Contoh Jurnal Umum Jasa Laundry

Sandi Ma'ruf

Membuat jurnal umum jasa laundry penting untuk merapihkan catatan keuangan yang terjadi. Hal ini bertujuan untuk memudahkan Anda dalam melihat keuntungan atau kerugian bisnis.

Jurnal umum merupakan buku harian transaksi yang akan membantu Anda dalam mencatat transaksi usaha laundry selama periode tertentu.

Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari pembuatan jurnal ini. Salah satunya adalah mencegah transaksi fraud atau kecurangan yang bisa dilakukan oleh pekerja atau karyawan pada usaha laundry Anda.

Untuk bisa membuat jurnal umum jasa laundry yang perlu Anda perhatikan adalah jenis nama akun dan peletakkan nominal debit kreditnya.

Namun kami akan membantu Anda menyusun jurnal umum dengan mudah, supaya bisa langsung diterapkan pada usaha cuci pakaian Anda.

Pentingnya Catatan Keuangan Jasa Laundry

Laundry merupakan salah satu usaha jasa yang banyak dipilih, karena termasuk usaha modal kecil yang mudah dilakukan.

Jasa laundry juga menjadi bisnis yang bisa menguntungkan. Terbukti sampai saat ini jasa laundry semakin mudah Anda temui di lingkungan sekitar.

Sama seperti bisnis lainnya, usaha cuci pakaian juga harus memiliki catatan keuangan, meskipun masih skala rumahan.

Pasalnya catatan keuangan bisa menunjukkan keadaan bisnis yang sebenarnya. Anda juga bisa melihat catatan transaksi secara periodik baik harian, mingguan, bulanan dan tahunan.

Kabar baiknya, meskipun Anda bukan dari jurusan akuntansi, saat ini membuat laporan keuangan sangat mudah karena banyak aplikasi keuangan yang bisa Anda gunakan.

Namun jika Anda ingin lebih hemat biaya, Anda bisa belajar akuntansi dasar dalam membuat jurnal umum seperti yang akan kami bagikan pada artikel ini.

Mengenal Jurnal Umum Usaha Laundry

Jurnal umum adalah buku catatan transaksi yang dibuat berdasarkan kronologis kejadian. Jurnal umum memberikan informasi transaksi yang terjadi pada usaha laundry secara urut, sesuai tanggal kejadiannya.

Jurnal umum berfungsi untuk mencatat jenis transaksi kedalam nama akun dan nominal yang sesuai dengan kolom debit dan kredit. Supaya Anda mudah dalam menyusun laporan keuangan.

Sebelum membahas tentang cara membuat jurnal umum, Anda harus benar-benar memastikan sudah memahami tentang pengelompokkan akun sesuai aturan dasar akuntansi. Simak pada gambar berikut:

aturan debet dan kredit

Masing masing pembahasan jenis akun, bisa Anda lihat pada materi belajar akuntansi.

Bentuk Jurnal Umum Jasa Laundry

TanggalKeteranganRefDebetKredit
2Kasxxx
Piutang Usahaxxx
WP DataTables

Keterangan :

  1. Kolom tanggal, untuk mencatat tanggal sesuai kejadian transaksi
  2. Kolom keterangan, untuk mencantumkan nama transaksi / nama akun
  3. Kolom ref, untuk mencatat kode akun yang sudah diposting ke buku besar
  4. Kolom debet dan kredit, untuk menampilkan jumlah / nominal transaksi

Cara Membuat Jurnal Umum Jasa Laundry

Proses pembuatan jurnal umum jasa laundry sama dengan jurnal umum perusahaan jasa lainnya, yaitu menganalisa transaksi lalu mencatatnya dalam tabel jurnal umum.

Membuat daftar saldo awal usaha laundry

Langkah pertama membuat jurnal umum jasa laundry adalah membuat daftar saldo. Daftar saldo ini berfungsi untuk menampilkan informasi keadaan awal usaha laundry Anda, mulai dari kekayaan / aset, utang, modal, beban.

No AkunNama Akun Debet Kredit
1111Kas 50,100,000
1121Piutang Usaha 440,000
1131Perlengkapan Toko 5,100,000
1141Sewa Dibayar Dimuka 45,100,000
1211Peralatan Toko 9,100,000
1212Akumulasi Peny Peralatan Toko 400,000
1213Mesin Cuci 50,100,000
1214Akumulasi Peny Mesin Cuci 5,100,000
1215Mesin Pengering 40,100,000
1216Akumulasi Peny Mesin Pengering 4,100,000
2111Hutang Usaha 2,335,350
3111Modal Pemilik 188,104,650
Total 200,040,000 200,040,000
WP DataTables

Analisa transaksi

Berikut transaksi keuangan yang terjadi pada Laundry Ciputra selama bulan April 2021. Tn Ciputra pertama kali menyetorkan uang kas sebesar  Rp  5,100,000 dan 1 buah mesin cuci dengan harga  Rp  7,100,000 .

Berikutnya transaksi yang terjadi sebagai berikut :

  • Maret 2 : Menerima orderan cuci pakaian sebesar  Rp  680,000
  • Maret 3 : Menerima orderan cuci pakaian sebesar  Rp  780,000
  • Maret 5 : Menerima pelunasan piutang sebesar Rp 150,000
  • Maret 7 : Membeli secara tunai, perlengkapan berupa nota kwitansi Rp 150,000 
  • Maret 8 : Menerima orderan cuci pakaian sebesar  Rp  820,000
  • Maret 21 : Membayar gaji karyawan sebesar Rp 7,600,000 
  • Maret 23 : Menerima pelunasan piutang sebesar Rp 190,000 
  • Maret 33 : Membayar tagihan listrik sebesar Rp 1,600,000

Contoh jurnal umum jasa laundry

TanggalKeteranganRefDebet (Rp) Kredit (Rp)
1Kas5,100,000
Mesin Cuci7,100,000
Modal12,100,000
2Kas680,000
Pendapatan Laundry680,000
3Kas780,000
Pendapatan Laundry780,000
5Kas150,000
Piutang Usaha150,000
7Perlengkapan Toko150,000
Kas150,000
8Kas820,000
Pendapatan Laundry820,000
21Beban Gaji7,600,000
Kas7,600,000
23Kas190,000
Piutang Usaha190,000
33Biaya listrik1,600,000
Kas1,600,000
WP DataTables

Tips Membuat Catatan Keuangan pada Usaha Laundry

Membuat catatan keuangan pada usaha laundry akan sangat membantu Anda dalam mengelola bisnis ini.

Pasalnya Anda tidak akan kesulitan jika bisnis laundry Anda semakin berkembang sehingga akan melibatkan lebih banyak transaksi.

Membiasakan membuat catatan keuangan mulai sejak awal akan baik bagi usaha apapun, karena jika dalam skala bisnis yang kecil saja Anda tidak memperhatikan keuangan, maka Anda akan kesulitan untuk mengelola keuangan dengan bisnis yang besar.

Ada tahapan selanjutnya setelah membuat jurnal umum, yaitu buku besar, neraca saldo, jurnal penyesuaian, laporan keuangan, jurnal penutup dan jurnal pembalik perusahaan jasa.

Bagikan:

Sandi Ma'ruf

Tertarik dengan dunia keuangan. Sebagai kontributor di AKL. Lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.

Leave a Comment