu dan pembayarannya dapat dilakukan secara tertahan. Transaksi ini biasanya terjadi diantara supplier dan distributor misalnya seperti pasar grosir.

  • Kredit Pembeli

Kredit ini melakukan pembayaran dimuka atau dengan kata lain melakukan pembayaran barang terlebih dahulu dan barang yang akan diterima diberikan dikemudian waktu. Kredit jenis ini biasanya dilakukan saat bekerja sama dengan negara lain yaitu impor.

Baca juga: 

  1. 13 Produk Produk Bank Syariah (Penjelasan Lengkap)
  2. 15 Jenis Lembaga Keuangan Bank dan Bukan Bank Beserta Fungsi
  3. Peran “Utama” Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank Beserta
  1. Berdasarkan Sifat Kegunaan

Kredit pada dasarnya memiliki kegunaan untuk memenuhi kebutuhan individu yang terbatas. Berikut ini jenis kredit berdasarkan sifat kegunannya :

  • Kredit Investasi

Kredit ini ialah jenis kredit yang banyak diterapkan saat melakukan investasi. Jenis kredit ini ialah produktif, yaitu memberikan keuntungan dalam kegiatan berinvestasi. Kredit ini juga berkaitan dengan jangka waktu yang lama, baik dari perolehan keuntungan dan pengembaliannya.

Contoh kredit ini adalah investasi kelapa sawit yang membutuhkan waktu yang relatif lama yaitu waktu panen kelapa sawit tersebut.

  • Kredit Modal Kerja

Kredit ini bertujuan sebagai modal kerja atau kegiatan usaha lainnya. Jenis kredit ini termasuk jenis kredit yang produktif, karena bertujuan untuk menciptakan suatu kegiatan usaha dan menghasilkan produk berupa barang yang bermanfaat sehingga mendapatkan keuntungan dari produk tersebut.

  • Kredit Konsumtif

Kredit ini berbeda dengan kredit modal kerja dan investasi, kredit ini sangat bertolak belakang. Kredit ini bersifat konsumtif atau bertujuan untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat personal, misalnya seperti kendaraan pribadi.

  1. Berdasarkan Jangka waktu Pengembalian

Semua kredit yang diberikan memiliki perjanjian yang berupa kemampuan individu untuk membayar dalam jangka waktu tertentu. Dibawah ini jenis kredit berdaarkan jangka waktu pengembalian :

  • Kredit Jangka Pendek

Kredit yang memiliki jangka waktu pengembalian dalam 1 tahun. Jenis kredit ini biasanya diberikan untuk kegiatan usaha yang menghasilkan keuntungan relatif singkat.

  • Kredit Jangka Menengah

Kredit yang memiliki jangka waktu pengembalian maksimal 3 tahun. Kredit ini biasanya diberikan kepada jenis usaha yang mendapatkan keuntungan tidak terlalu besar yakni dibawah 100 juta, misalnya UKM.

  • Kredit Jangka Panjang

Kredit yang memiliki jangka waktu pengembalian kurang lebih 5 tahun, bahkan bisa lebih dari itu. Kredit ini biasanya digunakan dalam kegiatan usaha yang memperoleh keuntungan dengan jangka waktu yang lama. Misalnya industri karet dan kelapa sawit.

  1. Berdasarkan Jaminan

Jaminan digunakan dalam kredit untuk memberikan rasa aman bagi penjual maupun pembeli agar memiliki rasa tanggung jawab terhadap kedua belah pihak. Di bawah ini merupakan jenis kredit berdasarkan jaminannya :

  • Kredit Jaminan Orang

Kredit ini bersifat kekeluargaan yang kedua belah pihak memiliki kepercayaan penuh antara satu sama lain.

  • Kredit Jaminan Barang

Kredit yang memberikan jaminan berupa barang tetap maupun bergerak.

  • Kredit Jaminan Efek

Kredit yang memberikan jaminan berupa saham.

  • Kredit Jaminan Dokumen

Kredit yang memberikan jaminan berupa dokumen, seperti sertifikat tanah, dsb.

  1. Berdasarkan Sektor Perekonomian

Jenis kredit yang diberikan dalam menjalankan kegiatan prekonomian untuk meningkatkan produktivitas yang bertujuan untuk kegiatan ekspor. Dibawah ini jenis kredit berdasarkan sektor perekonomian :

  • Kredit Pertanian

Kredit yang diberikan untuk kegiatan perekonomian berupa pertanian, perikanan, perkebunan, dsb. Kredit ini diberikan bersamaan dengan perbaikan kemampuan masyarakat atau perluasan kegiatan usaha.

  • Kredit Pertambangan

Kredit yang digunakan dalam jenis usaha pertambangan dalam jangka waktu yang lama. Seperti emas, perak, dan batubara

  • Kredit Ekspor Impor

Kredit yang diterapkan dalam kegaitan ekspor dan impor, yaitu dengan cara memberikan dana kepada imporit dan ekportir untuk menghasilkan suatu barang dengan nilai deman yang tinggi.

  • Kredit Profesi

Kredit yang diberikan kepada professional, seperti dokter, guru, dan karyawan swasta.

  • Kredit Perindustrian

Kredit yang digunakan dalam kegiatan industri, baik dengan skala kecil, menengah dan besar.

  • Kredit Koperasi

Kredit yang diberikan kepada berbagai macam koperasi untuk menggerakan fungsi pendanaan koperasi tersebut.

  • Kredit Perumahan

Kredit ini merupakan kredit yang banyak diminati oleh keluarga baru, yakni kredit yang digunakan untuk membeli rumah baru.

  1. Berdasarkan Tingkat Golongan Ekonomi

  • Kredit Golongan Ekonomi Lemah

Kredit yang biasanya diberikan kepada pengusaha yang memiliki jumlah kekayaan dibawah 600 juta. Contohnya usaha KUT dan KUK.

  • Kredit Golongan Ekonomi Menengah dan Konglomerat

Kredit yang biasanya diberikan kepada pengusaha yang memiliki jumlah kekayaan diatas 600 juta.

  1. Berdasarkan Cara Penarikan dan Pelunasan

  • Kredit Rekening Koran

Kredit jenis ini ialah kredit yang memiliki nilai fleksibilitas yang tinggi dalam penarikan ataupun pelunasannya. Cara penarikannya bisa berupa giro maupun cek.

  • Kredit Berjangka

Kredit yang nilainya dapat ditarik sesuai dengan besar plafondnya. Cara pelunasannya diatur dalam perjanjian bersama kedua belah pihak.

Demikianlah artikel diatas yang membahas mengenai Jenis – Jenis Kredit [Berdasarkan Pengelompokannya]. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahun dan bermanfaat yaa… Jangan lupa Share and Vote !

 Kunjungi artikel terkait:

  1. Tujuan dan Jenis-Jenis Anggaran
  2. Pengertian Polis Asuransi, Premi Asuransi, serta Klaim Asuransi
  3. “Pengertian dan Manfaat” Reasuransi dan Koasuransi
  4. “Pengertian dan Contoh” Saham Biasa dan Saham Preferen
  5. Perbedaan Saham dan Obligasi Secara Umum dan Contohnya

Comments are closed.