Pengertian Pasar Oligopoli, Ciri-Ciri dan Contohnya [Lengkap]

Posted on
pengertian pasar oligopoli, contoh dan ciri-cirinya 2
Contoh perusahaan di pasar oligopoli

Pengertian Pasar Oligopoli, Ciri-Ciri dan Contohnya [Lengkap]
4.4 (88%) 5 votes
 Akuntansilengkap.comPengertian Pasar Oligopoli, Contoh dan Ciri-ciri | Rasanya sudah tidak asing lagi ya ketika mendengar tentang pasar oligopoli. Tapi tahukah kamu? sebenarnya Pasar Oligopoli termasuk salah satu dari Bentuk Pasar Persaingan Tidak Sempurna. Lalu apa sebenarnya pasar persaingan tidak sempurna itu? Adalah pasar yang penjual dan pembelinya bisa mempengaruhi harga. Nah untuk pasar persaingan tidak sempurna ini bisa kita kelompokkan menjadi 5 (lima) diantaranya:

  1. Pasar monopolistik
  2. Pasar monopoli
  3. Pasar oligopoli
  4. Pasar monopsoni
  5. Pasar oligopsoni

Pengertian Pasar Oligopoli

Pasar Oligopoli secara etimologis diartikan sebagai pasar yang hanya terdiri dari beberapa penjual atau produsen saja. Jadi pada pasar oligopoli pada umumnya antara 2 sampai dengan 10 penjual yang menguasai seluruh permintaan pasar. Namun, jika 2 perusahaan saja, bentuk pasar tersebut dikenal sebagai pasar duopoli.

Berdasarkan produknya, pasar oligopoli dikelompokkan menjadi 2 (dua) yaitu oligopoli murni dan oligopoli terdiferensiasi. Jika terdapat produk homogen maka disebut oligopoli murni, sedangkan jika produknya terdapat perbedaan corak maka disebut dengan oligopoli terdiferensiasi.

Ciri Ciri dan Karakteristik Pasar Oligopoli

Dibawah ini adalah Ciri-ciri dari pasar oligopoli beserta kelebihan dan kekurangannya yaitu:

  1. Hanya Sedikit Penjual yang Menjual Produk Substitusi (Pengganti produk satu dengan lainnya)

Penyebabnya adalah penawaran dari satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Dampaknya akan terjadi perang harga dikarenakan hanya sedikit penjual yang menjual produk subtitusi tersebut.

  1. Terdapat Rintangan untuk Memasuki Industri Oligopoli

Mengapa dikatakan banyak rintangan? Hal ini disebabkan untuk membangun perusahaan jenis ini membutuhkan modal yang relatif besar, jadi perusahaan dengan jenis ini hanya sedikit jumlahnya. Namun rintangan ini tidak juga kuat dibandingkan dengan pasar monopoli.

  1. Keputusan Harga yang Stabil oleh Suatu Perusahaan Harus Dipertimbangkan oleh Perusahaan yang lain Dalam Industri

Harga produk yang mengalami penurunan pada suatu perusahaan akan berdampak pada perusahaan lainnya sehingga ikut juga menurunkan harga supaya tidak kehilangan pelanggan. Dan sekiranya masih ada perusahaan yang masih menaikkan harga atau harga masih cenderung tinggi tentu akan kehilangan pelanggan, dan perusahaan lain yang relatif lebih murah akan bertambah jumlah pelanggannya. Jadi, tidak ada alasan lain untuk mengubah tingkat harga.

  1. Menghasilkan Barang Standar maupun Barang Berbeda Corak

Pasar oligopoli menghasilkan barang yang banyak ragamnya, baik barang standar ataupun barang yang berbeda coraknya.

  1. Melakukan Promosi Melalui Iklan

Kegiatan promosi melalui iklan pada pasar oligopoli aktif dilakukan, mengapa? hal ini bertujuan untuk menarik pembeli baru dan disis lain mempertahankan pembeli lama.

Baca juga:

  1. 7 Jenis Produk Pasar Modal [Manfaat dan Fungsinya]
  2. Pengertian, Segmentasi Pasar [Strategi dan Contoh]
  3. Pengertian Manajer Menurut Para Ahli Serta Tugas, 3 Tingkatan dan Contohnya

Kelebihan Pasar Oligopoli

Kelebihan dari pasar oligopoli diantaranya adalah:

  1. Barang yang Dihasilkan Berbeda Corak

Para produsen (penjual) yang ada di dalam pasar oligopoli memproduksi sesuai yang diinginkan masyarakat sehingga menghasilkan bermacam-macam barang yang berbeda corak. Sehingga pasar tersebut akan menyebar ke golongan masyarakat luas.

  1. Efisiensi dalam Menggunakan Sumber-Sumber Daya

Pasar oligopoli apabila dilihat dari syarat efisiensi sebenarnya tidaklah menggunakan sumberdaya secara efisien. Namun jika dilihat dari sudut pandang skala ekonomi yang diperoleh maka kemungkinan didapatkan bahwa para produsen dalam pasar oligopoli mengeluarkan biaya yang lebih rendah dalam produksi barang dibandingkan dalam pasar persaingan sempurna.

  1. Pengembangan Teknologi dan Inovasi

Pasar oligopoli adalah struktur pasar yang paling memberikan dorongan untuk melakukan inovasi atau mengemukakan teknologi. Di dalam mendapatkan perhatian dan konsumen adalah melalui persaingan bukan dengan harga. Persaingan tersebut maksudnya adalah seperti dengan mengembangkan barang-barang yang diproduksi supaya mempunyai keistimewaan-keistimewaan tertentu dibandingkan produk pesaing atau pada perusahaan lain.

Hal ini tentu yang mendorong supaya tercapai tujuan perusahaan tersebut dengan cara mengembangkan teknologi dan melakukan inovasi yang diperlukan.

Baca juga:

  1.  15 Jenis Lembaga Keuangan Bank dan Bukan Bank Beserta Fungsi
  2. Apa Itu Firma ? Cara Mendirikan Firma, Dasar Hukum Dan Ciri-Cirinya

Kelemahan Pasar Oligopoli

Setelah tadi kita membahas tentang kelebihan, tentu terdapat kekurangan atau kelemahan yang dimiliki dari struktur pasar oligopoli ini seperti:

  1. Terjadi Persaingan Harga yang Ketat

Persaingan harga pada pasar oligopoli akan terjadi jika terdapat produk baru yang masuk ke pasar, mengapa bisa terjadi demikian? Karena disaat produk masuk ke dalam pasar supaya dapat menguasai pasar lazimnya seorang produsen baru akan menurunkan harga supaya produk yang sudah lama bisa tergeser. Tentu hal ini akan merugikan pihak produsen lama.

  1. Terdapat Rintangan yang Kuat untuk Masuk ke Pasar Oligopoli

Produsen baru yang ingin memasuki pasar ini akan mengalami kesulitan dikarenakan membutuhkan investasi yang tinggi.

Contoh Pasar Oligopoli

Contoh pasar oligopoli murni bisa kita temui pada industri baja, perusahaan semen, alumunium dan produk lain yang distandardisasi. Contoh pasar oligopoli yang terideferensi adalah industri-industri yang memproduksi komputer pribadi (PC), rokok, mobil dan sebagian peralatan elektronik yang biasanya di dominasi oleh tiga atau empat perusahaan besar.

 

contoh pasar oligopoli (industri semen)
Industri semen adalah perusahaan di pasar oligopoli murni
ciri ciri pasar oligopoli
Industri mobil adalah contoh perusahaan dalam pasar oligopoli terideferensiasi
pengertian pasar oligopoli, contoh dan ciri-cirinya
Industri komputer adalah contoh dari pasar oligopoli terideferensiasi

Sistem Harga Pasar Oligopoli

Beberapa sistem harga Pasar Oligopoli diantaranya seperti berikut ini:

  1. Pada kasus deferensiasi yang cukup kuat maka produsen akan berhati-hati dan menganggap kurve permintaan paling rendah (D1) sehingga ia bisa menentukan posisi optimum pada tingkat output Q* dan harga P*.
  2. Kasus Kinked Demand (kurve permintaan yang patah). Asumsinya adalah apabila podusen menurunkan harga akan diikuti produsen lain dan apabila harga dinaikkan tidak diikuti perusahaan lainnya. Dengan demikian berarti perilaku produsen dipengaruhi oleh produsen lain sehingga menimbulkan implikasi seperti berikut:
  3. Tedensi bagi produsen oligopoli untuk bekerjasama di bidang penentuan harga.
  4. Tendensi bargi para produsen untuk bersaing tidak dalam bentuk persaingan harga, namun dalam persaingan mutu atau persaingan lainnya.
  5. Kurva permintaan perusahaan dimisalkan berapa persen (%) tertentu misalnya 30% dari kurve permintan pasar.

Demikianlah tadi pembahasan tentang Pengertian Pasar Oligopoli, Contoh dan Ciri-Cirinya. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian dan terimakasih banyak atas kunjungannya. Jangan lupa like and share ya ! 🙂

Kunjungi artikel lainnya:

  1.  [Lengkap] Pengertian Mudharabah, Syarat, Rukun Dan Contohnya
  2.  [3 Bahasan] Macam Macam Pajak di Indonesia dan Penjelasannya
  3.  [Lengkap] 24 Objek Pajak Penghasilan PPh dan Contohnya
  4.  10 Alat dan Cara Pembayaran Internasional (Tunai, Open Account) dan Lainnya
  5.  [Terbaru] Pengertian Letter of Credit (L/C) + Dokumen, Proses dan Jenisnya
Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *