Catatan Atas Laporan Keuangan : Contoh, Komponen dan Manfaat

Posted on

Catatan atas laporan keuangan | Laporan keuangan berisi tentang informasi yang berpontensi akan terjadinya kesalahpahaman dari pembacanya.

Kesalahpahaman ini disebabkan oleh persepsi dari pembaca dalam memahami konsep akuntansi akrual.

Pembaca cenderung melihat laporan keuangan pemerintah atau perusahaan yang termasuk dalam laporan keuangan sektor komersial.

Maka dibutuhkan suatu penjelasan secara umum dan referensi ke dalam pos-pos laporan keuangan. Hal ini akan menghindari suatu kesalahpahaman atas laporan keuangan perusahaan.

Laporan keuangan harus disertai dengan catatan atas laporan keuangan yang berisi tentang informasi yang dapat memudahkan pengguna dan pembaca dalam memahami laporan keuangan tersebut.

Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)

Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) adalah salah satu unsur dari laporan keuangan yang menyajikan tentang informasi, daftar, analisis secara terinci atas suatu nilai posting yang telah disajikan dalam Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, dan Laporan Arus Kas dengan tujuan sebagai pengungkapan yang memadai.

CALK adalah informasi yang rinci mengenai unsur-unsur dalam laporan keuangan. Catatan atas laporan keuangan memiliki fungsi yaitu melengkapi informasi nominal dalam laporan keuangan.

Selain itu catatan ini juga mampu menjelaskan hal-hal yang tidak bisa diungkapkan secara rinci mengenai nominal yang terdapat dalam laporan keuangan.

CALK menjadi unsur yang tidak terpisahkan dalam laporan keuangan karena memiliki kegunaan yang sangat penting.

Hal ini akan bermanfaat bagi pihak yang sering mencari tahu informasi laporan keuangan yang akan dikeluarkan oleh perusahaan terbuka (Tbk).

[Lengkap!] Catatan Atas Laporan Keuangan

Baca juga : Fungsi laporan keuangan

Laporan keuangan tidak dapat menyajikan semua informasi yang diperlukan oleh banyak pihak, namun laporan keuangan akan tetap menyajikan catatan atas laporan keuangan tersebut dengan tujuan untuk mengungkapkan maksud khusus, misalnya seperti :

  1. Pernyataan atas satu akun yang terbentuk dari gabungan beberapa akun,
  2. Perlakuan jaminan
  3. Serta hal-hal yang tidak dapat dinyatakan hanya dengan nominal tertentu.

Manfaat Catatan Atas Laporan Keuangan

CALK menjadi suatu hal yang penting karena menjadi sebagai dasar untuk menjelaskan secara rinci kepada pihak pembaca secara luas.

Hal ini dapat membantu pembaca agar tidak akan salah persepsi dalam membaca laporan keuangan perusahaan tertentu berkat adanaya catatan atas laporan keuangan tersebut.

Contoh Catatan Atas Laporan Keuangan

  1. Menunjukkan alasan perubahan nilai aset tetap

Terdapat suatu penurunan yang drastis atas nilai aset tetap untuk periode pelaporan tahun ini dengan tahun sebelumnya.

Maka dengan adanya CALK, akan menjelaskan alasan atau penyebab penurunan secara drastis atas nilai asets tetap tersebut.

Catatan atas laporan keuangan dibuat dengan tujuan untuk mudah dipahami oleh manajemen entitas pelaporan serta untuk banyak pihak pula.

  1. Menghindari kesalahpahaman pembaca

Umumnya, laporan keuangan berisi informasi yang berpontensi menyebabkan terjadinya kesalahpahaman bagi pihak pembaca.

Selain itu kesalahpahaman juga dapat disebabkan oleh adanya interpretasi yang keliru dari pembaca laporan keuangan.

Untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman tersebut, maka catatan atas laporan keuangan akan menyajikan informasi yang telah menyebabkan suatu kesalahpahaman sebelumnya dalam laporan keuangan.

Contohnya :

Umumnya, pembaca laporan keuangan suatu perusahaan akan berpontensi mengalami kesalahpahaman, dalam memahami konsep akuntansi akrual.

Karena sudah terbiasa dengan orientasi anggaran serta laporan keuangan sektor komersial.

Berikut ini merupakan informasi dalam catatan atas laporan keuangan, yaitu:

Informasi dalam Catatan Atas Laporan Keuangan

  1.  Kebijakan akuntansi
  2.  Penjelasan pos-pos laporan keuangan,
  3.  Pengungkapan lainnya, dan informasi tambahan yang diperlukan.

Tidak hanya perusahaan saja yang harus menyajikan catatan atas laporan keuangan, tetapi pemerintah juga harus menyajikan catatan atas laporan keuangan karena pemerintah termasuk dalam entitas.

Komponen Catatan Atas Laporan Keuangan

Berikut ini merupakan isi dari catatan atas laporan keuangan yaitu menyajikan informasi tentang penjelasan mengenai pos-pos laporan keuangan yang bertujuan sebagai pengungkapan yang memadai.

Komponen CALK diantaranya :

  1. Menyajikan informasi umum mengenai Entitas Pelaporan dan Entitas Akuntansi;
  2. Menyajikan informasi tentang kebijakan fiskal serta ekonomi makro,
  3. Menyajikan suatu ikhtisar atas tercapainya target keuangan perusahaan selama tahun pelaporan serta mengungkapkan kendala dan hambatan yang terjadi saat mencapai target tersebut;
  4. Menyajikan informasi mengenai landasan dasar dalam penyusunan laporan keuangan serta kebijakan-kebijakan akuntansi yang akan diterapkan dalam transaksi-transaksi dan kejadian-kejadian penting lainnya;
  5. Menyajikan penjelasan atas masing-masing pos yang disajikan pada laporan keuangan secara rinci;
  6. Menyajikan informasi yang penting dah menjadi suatu kewajiaban yang harus diungkapkan atas kebijakan dasri Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan (PSAP) mengenai informasi belum disajikan dalam;
  7. Meenyajikan informasi lain yang dibutuhkan untuk penyajian yang wajar, dan yang tidak terdapat dalam laporan keuangan.

Dan masih banyak lagi informasi yang harus diungkapkan dalam CALK suatu perusahaan.

Catatan atas laporan keuangan harus dibuat secara rinci dan sesuai dengan kebijakan akuntansi serta kebutuhan perusahaan tersebut.

Demikianlah penjelasana tentang Catatan Atas Laporan Keuangan. Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat^^

Comments are closed.