Arti Ekuitas dalam Dunia Keuangan dan Perusahaan

Posted on

Ekuitas adalah hak dari pemilik perusahaan yaitu selisih antara total aktiva dan kewajiban yang ada, namun ekuitas tidak dapat dijual atau tidak memiliki ukuran nilai jual perusahaan.

Pada dasarnya ekuitas berasal dari investasi pemilik dan hasil dari usaha perusahaan.

Ekuitas akan berkurang disebabkan penarikan modal pribadi (prive) atau karena pembagian keuntungan dan kerugian.

pengertian ekuitas dan 5 jenisnya

Pengertan Ekuitas

Ekuitas adalah sebuah perkiraan yang mencerminkan besarnya hak atau kepentingan pemilik perusahaan pada harta perusahaan.

Kalau sesuai pada persamaan dasar akuntansi, kolom sisi kiri (debet) berisi kelompok harta dan pada sisi kanan (kredit) berisi kelompok hutang dan ekuitas.

Pada sisi kiri merupakan sumber daya yang dimiliki perusahaan dan pada sisi kanan menunjukkan besarnya kepemilikan harta perusahaan dan kepentingan kreditor.

Manfaat Ekuitas

  1. Ekuitas untuk mendanai proses bisnis perusahaan, pembelian aset dan investasi proyek.
  2. Menambah modal perusahaan, dengan cara menjual saham ekuitas.
  3. Bagi investor, saham ekuitas lebih memungkinkan untuk mendapat pembagian keuntungan yang lebih besar.
  4. Ekuitas untuk mengukur nilai saham investor di perusahaan.
  5. Dengan memiliki ekuitas yang besar, seseorang bisa memberikan suara untuk mengambil keputusan dalam bisnis perusahaan.
  6. Ekuitas mencerminkan kesehatan organisasi bisnis/perusahaan.

Rumus Ekuitas

Rumus Ekuitas = Total Aset (Harta) – Total Kewajiban (Utang)

Contohnya seorang pengusaha menyetorkan modal ke perusahaan sebanyak 100 juta, saat ini perusahaan sedang menanggung hutang untuk pembelian mobil kantor sebesar 30 juta, artinya nilai ekuitas sebesar 70 juta.

Baca: Laporan perubahan modal / ekuitas perusahaan

Unsur-Unsur Ekuitas

Ekuitas merupakan nilai yang akan diperhatikan oleh perusahaan. Karena ekuitas mewakili nilai perusahaan. Ekuitas yang semakin kecil menandakan perusahaan sedang tidak sehat.

Berikut beberapa unsur-unsur dalam ekuitas diantaranya:

1. Modal disetor

Modal ini adalah jumlah uang yang disetorkan oleh pemegang saham yang umumnya dibagi menjadi 2 kelompok yitu:

  • Modal saham, adalah jumlah ni=ominal saham yang beredar.
  • Agio/Disagio Saham , adalah selisih antara setoran pemegang saham dengan jumlah nominal saham. Agio adalah selisih atas nominal sedangkan disagio adalah selisih dibawah nominal. Di dalam neraca suatu agio akan ditambahkan pada modal saham yang beredar dan disagio akan diuangkan. (Baca juga: pengertian pendapatan dalam akuntansi )

2. Laba ditahan

Modal ini merupakan kumpulan dari laba tahun-tahun sebelumnya yang tidak dibagi sebagai deviden. Laba ini berasal dari dalam perusahaan. apabila laba ini bersaldo debit maka akan disebut defisit.

Jenis modal laba tidak dibagi ini sewaktu-waktu dapat diminta oleh yang bersangkutan (pemegang saham) sebagai deviden.

Bagaiamana seandainya jika tiba-tiba laba tidak dibagi diminta?

Perusahaan harus mengantisipasi apabila laba tidak dibagi diminta sebagai deviden dengan membuat cadangan-cadangan dari laba tidak dibagi.

3. Modal Penilaian Kembali

Apabila dilakukan penilaian kembali terhadap aktiva-aktiva perusahaan, maka selisih nilai buku lama (buku periode sebelumnya) dengan nilai buku yang baru dicatat sebagai modal penilaian kembali.

(Baca juga: pengertian aktiva lancar dan tidak lancar

4. Modal Sumbangan

Modal sumbangan adalah modal yang timbul akibat sebuah perusahaan memperoleh aktiva yang berasal dari sumbangan.

5. Modal Lain-lain

Modal ini contohnya seperti modal pada cadangan laba tidak dibagi seperti cadangan untuk ekspansi, cadangan penurunan harga persediaan, cadangan pelunasan obligasi dan sebagainya.

Jumlah laba tidak dibagi yang sudah dicadangkan tidak bisa diminta kembali sebagai deviden.

Jenis-Jenis Ekuitas

Pada intinya, ekuitas melambangkan kepemilikian di suatu perusahaan. Ekuitas juga menjadi ukuran dalam menilai suatu perusahaan.

Ada jenis-jenis ekuitas yang perlu kita ketahui diantaranya:

Saham Biasa

Saham biasa adalah jenis ekuitas yang menjadi awal investasi dalam bisnis.

Pemilik saham biasa ini seperti pemilik perusahaan, karena mereka punya hak aset perusahaan, dan punya kewenangan terhadap proses bisnis dan bertanggung jawab terhadap bisnis perusahaan.

Saham Preferen

Saham preferen hampir sama dengan saham biasa, perbedaannya hanya di tanggung jawab yang lebih sedikit, juga tidak memiliki tanggungjawab pada bisnis perusahaan.

Pemilik saham preferen bisa mempunyai aset dan pendapatan perusahaan berupa deviden.

Saham Treasuri

Adalah model saham yang berfungsi menilai jumlah pembelian kembali saham biasa dari investor.

Kesimpulan

Apa itu ekuitas?

Ekuitas adalah sebuah perkiraan yang mencerminkan besarnya hak atau kepentingan pemilik perusahaan pada harta perusahaan.

Apa rumus ekuitas?

Ekuitas = Total Harta – Total Kewajiban

Apa jenis-jenis ekuitas?

  1. Saham biasa
  2. Saham preferen
  3. Saham treasuri

Apa unsur-unsur ekuitas?

  1. Modal disetor
  2. Laba ditahan
  3. Modal Penilaian Kembali
  4. Modal Sumbangan
  5. Modal Lain-lain

Demikianlah pembahasan mengenai arti ekuitas.  Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian, dan terima kasih banyak atas kunjungannya.

Gravatar Image
Accounting Blogger, Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.