Pengertian Buku Besar Pembantu Beserta Jenis dan Manfaatnya

Posted on
Pengertian Buku Besar Pembantu Beserta Jenis dan Manfaatnya
4.9 (98.75%) 16 vote[s]

pengertian buku besar pembantuBuku Besar Pembantu Beserta Jenis dan Manfaatnya – Buku besar pembantu berfungsi untuk merinci transaksi yang berpengaruh terhadap perubahan akun perkiraan piutang maupun utang yang terjadi secara rutin atau berulang-ulang. Buku besar sendiri dikelompokkan menjadi buku besar pembantu piutang dan buku besar pembantu utang.

Pengertian Buku Besar Pembantu


Buku besar pembantu adalah buku besar khusus yang digunakan untuk mencatat akun tertentu serta perubahan-perubahannya secara lebih rinci.  Dengan kata lain buku besar pembentu sebagai perluasan buku besar umum. Jadi catatan yang ada di dalam buku besar pembantu merupakan rincian dari salah satu buku besar umum yaitu rincian hutang dan piutang.

Macam -Macam Buku Besar Pembantu


Buku besar pembantu pada umumnya terdapat tiga jenis yaitu buku besar pembantu utang, buku besar pembatnu piutang dan buku besar pembantu persediaan.

1. Buku besar pembantu utang ( account payable subsidiary), buku pembantu ini berfungsi sebagai tempat untuk mencatat perubahan utang kepada kreditor secara individual atau khusus. Baca Selengkapnya tentang Contoh Buku Besar Pembantu Utang Perusahaan Dagang.

2. Buku besar pembantu piutang (account receivable subsidiary ledger), sama halnya dengan buku besar pembantu utang, buku besar pembantu piutang merupakan tempat khusus untuk mencatat perubahan piutang (tagihan) , kepada perusahaan (debitor) secara individual (perusahaan tertentu saja). Baca selengkapnya Contoh Buku Besar Piutang Perusahaan Dagang

3. Buku besar persediaan.

Manfaat Buku Besar Pembantu


Manfaat dari penyusunan buku besar pembantu diantaranya sebagai berikut. 

  1. Memudahkan dalam penyusunan laporan keuangan, karena buku besar pembantu akan mengurangi kesalahan-kesalahan dalam buku besar umum.
  2. Ketelitian dalam pembuku besar umum dapat diuji dengan membandingkan saldo buku besar umum dengan jumlah saldo-saldo dalam buku besar pembantu.
  3. Dalam pengerjaan akuntansi memungkinkan diadakan pembagian tugas.
  4. Bisa dengan mudah mengetahui jumlah masing-masing elemen seperti piutang dan hutang dari pihak yang terkait.

Sumber Pencatatan Buku Besar Pembantu


Bukti bukti transaksi yang mengakibatkan terjadinya perubahan, baik terhadap utang ataupun piutang perusahaan adalah sumber pencatatan dalam buku besar. Contohnya, faktur penjualan, faktur pembelian, bukti penerimaan dan pengeluaran kas, ataupun nota debet dan nota kredit.

Bukti transaksi yang mengakibatkan perubahan utang dan piutang perusahaan akan melalui prosedur sebagai berikut hingga sampai kepada buku besar pembantu utang dan buku besar pembantu piutang.

1. Dicatat dalam buku jurnal untuk dibukukan ke dalam buku besar, baik setiap pos jurnal secara individual maupun secara kolektif.

2. Setelah diposting ke buku besar, langkah selanjutnya adalah dicatat ke dalam buku pembantu yang selanjutnya pada tiap akhir periode tertentu akan dibuatkan daftar saldo. Masing-masing jenis buku pembantu tersebut yaitu daftar saldo utang dari buku besar pembantu utang dan daftar saldo piutang dari buku besar pembantu piutang perusahaan.

Contoh Daftar Saldo Buku Besar Pembantu


MINI ADVERTISING
DAFTAR SALDO PIUTANG
Tanggal 31 Juli 2017

NomorNAMA DEBITORSALDO
1PD SINAR MOTORRP.1.400.000,00
2PD SINAR BUANA
3PD SINAR NUSANTARARP. 4.300.000,00
4PD SINAR JAYARP. 2.500.000,00
5PD SINAR DIANRP. 1.700.000,00
JUMLAHRP. 9.900.000,00

Jumlah daftar saldo baik hutang maupun piutang seharusnya sama dengan akun utang dan piutang yang ada di dalam buku besar umum. Apabila terdapat perbedaan jumlah artinya terdapat kesalahan pencatatan. Untuk memperbaiki kesalahan tersebut bisa dengan menggunakan jurnal koreksi.

Demikianlan penjelasan mengenai pengertian buku besar pembantu, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Sekian dan terimakasih.

Baca : 

Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.