Tujuan Koperasi

Posted on

Koperasi merupakan badan usaha yang dibentuk oleh orang-orang punya misi yang sama, yaitu untuk memenuhi kebutuhan dan memperbaiki ekonomi. Jadi tujuan koperasi adalah untuk mensejahterakan anggotanya dengan cara menyediakan berbagai produk barang dan jasa yang dibutuhkan oleh anggotanya.

Selain itu koperasi juga bertindak sebagai penggerak ekonomi di masyarakat, sehingga koperasi berperan dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Mensejahterakan Anggota

Berdasarkan UU no. 25 tahun 1992, tujuan koperasi adalah untuk mensejahterakan anggota khususnya, dan masyarakat pada umumnya serta membantu perekonomian nasional untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.

Koperasi menjalankan usaha dengan memproduksi barang dan jasa di suatu daerah, atau menyalurkan bantuan berupa pinjaman dana kepada para anggota. Sehingga anggota dan masyarakat bisa terbantu oleh layanan koperasi. Semakin besar keuntungan yang dihasilkan oleh koperasi, semakin besar pula potensi bagi hasil yang diterima oleh anggotanya. Sisa hasil usaha akan dibagikan kepada anggota biasanya di akhir tahun.

Baca juga tentang jenis-jenis koperasi.

Membantu Perekonomian Nasional

Dengan membuat sebuah koperasi yang bisa menjalankan usaha, tentu akan menyediakan lapangan pekerjaan di lingkungan masyarakat. Contoh Koperasi Peternakan Sapi Bandung yang punya anggota sebanyak 8.500 orang. Koperasi ini menjalankan usaha dibidang peternakan sapi, dan pembuatan produk olahan susu. Memperbanyak koperasi berarti ikut mengentaskan masalah pengangguran.

Di Australia terdapat perusahaan yang bernama Fontera. Fontera merupakan gabungan dari koperasi susu terbesar di Selandia Baru, yang menjadi perusahaan susu terbesar di dunia yang berbentuk koperasi.

Koperasi ini dibentuk oleh 11.000 peternak sapi, dan bisa mempekerjakan 18.000 karyawan lebih yang menangani berbagai produk olahan susu. Fontera berhasil menjual produk susunya hingga ke 140 negara. Hal ini yang menyebabkan Fontera menguasai sepertiga industri perdagangan susu Internasional.

Baca tentang contoh koperasi di Indonesia.

Mengembangkan Potensi Anggota

Koperasi bertujuan untuk mengembangkan potensi anggota dan masyarakat di suatu daerah. Misalnya di daerah perkampungan nelayan, bisa dibentuk koperasi bidang kelautan dan perikanan. Indonesia sebagai negara kepulauan, punya kekayaan laut yang luar biasa. Selama ini nelayan banyak terhambat oleh modal untuk membuat atau memiliki kapal yang bagus dan besar.

Hadirnya koperasi bisa membantu permodalan para nelayan untuk memenuhi keinginannya.

Koperasi bidang kelautan dan perikanan juga bisa melakukan usaha lain misal di bidang pembibitan udang, kepiting, rumput laut dan kerang.

Ada banyak potensi yang masih bisa digali di bidang kelautan dan perikanan.pada intinya tujuan koperasi ini adalah untuk membantu masyarakat untuk mengembangkan usahanya dan menyediakan berbagai produk untuk kebutuhan usaha di bidang perikanan.

Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Dengan membentuk sebuah koperasi, masyarakat bisa menemukan adanya peluang usaha baru. Para anggota juga bisa mendapatkan pekerjaan yang layak. Dengan begitu, anggota koperasi dan masyarakat bisa meningkatkan kualitas hidupnya.

Belum lagi, bagi para anggota akan mendapat bagi hasil usaha sesuai dengan jasa mereka di koperasi. Semakin besar kontribusinya, semakin besar bagi hasil usahanya.

Memperkokoh Perekonomian Rakyat

Berdirinya koperasi dipelopori oleh rakyat yang ingin memperbaiki kualitas hidupnya. Adanya koperasi membantu rakyat dalam membuat usaha seperti Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM).

Membangun Ekonomi Berbasis Kekeluargaan

Maksud asas kekeluargaan dalam koperasi adalah setiap anggota punya kesadaran dalam mengelola koperasi. Jadi menurut asas koperasi tersebut, semua anggota wajib berpartisipasi, bertanggung jawab dan ikut andil dalam mengelola koperasi. Koperasi bukan badan usaha yang menguntungkan hanya 1 atau 2 orang saja, melainkan seluruh anggotanya.

Prinsip Koperasi

Tujuan koperasi di atas bisa terpenuhi jika setiap koperasi bisa memenuhi prinsip koperasi berikut.

  1. Keanggotaan Sukarela dan Terbuka

Keanggotaan dalam koperasi bersifat sukarela artinya semua anggota bergabung dengan keinginan sendiri, tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Keanggotaan terbuka artinya semua orang bisa bergabung dengan sebuah koperasi, tanpa ada diskriminasi.

  1. Pengelolaan Secara Demokratis

Asas koperasi adalah gotong royong dan kekeluargaan. Sifat kekeluargaan ini diterapkan dalam bentuk musyawarah mufakat untuk mengambil keputusan apapun dalam koperasi. Tidak ada pihak yang paling berpengaruh, semua anggota kedudukannya setara.

  1. Adil Dalam Pembagian Sisa Hasil Usaha

Sisa Hasil Usaha dibagikan sesuai dengan jumlah kontribusi masing-masing anggota. Kontribusi yang dimaksud berupa modal, jasa dan tenaga yang diberikan anggota. Semakin tinggi kontribusinya, maka semakin besar persentase yang didapat.

  1. Koperasi Bersifat Mandiri

Koperasi didirkan secara mandiri oleh anggota kelompok. Koperasi tidak bernaung kepada lembaga atau organisasi lain. Prinsip kemandirian ini harus didukung dengan tanggung jawab setiap anggota, supaya bisa berhasil dalam mengelola koperasi.

Demikian pembahasan tentang tujuan koperasi. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Jangan lupa share jika dirasa informasi ini bermanfaat. Terimakasih.

Leave a Reply