Pengertian Pasar Monopoli, Ciri Ciri Dan Contohnya Serta Kelebihan Dan Kekurangan

Posted on
Pengertian Pasar Monopoli, Ciri Ciri Dan Contohnya Serta Kelebihan Dan Kekurangan
4.2 (84%) 5 votes

Ciri ciri pasar monopoli

Akuntansilengkap.com – Dalam kehidupan sehari hari, kita sering menemui bentuk pasar monopoli yaitu pasar dimana hanya ada satu penjual produk dan produk tersebut tidak ada penggantinya (no substitutes).

Dalam ilmu ekonomi, dikatakan ada monopoli jika seluruh hasil industri diproduksi dan dijual oleh sati perusahaan yang disebut monopolis atau perusahaan monopoli. Jadi apakah sebenarnya pasar monopoli itu? Bagaimana ciri-ciri dan contohnya? Bersamaan dengan kelebihan dan kekurangannya akan dibahas dibawah ini.

Pengertian Pasar Monopoli

Pengertian pasar monopoli secara etimologis adalah berasal dari kata mono artinya satu dan polist artinya penjual dari bahasa Yunani.

Pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi diantara permintaan dan penawaran yang bercirikan hanya ada produsen tunggal yang berhadapan dengan banyaknya konsumen atau pembeli. Contohnya: perusahaan tv kabel lokal yang ada di kota-kota besar bisa dipandang sebagai monopoli.

Ciri-Ciri Pasar Monopoli

Sebuah pasar bisa dianggap sebagai struktur pasar monopoli apabila memenuhi ciri ciri atau karakteristik pasar monopoli diantaranya adalah:

  1. Hanya ada satu penjual

Dalam pasar monopoli hanya terdapat satu produsen, sehingga harga akan terbentuk langsung tanpa pengaruh dari pembeli. Jadi fungsi penjual adalah sebagai penentu harga (price maker).

  1. Terdapat banyak pembeli, produk tidak memiliki substitusi yang dekat.

Artinya adalah penjual lainnya tidak ada yang bisa menggantikan dengan baik output/produk yang dijual oleh produsen pasar monopolis.

  1. Adanya hambatan untuk masuk ke dalam pasar (barriers to entry).

Yang menjadi hambatan untuk memasukki pasar adalah kekuatan utama monopoli. Adanya hambatan disebabkan oleh hambatan yang timbul secara alami atau buatan. Hambatan ini lah yang akan membuat kondisi persaingan yang kuang menguntungkan sehingga merugikan pendatang baru. Hambatan yang dimaksud seperti:

  1. Prodsen yang mempunyai hak paten untuk output yang diciptakan. Contohnya merek dagang dan hak cipta.
  2. Produsen memiliki sumber daya yang penting dan unik sehingga menjadi modal yang dirahasiakan kepada perusahaan lain, misalnya pengetahuan lebih tentang teknis produksi dan sebagainya.
  3. Adanya skala ekonomi yang memungkinkan pasar hanya bisa dilayani oleh satu perusahaan karena sangat besar sehingga akan lebih efisien. Contohnya pada bidang listrik, air, transportasi dan komunikasi.
  4. Produsen sangat menguasai dalam menetapkan kebijakan pembatasan harga. Kebijakan pembatasan harga ini dari harga sampai pada tingkat yang sangat rendah maksudya agar perusahaan baru akan sulit atau tidakbisa ikut memasuki pasar.

Baca juga:

  1.  Pengertian Pasar Oligopoli, Ciri-Ciri dan Contohnya [Lengkap]
  2. 12 Cara Mendirikan Koperasi (Simpan Pinjam, Yang Benar)
  3.  Pengertian Perusahaan Umum, Persero Serta Ciri-Ciri, Tujuan Dan Contohnya

Contoh Pasar Monopoli

Pasar monopoloi juga dibedakan menjadi 2 (seperti pasar oligopoli) yaitu:

  1. Pasar Monopoli Murni (Pure Monopoly) adalah bentuk pasar yang ekstrim sepeti PLN, PT. Kereta Api dan PAM.
  2. Pasar Near Monopoly atau yang mendekati monopoli adalah pasar yang terdiri dari satu orang pengusaha (single producer). Contohnya adalah penjual sate pada suatu daerah disebut sebagai monopoli murni untuk daerah tersebut, namun ia juga disebut near monopoly karena diluar daerah tersebut juga ada penjual sate yang sama.
Pengertian Pasar Monopoli, Ciri Ciri Dan Contohnya Serta Kelebihan Dan Kekurangannya
Jasa angkutan bukan monopoli PT KAI, tetapi tidak ada perusahaan lain yang menyaingi angkutan kereta api.

Kebaikan Pasar Monopoli

Pasar monopoli sering dianggap sebagai pasar yang dapat mengeksploitasi pekerja, merusak sumberdaya sehingga mendapat tanggapan yang negatif oleh masyarakat atas kehadirann pasar ini. Namun seperti bentuk pasar pada umumnya, pasar monopoli juga mempunyai beberapa kebaikan diantaranya:

  1. Efisiensi dan Pertumbuhan Ekonomi

Kelebihan pertama pada perusahaan monopoli adalah kemampuannya mengakumulasi keuntungan super normal dalam jangka panjang. Dampaknya riset dan pengembangan teknologi bisa terdanai dengan kemampuan perusahaan ini. Dengan peningkatan efisiensi ini akan meningkatkan pula output yang lebih besar dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

2. Menghindari Produk Tiruan dan Persaingan yang Tidak Bermanfaat

Dengan banyak perusahaan pesaing tentu akan terjad pemborosan (inefisien) karena perusahaan akan mementingkan keuntungan yang lebih besar dibandingkanperusahaan pesaing. Sehingga dikhawatirkan akan menurunkan kualitas produk.

3. Menimbulkan Skala Ekonomi yang Menurunkan Biaya Produksi

Perusahaan monopoli yang pada umumnya adalah perusahaan besar sehingga dapat menikmati skala ekonomi yang bisa menurunkan biaya produksi. Hal ini bisa dimaklumi karena di dalam pasar monopoli, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya penjualan seperti biaya promosi atau iklan yang dialami pada pasar persaingan sempurna.

4. Efisiensi dalam Pengadaan Barang Publik

Tidak semua barang bisa disediakan secara lebih efisien lewat pasar. Barang ini dikenal sebagai  barang publik (public goods). Pengadaan barang publik ini akan lebih efisien dalam sekala besar. Contohnya adalah pengadaan jembatan, jalan raya, pelabihan laut, telekomunikasi, transportasi dan air minum.

Keburukan Pasar Monopoli

Tadi sudah dijelaskan tentang peran pasar monopoli yang mungkin selama ini banyak belum kita ketahui. Nah dibawah ini adalah keburujan dari sistem pasar monopoli seperti:

  1. Penyimpangan Alokasi Sumber Daya

Penyalahgunaan alokasi sumberdaya bisa saja dilakukan mengingat kekuatan monopoli yang dimiliki. Perusahaan monopoli bisa dengan sengaja membatasi produksinya atau tingkat outputnya untuk memaksimalkan laba. Hal tersebut dilakukan dengan cara menetapkan harga yang tinggi ketika permintaan atas barang meningkat namun tidak disertai dengan cukupnya persediaan barang sehingga mendorong kenaikan harga.

2. Adanya Ketidakadilan atau Kesenjangan dalam Pembagian Pendapatan

Kekuatan yang dimiliki oleh seorang monopois bisa digunakan untuk mempengaruhi harga, sehingga akan dia bisa mendapatkan keuntungan diatas normal dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

3. Mengurangi Kesejahteraan Konsumen

Setelah tadi terjadi peningkatan “permainan” harga dari monopolis, dampaknya pada konsumen harus membayar harga diatas biaya guna memproduksi komoditas sehingga akan menurunkan kesejahteraan konsumen.

4. Adanya Eksploitasi terhadap Konsumen dan Pekerja

Eksploitasi bisa terjadi terhadap konsumen maupun terhadap tenaga kerja. Eksploitasi ini timbul oleh karena perusahaan monopoli selalu melakukan produksi (baik dalam keadaan memperoleh laba atau rugi) padaharga yang lebih tinggi dari biaya marjinalnya (P>MC). Dengan ini, konsumen akan dirugikan karena mereka harus membayar harga lebih tinggi dibandingkan biaya produksinya. Di sisi lain, gaji para pekerja akan dibayar lebih rendah dari harga jual yang diterima oleh monopolis.

5. Memburuknya Kondisi Makroekonomi Nasional

Tidak adanya persaingan perusahaan bisa menimbulkan penurunan kualitas dan kuantitias barang yang diproduksi. Keseimbangan dalam pasar monopoli terjadi di bawah keseimbangan ekonomi dikarenakan tidak semuanya terpakai sesuai dengan kapasitas produksi yang menyebabkan pengangguran.

Keadaan ini menyebabkan melemahnya daya beli dan memaksa perusahaan memproduksi sedikit barang. Jika hal ini dibiarkan dan terus berlanjut akan berdampak kepada kondisi ekonomi keseluruhan menjadi lebih buruk seperti mengakibatkan stagasi (kemandegan dalam pertumbuhan ekonomi dan inflasi).

6. Memburuknya Kondisi Perekonomian Dunia

Adanya perdagangan bebas memang dirasa bisa meningkatkan efisiensi, namun dengan adanya perusahaan-perusahaan multinasional ini telah menjadi perusahaan monopoli secara alamiah. Saham yang dimiliki oleh pihak swasta mengakibatkan perusahaan ini bertujuan untuk memaksimalkan laba. Jika hal ini dibiarkan, tentu akan menggilas perusahaan-perusahaan yang ada di negara berkembang.

Baca juga:

  1.  Pengertian Dan Perbedaan Firma, CV, PT 
  2. Tugas Manajer Personalia Dalam Perusahaan Beserta Fungsinya

Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Timbulnya Monopoli

  1. Memiliki sumberdaya yang unik

Adanya monopoli tidak terlepas dari satu sumber penting yaitu kepemilikan sumber daya yang unik (istimewa) yang perusahaan lain tidak miliki. Dalam kasus perekonomian, monopoli juga bisa disebabkan karena suatu perusahaan menguasai seluruh atau sebagian besar dari bahan mentah yang tersedia.

  1. Perusahaan menikmati skala ekonomis (economics of scale)

Skala ekonomis yang maksumum bisa dinikmati oleh perusahaan apabila tingkat produksinya dalam jumlah besar. Pada saat suatu perusahaan mencapau kondisi dimana biaya produksi mencapai minimum, jumlah produksi adalah hampir menyamai jumlah permintaan yang wujud di pasar.

Sifat perusahaan yang demikian ini dapat menurunkan harga barangnya jika produksi semakin tinggi dan pada tingkat produksi yang tinggi ini, harga dibuat serendah-rendahnya sehingga perusahaan baru tidak akan mampu bersaing dengan perusahaan yang lebih dahulu berkembang. Keadaan inilah yang mewujudkan pasar monopoli.

  1. Mendapatkan hak monopoli dari pemerintah:

Peraturan pemerintah juga bisa mewujudkan kekuasan monopoli seperti adanya:

  1. Peraturan hak paten dan hak cipta

Hak cipta dan hak paten adalah jaminan hukum yang fungsinya untuk menghindari penjiplakan. Usaha pengembangan teknologi untuk menciptakan barang baru akan memberikan keuntungan kepada perusahaan. Sehingga teknologi tersebut dilarang dan pemerintah memberikan hukuman pada kegiatan menjiplak tersebut.

  1. Hak usaha eksklusif

Jika perusahaan tidak mempunyai hak eksklusif maka akan timbul halangan duna menikmati skala ekonomi secara maksimum. Sehingga perusahaan akan menetapkan harga/tarif yang tinggi ke atas barang atau jasa yang dihasilkan.

Salah satu produk yang memiliki hak paten adalah produk obat-obatan.

Demikianlah tadi Pengertian Pasar Monopoli, Ciri Ciri Dan Contohnya Serta Kelebihan Dan Kekurangannya. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terimakasih banyak atas kunjungannya. Jangan lupa like and share ya ! 🙂

Kunjungi juga artikel lainnya:

  1.  [Lengkap] Pengertian Mudharabah, Syarat, Rukun Dan Contohnya
  2.  [3 Bahasan] Macam Macam Pajak di Indonesia dan Penjelasannya
  3.  [Lengkap] 24 Objek Pajak Penghasilan PPh dan Contohnya
  4.  10 Alat dan Cara Pembayaran Internasional (Tunai, Open Account) dan Lainnya
  5.  [Terbaru] Pengertian Letter of Credit (L/C) + Dokumen, Proses dan Jenisnya
Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *