3 Pengertian Sisa Hasil Usaha Koperasi Menurut Para Ahli

Posted on
3 Pengertian Sisa Hasil Usaha Koperasi Menurut Para Ahli
5 (100%) 5 vote[s]

3 Pengertian Sisa Hasil Usaha Menurut Para Ahli

“3 Pengertian Sisa Hasil Usaha Koperasi Menurut Para Ahli”

Akuntansilengkap.comPengertian Sisa Hasil Usaha Menurut Para Ahli | Pentingnya meningkatkan kesejahteraan anggota dan secara umum untuk masyarakat adalah salah satunya dengan perluasan investasi. Tujuan koperasi tersebut akan tercapai dengan cara meraih keuntungan, yang dinamakan Sisa Hasil Usaha (SHU). Melalui SHU, keberhasilan koperasi dalam mengelola usahanya akan terlihat.

Berikut ini adalah beberapa pengertian shu menurut para ahli/menurut UU No. 22 Tahun 1992/ pembagian shu/ perhiutngan shu/ faktor yang mempengaruhi dan faktor yang menghambat.

Pengertian Menurut Para Ahli

Pengertian SHU menurut Soemarno

Sisa hasi usaha dalam koperasi adalah sejumlah pendapatan yang diperoleh dalam satu tahun yang sudah dikurangi dari penyusutan serta beban-beban dari tahun buku yang bersangkutan.

Pengertian SHU menurut Sitio dan Tamba

Sisa hasil usaha (SHU) adalah selisih dari seluruh pemasukan atau penerimaan total (total revenue) dengan biaya total (total cost) dalam satu tahun buku bila dilihat dari aspek ekonomi manajerial.

Pengertian SHU menurut UU No 22 Tahun 1992

SHU menurut UU Koperasi adalah sebagai berikut:

  1. SHU Koperasi adalah pendapatan koperasi yang didapatkan selama satu tahun buku yang dikurangi dengan biaya-biaya, penyusutan dan kewajiban lainnnya termasuk diantaranya adalah pajak dalam satu tahun buku yang bersangkutan.
  2. SHU setelah dikurangi (disisihkan) untuk dana cadangan, dibagikan kepada anggota sesuai dengan jasa usaha yang sudah dilakukan oleh setiap masing-masing anggota koperasi. Disamping itu digunakan pula untuk keperluan pendidikan koperasi dan kebutuhan koperasi yang lain sesuai dengan rapat anggota koperasi.

Baca juga:

  1. Cara Menghitung SHU Beserta Contoh Soal Dan Pembagiannya
  2. 11 Sumber Modal Koperasi (UU 25 Tahun 1992)
  3. 12 Cara Mendirikan Koperasi (Simpan Pinjam, Yang Benar)

Pembagian SHU

Setiap anggota koperasi akan menerima SHU koperasi dari dua kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh anggota koperasi itu sendiri.

  1. SHU atas jasa modal

Pembagian atas jasa modal ini menunjukkan bahwa anggota koperasi adalah pemilik modal (investor) dikarenakan melalui modalnya (simpanan) digunakan untuk menjalankan kegiatan ekonomi koperasi sampai menghasilkan SHU pada tahun buku yang bersangkutan.

  1. SHU atas jasa usaha

Pembagian atas jasa usaha menunjukkan bahwa anggota koperasi adalah sebagai pemilik dan juga sebagai pelanggan atau pemakai usaha koperasi. Jadi dari jasa yang dilakukan oleh setiap anggota terhadap usaha yang ada pada koperasi tersebut akan mendapatkan sisa hasil usaha.

SHU yang diterima oleh setiap anggota akan berbeda yang disesuaikan oleh jumlah (besar/kecil) partisipasi modal beserta transaksi yang dilakukan kepada usaha-usaha yang dijalankan oleh koperasi.

Perhitungan Sisa Hasil Usaha 

SHU akan dibagikan setelah sebelumnya dikurangi untuk dana cadangan. Jumlah yang dibagikan pun sesuai dengan jasa usaha dan modal yang dilakukan oleh setiap individu anggota.  Pembagian sisa hasil usaha ditetapkan pada rapat anggota koperasi. Pembagian SHU bisa diikhtisarkan sebagai berikut:

  1. Anggota
  2. Cadangan koperasi
  3. Bagian pengurus
  4. Bagian pegawai/karyawan
  5. Program pendidikan koperasi
  6. Program pembangunan daerah kerja
  7. Program sosial

Perhitungan akhir tahun bisa dilihat pada 45 ayat 1 UU No.25/1992 yaitu dirumuskan sebagai berikut:

SHU = Pendapatan – (Biaya + Penyusutan + Kewajiban Lain + Pajak)

Rumus diatas dapat disederhanakan menjadi:

SHU = TR – TC

Baca juga:

  1. 4 (Tahap Lengkap) Cara Mendirikan Koperasi Sekolah Dan Contohnya
  2.  4 Tingkatan Koperasi Di Indonesia (Struktur Dan Usahanya) Lengkap

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sisa Hasil Usaha (SHU)

Menurut Atmadji

Faktor yang mempengatuhi Sisa Hasil Usaha (SHU) biasanya diceriminkan oleh indikator keuangan seperti modal sendiri, modal luar, volume usaha. Namun disisi lain indikator non-keuangan juga ikut mempengaruhi perkembangan SHU itu sendiri, misalnya jumlah anggota, jumlah tenaga kerja beserta unit koperasi itu sendiri.

Menurut Iramani dan E. Kristijadi

Faktor yang dapat mempengaruhi sisa hasil usaha koperasi diantaranya adalah volume usaha, jumlah anggota koperasi dan jumlah simpanan (modal sendiri) dan jumlah hutang (modal asing).

Faktor Penghambat Koperasi

Faktor yang dapat menghambat pekembangan koperasi diantaranya adalah banyak yang belum mendalami hakikat koperasi baik dalam pengurus atau anggota koperasi, sikap tidak konsisten terhadap koperasi serta terbatasnya sarana pelayanan rendahnya kesadaran anggota kedudukan sebagai pemilik dan langganan.

Demikianlah tadi 3 Pengertian Sisa Hasil Usaha Menurut Para Ahli. Semoga bermanfaat bagi pembaca. Terimakasih banyak atas kunjungannya. Jangan lupa vote and share yaa!  🙂

Kunjungi Artikel Lainnya:

  1. [Lengkap] Contoh Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang Beserta Penjelasan
  2. Pengertian Badan Hukum Serta Bentuk-Bentuk Dan Tanggung Jawabnya
  3. Apa Itu Firma ? Cara Mendirikan Firma, Dasar Hukum Dan Ciri-Cirinya
  4. Pengertian Joint Venture, Ciri-Ciri, Contoh Serta Kelebihan dan Kekurangannya
  5. Pengertian Badan Usaha, Jenis-Jenis, Fungsi dan Bentuknya
  6. Pengertian Perusahaan Umum, Persero Serta Ciri-Ciri, Tujuan Dan Contohnya
Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *