Definisi, Contoh dan Fungsi Data Primer dan Data Sekunder

Posted on

Data primer dan data sekunder sebagai sumber data penelitian penting diketahui, karena bisa mendukung penelitian supaya bisa menghasilkan penelitian yang akurat, bermanfaat dan sesuai tujuan penelitian.

Sebelum mencari data penelitian, Anda bisa mengenali kedua jenis sumber data ini, seperti metode pengumpulan datanya, karakteristik serta kelebihan dan kekurangannya, supaya penelitian bisa dilakukan secara efektif, hemat waktu, biaya dan tenaga.

Tanpa berlama-lama lagi, simak penjelasan lengkap tentang sumber data penelitian berikut ini.

Jenis Jenis Data Penelitian

Sumber data penelitian yang umum diantaranya adalah:

  • Data penelitian berdasarkan cara memperoleh adalah data primer dan data sekunder.
  • Data penelitian berdasarkan sifat adalah data kualitatif, data kuantitatif.
  • Data penelitian berdasarkan sumber adalah data internal dan data eksternal.
  • Data penelitian berdasarkan waktu pengumpulan adalah data cross section dan data berkala.
  • Data penelitian berdasarkan skala pengukuran adalah data nominal, data ordinal, data interval dan data rasio.

Apa itu Data Primer (Primary data)

Data primer atau data pokok merupakan sumber data penelitian yang langsung diperoleh dari informan atau objek penelitian. Misalnya saat ingin melakukan penelitian terhadap pertanian jagung di desa, maka pihak peneliti yang akan terjun langsung menemui petani jagung setempat.

Data primer biasa juga disebut sebagai data mentah atau data dari tangan pertama, tanpa perantara pihak lain untuk mendapatkannya.

Cara pengumpulan data primer adalah dengan melakukan survei, observasi, wawancara, studi kasus dan kegiatan langsung lainnya.

Baca juga : Macam Macam Metode Penelitian

Fungsi Data Primer

Melalui data primer, Anda bisa mendapat manfaat data primer berikut.

  • Mendapatkan data yang valid dan terkini.
  • Menghindari kesalahan penelitian.
  • Sumber evaluasi dan perencanaan penelitian.

Contoh Data Primer

Dibawah ini adalah contoh data primer yang menggambarkan data di tiap daerah (jumlah atau informasi data bisa saja berbeda).

  1. Lampung merupakan provinsi yang punya 3 pelabuhan skala nasional.
  2. Petambak udang di Lampung bisa menghasilkan 3000 ton per tahun, sehingga Provinsi Lampung menduduki peringkat penghasil udang terbesar ke 3 di Indonesia.
  3. Palembang merupakan Ibukota Sumatera Selatan yang punya 300 sekolah dan lembaga pendidikan.
  4. Palembang punya 4 Museum besar yang terdiri dari Museum Balaputera, Museum Balaputera Dewa, Museum Sultan mahmud Badaruddin dan Museum Songket.

Metode Pengumpulan Data Primer

Metode pengumpulan data primer ada 2 yaitu metode aktif dan metode pasif.

  • Metode aktif adalah metode pengumpulan data primer yang dilakukan langsung dengan responden. Contohnya wawancara langsung, wawancara via telepon, wawancara via surat dan wawancara via email / surat elektronik.
  • Metode pasif adalah metode pengumpulan data dengan melibatkan manusia atau non manusia. Contohnya observasi dengan individu, objek, organisasi dan sumber lainnya.

Karakteristik Pengumpulan Data Primer

  1. Terstruktur dan rahasia. Metode ini bersifat rahasia, jadi responden tidak diberitahu tujuan penelitian yang Anda lakukan. Meski begitu pertanyaan harus diarahkan supaya bisa mendapat data yang sesuai.
  2. Terstruktur dan terbuka. Metode ini bersifat terbuka sehingga responden diberikan informasi tentang tujuan penelitian. 
  3. Tidak terstruktur dan rahasia. Metode ini bersifat tidak resmi dan responden tidak diberitahu tentang tujuan penelitian. Responden juga bebas memberikan pandangan atau jawaban tanpa batasan tertentu.
  4. Tidak terstruktur dan terbuka. Metode ini bersifat tidak resmi namun responden diberikan informasi tentang tujuan penelitian.

Kelebihan dan Kekurangan Sumber Data Primer

Kelebihan sumber data primer diantaranya :

  • Lebih update, karena pengumpulan data dilakukan secara langsung.
  • Lebih mudah menemukan data yang dicari.
  • Lebih kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan.

Kekurangan sumber data primer diantaranya:

  • Biaya mahal, seperti untuk membiayai sumber daya manusia, transportasi, alat pengumpulan data dan lain-lain.
  • Waktu yang lama, karena sulit mencari narasumber, keterangan beberapa responden tidak lengkap juga persiapan penelitian yang lama.
  • Butuh tenaga kerja, untuk mendapatkan data yang lengkap dan dalam waktu cepat.

Baca juga : Instrumen Penelitian Kualitatif

Apa itu Data Sekunder (Secondary Data)

Data sekunder adalah sumber data penelitian yang diperoleh dari data yang sudah ada, misalnya dari jurnal, berita, data statistik, laporan, buku dan lain lain. Contohnya, untuk melakukan penelitian tentang peningkatan pembelian kendaraan di desa A, Anda bisa mendapatkannya di data penjualan dealer kendaraan setempat.

Dengan data sekunder tersebut, Anda bisa melakukan analisa dan mengambil kesimpulan sesuai dengan tujuan penelitian yang diinginkan.

Fungsi Data Sekunder

Pemahaman masalah

Data sekunder bisa membantu untuk memahami masalah penelitian. Misalnya saat ingin meneliti tentang permasalahan keuangan di perusahaan, lembaga atau badan, Anda bisa melihat laporan keuangan dan data transaksi lainnya, supaya bisa melihat sumber atau titik permasalahan yang terjadi.

Penjelasan Masalah

Data sekunder berfungsi untuk mendapatkan kejelasan masalah, seperti melihat komponen yang masih terkait dengan data penelitian.

Alternatif Penyelesaian Masalah

Fungsi data sekunder berikutnya adalah sebagai alternatif penyelesaian masalah, karena data penelitian yang diperoleh semakin bervariasi.

Solusi Masalah

Fungsi data sekunder terakhir adalah sebagai jawaban dari masalah penelitian. Karena data sekunder sangat membantu memberikan jawaban-jawaban dari permasalahan penelitian.

Baca juga : Variabel Penelitian

Contoh Data Sekunder

  1. Dilansir dari Ajaib Sekuritas, Perusahaan Unilever (UNVR) akan membagikan Dividen senilai Rp 2.51 Triliun.
  2. Dinas Kesehatan mencatat ada 19.5 juta jiwa penderita diabetes di Indonesia per tahun 2021.
  3. Menurut Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), penjualan mobil selama 2022 adalah 98 ribu unit.

Metode Pengumpulan Data Sekunder

  • Metode pengumpulan manual. Metode pengumpulan data sekunder manual adalah dengan mencari langsung di arsip, memo atau dokumen di lembaga, badan atau perusahaan.
  • Pengumpulan data online. Metode pengumpulan ini adalah dengan mencarinya melalui internet.

Kelebihan dan Kekurangan Data Sekunder

Kelebihan data sekunder diantaranya:

  1. Biaya lebih murah, hanya modal jaringan internet dan device PC/Hp.
  2. Mudah mencari data, karena internet semakin mudah.
  3. Jenis informasi yang tidak terbatas, baik jumlah maupun waktunya.
  4. Bisa diakses dimana saja dan kapan saja.
  5. Bisa memenuhi kesenjangan informasi.

Kelemahan data sekunder diantaranya:

  1. Sulit mencari data yang akurat, karena bisa saja hasil rewrite penulis berita.
  2. Data yang sudah lama, tidak update.
  3. Data tidak tersedia secara lengkap.
  4. Data di internet sering tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan.

Karakteristik Data Sekunder Yang Baik

  1. Masa berlaku. Data sekunder tidak boleh kadaluarsa, misalnya ingin mendapatkan data penelitian penjualan kendaraan pada tahun 2022, maka harus mengambil data di tahun atau periode waktu yang sama pula.
  2. Data sesuai. Maksudnya, data sekunder harus bisa menjadi bahan data penelitian yang sesuai dengan tujuan penelitian.
  3. Biaya. Biaya data sekunder seharusnya lebih murah daripada data primer.
  4. Ketepatan. Sumber data sekunder harus dapat dipercaya, jika dari website, maka harus diketahui latar belakang penulis dan cara pengambilan datanya.

Demikian pembasan tentang data primer dan data sekunder beserta contoh. Semoga bermanfaat bagi calon peneliti dan bisa menghasilkan penelitian yang diinginkan.

Leave a Reply