Kegiatan Ekonomi: Pengertian, Jenis dan Pelakunya

Posted on
pengertian dan jenis kegiatan ekonomi

Kehidupan manusia tentu tidak lepas dari yang namanya kegiatan ekonomi. Disadari atau tidak, kegiatan ini adalah salah satu unsur penting yang memberikan pengaruh cukup besar terhadap kelangsungan hidup masyarakat. Namun sayangnya, meskipun sering melakukannya, tidak sedikit masyarakat yang masih belum paham dengan kegiatan yang dimaksud. 

Masyarakat ini sendiri nantinya akan berperan sebagai pelaku ekonomi, di mana antar pelaku ekonomi harus saling bekerjasama supaya tujuan dari kegiatan ekonomi dapat terwujud. Ingin tahu lebih banyak? Mari simak pembahasan singkat berikut ini. 

Pengertian Kegiatan Ekonomi

Pada dasarnya, kegiatan yang telah disebutkan sebelumnya merupakan kegiatan yang dilakukan oleh para manusia agar kebutuhan dapat hidupnya terpenuhi. Dalam kalimat yang lain, kegiatan tersebut merupakan usaha manusia demi mencapai kemakmuran dan kesejahteraan dalam hidupnya. 

Kegiatan ini terdiri atas 3 macam kegiatan, yakni kegiatan produksi, kegiatan distribusi dan kegiatan konsumsi. Pastinya, masing-masing kegiatan tersebut mempunyai hubungan yang saling terkait serta tidak bisa dipisahkan satu sama lain. 

Baca : 8 Contoh Kegiatan Ekonomi Masyarakat di Indonesia

Jenis Kegiatan Ekonomi

1. Kegiatan Produksi

Kegiatan produksi merupakan kegiatan atau pekerjaan atau aktifitas yang akan menghasilkan suatu barang atau jasa yang kemudian disebut sebagai produk. Contohnya ialah pembuatan sepatu, pembuatan makanan, pembuatan sabun dan lain sebagainya. 

Bukan hanya itu, kegiatan produksi juga mengacu pada upaya untuk memberikan tambahan nilai guna dari suatu jasa maupun barang. Contohnya seperti pengusaha mebel.

Pengusaha tersebut juga melakukan aktifitas produksi dengan cara memberikan nilai tambah pada kayu sehingga menjadi benda lain yang lebih bermanfaat seperti kursi, lemari, meja dan lain sebagainya. 

Berbagai barang atau jasa yang dihasilkan dari kegiatan ini nanti akan disalurkan atau didistribusikan sehingga para konsumen bisa menjangkaunya dan menikmatinya.

Untuk kegiatan inipun hasilnya nanti bisa menjadi 3 macam, yakni barang mentah, barang yang sudah jadi dan barang setengah jadi. Kemudian, siapapun yang berperan sebagai penghasil produk akan disebut sebagai produsen. 

Baca : 9 Contoh Kegiatan Produksi, Konsumsi dan Distribusi 

2. Kegiatan Konsumsi

Kegiatan konsumsi ini adalah kegiatan yang mengurangi kegunaan suatu barang atau jasa atau bahkan menghabiskannya demi memenuhi kebutuhan.

Siapapun yang bertindak dalam kegiatan konsumsi akan disebut sebagai konsumen. Sementara contoh dari kegiatan konsumsi ialah membeli makanan untuk dikonsumsi, menggunakan listrik, membeli pakaian dan lain sebagainya. 

Dalam kegiatan konsumsi ini ada 3 pelaku utama yang terdiri atas pemerintah, industri atau perusahaan dan rumah tangga keluarga. Disadari atau tidak, pemerintah juga turut melakukan kegiatan konsumsi demi menjalankan roda pemerintahan serta menunjang kegiatan masyarakat. Contohnya ialah impor daging sapi agar harga daging tidak naik terus, pengadaan rumah murah bagi PNS dan lain sebagainya. 

Kemudian untuk industri atau perusahaan, kegiatan konsumsi dilakukan demi memenuhi berbagai kebutuhan terutama terkait dengan kebutuhan lokasi untuk pabrik, kebutuhan karyawan, kebutuhan bahan baku, kebutuhan mesin, alat tulis kantor dan lain sebagainya. 

Sementara pada rumah tangga, tingkat kebutuhan konsumsi masing-masing individu yang ada di dalamnya adalah berbeda. Dalam pemenuhannya, biasanya akan dilakukan sejumlah pertimbangan seperti mendahulukan kebutuhan pokok, konsumsi disesuaikan dengan pendapatan serta menghindari konsumsi hal-hal yang sifatnya kurang perlu. 

Baca : 6 Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Rumah Tangga

3. Kegiatan Distribusi

Kegiatan distribusi merupakan kegiatan yang berfokus pada penyaluran produk dari pihak produsen sehingga produk yang dimaksud dapat tersebar secara luas pada konsumen yang membutuhkan.

Dalam perekonomian, kegiatan ekonomi yang ketiga ini diperlukan supaya antara jumlah produk yang tersedia bisa sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Tujuan dilakukannya kegiatan distribusi ialah guna memastikan agar proses produksi dapat terjamin kelangsungannya dan sekaligus memastikan bahwasanya produk yang didistribusikan bisa diterima dalam kondisi yang baik oleh para konsumen. Adapun orang-orang yang ikut ambil peran dalam penyaluran produk seperti ini akan disebut sebagai distributor. 

Perlu diketahui juga bahwasanya kegiatan distribusi ini terdiri atas beberapa aktifitas sekaligus. Aktifitas yang dimaksud ialah pembelian produk dari pihak produsen, pengangkutan produk, pengemasan atau yang mungkin lebih Anda kenal dengan pengepakan, proses penjualan pada para pedagang besar, penyimpanan, standarisasi kualitas, klasifikasi produk, promosi dan penyaluran. 

Maka dari itu, harus dipahami bahwa kegiatan ini mempunyai banyak rantai penghubung. Sehingga produk yang didistribusikan bisa sampai di waktu yang tepat dan di tempat yang tepat pula sehingga para konsumen bisa segera mengkonsumsinya. 

Pelaku Kegiatan Ekonomi

Dalam setiap kegiatan, tentu ada pelakunya, termasuk dalam kegiatan yang bertujuan memenuhi kebutuhan hidup ini. Secara singkat, yang dimaksud sebagai pelaku ialah setiap subjek, baik itu perseorangan maupun kelompok (yang tercakup juga di dalamnya ialah pihak swasta, pemerintah maupun organisasi) yang melakukan berbagai hal dalam bidang ekonomi. 

Pelaku-pelaku tersebut akan dikelompokkan menjadi 4, yakni sebagai berikut. 

  1. Rumah tangga produksi atau produsen yang merupakan penghasil aneka barang dan jasa yang diperlukan oleh masyarakat. Oleh karena itu, bisa dikatakan juga bahwa produsen inilah yang mengawali semua rangkaian dari kegiatan ekonomi
  2. Rumah tangga konsumsi atau konsumen ialah pihak-pihak yang melakukan kegiatan konsumsi produk yang dihasilkan oleh produsen, baik itu secara perseorangan maupun dalam kelompok. Untuk menjalankan perannya tersebut, tentu konsumen perlu mengeluarkan sebagian harta miliknya agar bisa menikmati produk-produk yang diinginkannya
  3. Rumah tangga pemerintah, yang mempunyai peran utama dalam hal pengendalian perekonomian. Selain itu, pemerintah mempunyai beberapa tugas penting yang di antaranya ialah menyiapkan berbagai produk yang diperlukan masyarakat, membuat kebijakan demi terjaganya stabilitas ekonomi, membelanjakan pendapatan negara demi kegiatan pemerintahan dan lain sebagainya
  4. Masyarakat luar negeri yang berperan sebagai investor, ahli, konsumen dan sekaligus produsen.

Baca lebih lanjut mengenai 15 Peran Rumah Tangga Konsumen, Produsen Dan Pemerintah Sebagai Pelaku Kegiatan Ekonomi.

Pada intinya, setiap manusia perlu melakukan kegiatan ekonomi demi mempertahankan hidupnya. Dalam menjalankan kegiatan tersebut, setiap individu juga perlu bekerjasama sehingga tujuan dari kegiatan yang dimaksud dapat tercapai.

Karena apabila ada satu saja pelaku ekonomi yang tidak berperan sebagaimana mestinya, tujuan dari kegiatan tersebut tidak akan tercapai. Semoga bermanfaat. 

Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.