6 Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Rumah Tangga

Posted on

Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Rumah Tangga | Konsumen adalah orang atau badan usaha, yang melakukan kegiatan konsumsi. Seluruh manusia sudah pasti menjadi konsumen bukan? Konsumsi yang dimaksud disini bukan hanya makan dan minum, namun meliputi berbagai kegiatan lainnya yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan hidup. Lalu apa saja faktor yang mempengaruhinya ? simak ulasan berikut ini.

Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Konsumsi Rumah Tangga

Faktor-faktor di bawah ini adalah hal yang menentukan besar / kecilnya konsumsi seseorang atau suatu rumah tangga:

  1. Pendapatan

Untuk mendapatkan barang-barang konsumsi diperlukan pengorbanan sejumlah uang yang berasal dari penghasilan atau pendapatan seseorang dalam rumah tangga. Besarnya konsumsi yang dilakukan sangat dipengaruhi oleh tingkat pendapatan seseorang.

Lazimnya semakin tinggi tingkat pendapatan maka barang dan jasa yang dikonsumsi semakin banyak pula, sebaliknya jika pendapatan rendah maka konsumen pada umumnya tidak banyak melakukan kegiatan konsumsi karena rendahnya daya beli. (Baca juga: peran rumah tangga konsumen, produsen dan pemerintah sebagai pelaku ekonomi )

  1. Tingkat Harga

Seseorang atau konsumen harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk mendapatkan kebutuhan hidup apabila harganya meningkat. Di sisi lain konsumen bisa mengantisipasinya dengan mengurangi jumlah pembelian.

Cara ini perlu dilakukan jika terjadi kenaikan harga namun tidak diikuti naiknya pendapatan. Pada kenyataannya tingkat konsumsi akan menurun apabila, terjadi kenaikan harga barang. Sebaliknya, tingkat konsumsi akan meningkat apabila harga barang cenderung menurun.

Hal ini juga berlaku untuk tingkat harga barang substitusi.

faktor yang mempengaruhi konsumsi
Saat harga kopi tinggi, konsumen cenderung menggantinya dengan mengkonsumsi Teh.
  1. Ketersediaan barang dan jasa

Ketika seseorang konsumen mampu dan memiliki uang untuk membeli, namun ia tidak bisa mengkonsumsi barang yang diinginkannya apabila barang atau jasa tersebut tidak tersedia. Contohnya pasokan gas elpiji yang terhambat, sehingga jumlah gas elpiji yang tersedia di pasar berkurang. Dampaknya banyak konsumen yang tidak bisa menggunakannya. (Baca juga: pengertian dan perbedaan barang dan jasa )

  1. Selera

Keinginan seseorang untuk mengkonsumsi barang dan jasa tertentu sangat ditentukan oleh selera. Konsumen akan senang hati membeli suatu barang jika meskipun harganya relatif mahal. Sebaliknya, apabila dia tidak menyukai suatu barang, mustahil konsumen akan bersedia mengeluarkan uang untuk membeli barang tersebut. (Baca juga: pengertian uang kartal dan uang giral )

  1. Lingkungan sosial budaya

Lingkungan sosial budaya di masing-masing daerah berbeda-beda. Hal ini mendorong pola perilaku masyarakat yang berbeda-beda pula dari suatu daerah dengan daerah lainnya. Peristiwa ini mendorong muncul berbagai macam kebutuhan.

Kebiasaan masyarakat yang bersangkutan dengan kondisi lingkungan sosial budaya meliputi, agama, adat istiadat, kebiasaan, keyakinan ataupun aturan norma di masyarakat. Contohnya pada masyarakat jawa. Peristiwa kehidupan seperti perkawinan, kelahiran dan kematian harus disertai dengan rangkaian upacara selamatan.

6 Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Rumah Tangga
Upacara adat mempengaruhi permintaan suatu barang tertentu.

Ritual yang dilakukan oleh adat jawa ini sangat bervariasi, sehingga akan meningkatkan permintaan suatu barang tertentu. Upacara adat ini membutuhkan banyak biaya untuk membeli bahan-bahan pokok seperti, beras, sayur-mayur, telur, gula pasir dan lainnya. (Baca juga: Pengertian, Segmentasi Pasar [Strategi dan Contoh]

  1. Perkiraan Harga Dimasa Datang

Ternyata hal ini juga mempengaruhi keputusan untuk pengeluaran konsumsi saat ini. Ciri-ciri perilaku ini adalah, apabila seorang konsumen memperkirakan bahwa harga suatu barang akan naik di masa yang akan datang, maka untuk antisipasinya Ia cenderung akan membeli barang tersebut sebelum benar benar naik, dan sebaliknya jika diprediksi akan turun maka ia akan menunda konsumsi sampai harga benar-benar turun.

Contohnya seperti pemerintah yang menghubungkan mengumumkan kenaikan harga BBM, maka secara otomatis akan mendorong masyarakat membeli dan bahkan menimbun BBM sebelum harganya benar-benar mau naik.

Demikianlah pembahasan tentang 6 Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Rumah Tangga. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian dan terimakasih banyak atas kunjungannya.

Kunjungi juga artikel lainnya:

  1.  Pengertian dan Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Pancasila [Kelebihan dan Tujuannya]
  2. Pengertian dan Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Sosialis/Komando [Kelebihan dan Kekurangan]
  3. [Lengkap] 24 Objek Pajak Penghasilan PPh dan Contohnya
  4.  [Lengkap] Pengertian, Faktor Pendorong, Hambatan Perdagangan Internasional [Contoh di Indonesia]
  5. 11 Sumber Modal Koperasi (UU 25 Tahun 1992)
Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.

Leave a Reply