6 Tujuan Perdagangan Internasional Bagi Suatu Negara

Posted on
Tujuan Perdagangan Internasional

Tujuan Perdagangan Internasional – Dalam teori perdagangan internasional yang dimaksud perdagangan internasional adalah perdagangan dilakukan antar negara berupa kesepakatan untuk memperoleh keuntungan bersama.

Perdagangan yang dilakukan antar negara ini juga bisa dilakukan oleh antar individu dan antar pemerintah. Tujuan perdagangan internasional akan dijelaskan lebih detail di bawah ini. 

1. Meningkatkan devisa negara

Aktivitas perdagangan antar negara tentu memiliki tujuan utama, yaitu meningkatkan pendapatan negara tersebut. Dengan dilakukannya ekspor atau menjual barang di negara lain, maka suatu negara tersebut akan mengalami kenaikan devisa negara. 

Dengan adanya devisa negara, maka beberapa hal positif yang ikut membersamainya adalah pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga barang yang di ekspor, dan eksistensi tenaga kerja. Ketiganya merupakan imbas dari adanya tujuan perdagangan internasional yang paling utama ini. 

Pertumbuhan ekonomi di suatu negara tentu memberikan kenaikan produk nasional bruto pada suatu negara tersebut. Produk nasional bruto atau yang disebut sebagai GDP ini dihasilkan melalui faktor produksi yang dilakukan warga negara dalam negeri maupun luar negeri. 

Tahukah Anda tentang inflasi? Inflasi merupakan peningkatan persediaan uang sehingga terjadi kenaikan harga pada setiap barang kebutuhan primer maupun sekunder. Dengan adanya tujuan perdagangan internasional berupa meningkatkan devisa negara, maka Pemerintah suatu negara dapat menstabilkan harga meskipun dalam kondisi inflasi sedang dalam posisi puncak. 

Perdagangan internasional juga dapat meningkatkan eksistensi tenaga kerja. Dalam hal ini, tenaga merupakan pelaku di lapangan yang dapat melakukan tindakan yang berhubungan satu sama lain. Banyaknya ekspor tentu membutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak antara pekerja dan pemilik usaha. 

Baca juga : 10 Alat Pembayaran Internasional

2. Melengkapi kebutuhan negara lain

tujuan-perdagangan-internasional-untuk-negara

Tujuan perdagangan internasional yang kedua adalah melengkapi kebutuhan antar negara. Setiap negara di dunia pasti memiliki sumber daya yang berbeda-beda. Mulai dari ketersediaan sumber daya manusia, sumber daya alam, dan lain sebagainya yang dapat dimanfaatkan satu sama lain berupa perdagangan antar negara. 

Dengan adanya aktivitas perdagangan internasional ini, setiap negara dapat melakukan impor dan ekspor atas barang yang dibutuhkan dan diproduksi untuk memperoleh keuntungan. Adanya aktivitas ini akan memudahkan suatu negara untuk memperoleh barang yang dibutuhkan. Dalam hal ini setiap negara saling membantu untuk memenuhi kebutuhan. 

Indonesia adalah negara dengan sumber daya alam yang melimpah. Dalam hal ini, Indonesia dapat melakukan impor sumber daya alam yang dibutuhkan oleh negara lain. Sedangkan apabila Indonesia membutuhkan barang yang tidak dimiliki, dapat melakukan impor terhadap barang yang dibutuhkan tersebut. 

Ketika semua kebutuhan pada suatu negara terpenuhi dengan aktivitas ekspor dan impor, maka masyarakat yang tinggal di dalamnya juga akan lebih sejahtera. Hal ini dilihat dari terpenuhinya kebutuhan yang dimiliki oleh suatu negara tersebut. 

Adanya kerjasama ekonomi interasional ini dapat mempererat hubungan internasional. Sehingga dapat meningkatkan solidaritas dan rasa saling memiliki antar negara tersebut. Ketika suatu kebutuhan negara terpenuhi, maka akan lebih mudah memperoleh kebutuhan yang lainnya. Disini suatu negara dapat belajar melalui negara lainnya.

Baca juga : Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

3. Mendapatkan keuntungan internal dan eksternal

Keuntungan internal yaitu keuntungan yang diperoleh perusahaan penyedia perdagangan internasional untuk meningkatkan produksi sehingga dapat melakukan ekspor. Dalam hal ini, keuntungan dari adanya ekspor barang tersebut akan memberikan keuntungan materi maupun non materi terhadap perusahaan tersebut. 

Dengan adanya perdagangan internasional ini juga dapat membantu perekonomian suatu negara. Ketika Indonesia melakukan ekspor kepada negara lain dan terus dilakukan transaksi, maka Indonesia akan memperoleh keuntungan finansial di dalamnya. Sehingga akan mendapat keuntungan di dalam perusahaan berupa materi. 

Keuntungan eksternal yaitu keuntungan yang diperoleh perusahaan maupun negara berupa spesialisasi. Adanya kepercayaan produk berdasarkan kriteria pada suatu perusahaan akan meningkatkan faktor produksi. Mulai dari kualitas barang, packing barang, harga barang, dan lain sebagainya tentu menjadi salah satu faktor pendukung produksi. 

Selain itu, dengan adanya perdagangan internasional juga dapat memberikan keuntungan eksternal berupa hubungan yang baik antar negara. Setiap negara pasti membutuhkan negara lain untuk memenuhi kebutuhan. Dalam hal ini, keuntungan eksternal dari aktivitas perdagangan internasional adalah mendapatkan hubungan yang baik antar negara.

Tujuan perdagangan internasional untuk memperoleh keuntungan internal dan keuntungan eksternal ini dapat memberikan manfaat bagi suatu negara. Oleh karena itu dilakukan perdagangan internasional agar keuntungan di kedua aspek ini dapat terpenuhi. 

4. Memperluas pasar

Dalam menghasilkan sebuah produk, perusahaan menggunakan mesin untuk memperoleh hasil yang maksimal. Penggunaan alat produksi ini memag dapat menghemat waktu pengerjaan dan biaya dari tenaga yang dibutuhkan untuk membayar tenaga kerja. Namun dalam hal ini, fungsi dari alat produksi dapat meningkatkan kelebihan produksi pula. 

5. Transfer teknologi modern

tujuan-perdagangan-internasional-untuk-teknologi

Perkembangan teknologi sangat pesat di negara maju, hal ini merupakan salah satu keuntungan bagi negara yang melakukan perdagangan internasional. Salah satu tujuan perdagangan internasional yaitu dapat melakukan transfer teknologi modern. Teknologi modern ini yang nantinya akan membantu masyarakat di suatu negara berkembang pesat. 

Dengan adanya teknologi modern maka terdapat inovasi dan kreasi yang dapat meningkatkan efektifitas kinerja masyarakat. Dengan adanya teknologi modern, maka kinerja manusia akan dipermudah oleh teknologi tersebut. Sehingga ketika suatu negara akan memproduksi barang, maka akan lebih efektif waktu dan tenaga. 

Baca juga : Pengertian Dumping Dalam Perdagangan Internasional

6. Meningkatkan penjualan perusahaan

Ketika suatu negara memproduksi penjualan perusahaan, maka produksi dari penjualan tersebut tidak hanya dijual di negara tempat produksi itu saja. Dengan adanya perdagangan internasional, hasil produksi suatu negara dapat dijual ke berbagai negara di seluruh dunia. 

Hal ini juga berhubungan dengan kebutuhan yang dimiliki oleh suatu negara tertentu. Apabila negara lain membutuhkan barang tertentu dan apabila negara Indonesia memilikinya, maka dilakukan ekspor untuk mendapatkan penyebaran produk. Dalam hal ini, Indonesia akan mendapatkan keuntungan lebih banyak dari adanya ekspor tersebut. 

Sehingga permintaan penjualan produk yang dihasilkan oleh Indonesia akan terus meningkat seiring kebutuhan konsumen di berbagai negara. Hal ini merupakan salah satu tujuan perdagangan internasional yang dapat memberikan keuntungan bagi negara Indonesia. 

Penjelasan tentang tujuan perdagangan internasional di atas dapat menjadi salah satu informasi bagi Anda. Pentingnya perdagangan internasional dapat dilihat dari tujuan perdagangan internasional yang dapat terpenuhi. Oleh karena itu, aktivitas perdagangan internasional harus didukung untuk mencapai tujuan bersama yang dapat membawa suatu negara dalam kesejahteraan.  

Gravatar Image
Accounting Blogger, Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung. Materi artikel, penulis rangkum dari berbagai sumber. Kritik dan saran, silahkan dikirimkan melalui halaman kontak website.