Metode Perpetual dan Periodik | Sistem Pencatatan Persediaan

Posted on
sistem pencatatan persediaan periodik dan perpetual

Metode Perpetual dan periodik – Pencatatan barang dagang dalam perusahaan dagang dilakukan dengan menggunakan metode pencatatan yang umum digunakan yaitu dengan sistem metode periodik dan sistem pencatatan metode perpetual.

TIm akuntansilengkap.com akan mengulas tentang poin pembahasan berikut:

Metode Perpetual – Sistem Pencatatan Persediaan

Metode perpetual (perpetual inventory system) adalah sistem pencatatan yang akan membuat catatan setiap kali terjadi mutasi persediaan, seperti pembelian, penjualan atau retur pembelian.

Baca tentang Metode Pencatatan Kas Kecil

Contoh Sistem Pencatatan Perepetual

PD Abadi adalah sebuah perusahaan dagang yang melakukan pencatatan berdasarkan sistem perpetual. Berikut ini transaksi PD Abadi selama bulan Juli 2015

  • 2. Juli. Membeli sejumlah barang dagang dari PD Jaya Rp 3.000.000,00 dengan syarat 2/10 n/30 dan beban angkut sebesar Rp.200.000,00
  • 5 Juli. Membeli barang dagang dari PD Sejahtera Rp 5.000.000,00 dengan syarat 2/15 n/30
  • 6 Juli. Mengembalikan barang dagang yang telah dibeli dari PD Sejahtera karena rusak sebesar Rp 500.000,00
  • 10 Juli. Menjual barang dagang pada PD Ceria sebesar Rp.6.000.000,00 (harga pokok Rp 4.500.000,00) dengan syarat pembayaran 2/10 n/30 dan beban angkut sebesar Rp 200.000,00
  • 11 Juli. Membeli barang dagang dari PD Jaya Rp 5.000.000,00 dengan syarat 2/10 n/30 dan beban angkut sebesar Rp.500.000,00
  • 13 Juli. Pengembalian barang dagang dari PD Ceria sebesar Rp.1.000.000,00 (harga pokok Rp 700.000,00)
  • 14 Juli. Diterima dari PD Ceria pelunasan faktur tanggal 10 Oktober 2015
  • 15 Juli. Membayar hutang pada PD Jaya atas faktur tanggal 2 Oktober 2015
  • 20 Juli. Menjual barang dagang pada PD Mentari sebesar Rp.5.000.000,00 (harga pokok Rp 4.000.000,00) dengan syarat pembayaran 2/10 n/30 dan beban angkut sebesar Rp 200.000,00
  • 28 Juli. Pengembalian barang dagang dari PD Mentari sebesar Rp.1.500.000,00 (harga pokok Rp 900.000,00)

Diminta:

  1. Buatlah jurnal atas transaksi di atas
  2. Susunlah laporan penjualan untuk periode Oktober 2015

Metode Periodik

Metode Periodik (periodic inventory system) adalah sistem pencatatan yang akan mencatat transaski mutasi pembelian ke dalam akun pembelian yang merupakan akun sementara dan harus dilakukan pengecekan fisik terhadap persediaan barang dagang di akhir periode, atau biasa disebut stock opname.

Contoh Soal Metode Periodik

Contoh transaksi perusahaan yang pencatatan persediaannya menggunakan sistem periodik.

PD. Dipasena merupakan perusahaan dagang yang menggunakan sistem pencatatan persediaan periodik. Persediaan awal barang dagang sebesar Rp. 2.000.000 berikut transaksi bulan Oktober 2015

  • 2 Okt. Membeli barang dagang dari PD. Jaya dengan jumlah Rp 3.000.000,00 dengan syarat 2/10 n/30 dan terdapat beban angkut sebesar Rp.200.000,00
  • 5 Okt. Membeli barang dagang dari PD Sejahtera Rp 5.000.000,00 dengan syarat pembayaran 2/15 n/30
  • 6 Okt. Mengembalikan barang dagang yang dibeli dari PD Sejahtera karena rusak sebesar Rp 500.000,00
  • 10 Okt. Menjual barang dagang pada PD Ceria sebesar Rp.6.000.000,00dengan syarat 2/10 n/30 dan beban angkut sebesar Rp 200.000,00
  • 11 Okt. Membeli barang dagang dari PD Jaya sebesar Rp 5.000.000,00 dengan syarat 2/10 n/30 serta beban angkut sebesar Rp.500.000,00
  • 13 Okt. Pengembalian barang dagang oleh PD Ceria sebesar Rp 1.000.000,00 karena tidak sesuai pesanan.
  • 14 Okt. Diterima pelunasan faktur tanggal 10 Oktober 2015 dari PD Ceria
  • 15 Okt. Membayar hutang pada PD Jaya atas faktur tanggal 2 Oktober 2015
  • 20 Okt. Menjual barang dagang pada PD Sentosa senilai Rp.5.000.000,00 dengan syarat pembayaran 2/10 n/30 dan beban angkut sebesar Rp 200.000,00
  • 28 Okt. Pengembalian barang dagang dari PD Sentosa sebesar Rp 1.500.000,00
  • 31 Okt. Persediaan barang dagang akhir Rp 8.000.000,00

Diminta:

  1. Buatlah jurnal atas transaksi tersebut di atas.
  2. Susunlah laporan laba kotor untuk periode Oktober 2015.

Jurnal atas transaksi diatas.

Jurnal Metode Periodik

PD. Jaya
Laporan Laba Kotor
Periode Oktober 2015

(dalam Rp,)

Penjualan11.000.000
Retur Penjualan2.500.000
Potongan Penjualan100.000
(2.600.000)
Penjualan Bersih8.400.000
Persediaan Barang Dagang Awal Periode2.000.000
Pembelian13.000.000
Beban Angkut Pembelian700.000
13.700.000
Retur Pembelian(500.000)
Pot Pembelian(64.000)
Pembelian Bersih13.136.000
Barang Yang Tersedia Untuk di Jual15.136.000
Pers. Barang Akhir Periode(8.000.000)
Total Harga Pokok Penjualan7.136.000
Laba Kotor Periode Otober 20151.264.000

Perbedaan Metode Perpetual dan Periodik

Perusahaan yang menggunakan sistem persediaan priodik akan mencatat pembelian barang dagang, dengan mendebet rekening pembelian yang merupakan rekening sementara, untuk mengumpulkan seluruh harga pokok barang yang dibeli pada periode tertentu dan pada akhir periode rekening ini harus ditutup.

Berikut ini adalah table perbedaan sistem periodik dengan perpetual.

perbedaan sistem periodik dan perpetual 1

Demikian lah penjelasan mengenai Metode Sistem Pencatatan Persediaan Periodik Dan Perpetual Beserta Contoh Transaksinya. Semoga bermanfaat. Sekian dan terimakasih.

Baca Juga : 

No votes yet.
Please wait…