Metode Sistem Pencatatan Persediaan Periodik Dan Perpetual Beserta Contoh Transaksinya

Posted on

sistem pencatatan persediaan periodik dan perpetual

Metode Sistem Pencatatan Persediaan Periodik Dan Perpetual – Pencatatan barang dagang dalam perusahaan dagang dilakukan dengan menggunakan metode pencatatan yang umum digunakan yaitu dengan sistem periodik dan sistem perpetual. Kali ini akuntansilengkap.com akan membahas mengenai kedua sistem tersebut.

Pencatatan Persediaan


  1. Perpetual (perpetual inventory system)

Sistem pencatatan perpetual ini akan membuat catatan setiap kali terjadi mutasi persediaan seperti pembelian, penjualan atau retur pembelian.

  1. Periodik (periodic inventory system)

Sistem pencatatan periodik ini akan mencatat transaski mutasi pembelian ke dalam akun pembelian yang merupakan akun sementara dan harus dilakukan pengecekan fisik terhadap persediaan di akhir periode atau biasa disebut stock opname.

  1. Perbedaan Sistem periodik dan Sistem perpetual

Perusahaan yang menggunakan sistem persediaan priodik akan mencatat pembelian barang dagang dengan mendebet rekening pembelian yang merupakan rekening sementara untuk mengumpulkan seluruh harga pokok barang yang dibeli pada periode tertentu dan pada akhir periode rekening ini harus ditutup.

Berikut ini adalah table perbedaan sistem periodik dengan perpetual.

perbedaan sistem periodik dan perpetual 1

Contoh Transaksi Perusahaan Dagang


Contoh transaksi perusahaan yang pencatatan persediaannya menggunakan sistem periodik.

PD. Dipasena merupakan perusahaan dagang yang menggunakan sistem pencatatan persediaan periodik. Persediaan awal barang dagang sebesar Rp. 2.000.000 berikut transaksi bulan Oktober 2015

2 Okt. Membeli barang dagang dari PD. Jaya dengan jumlah Rp 3.000.000,00 dengan syarat 2/10 n/30 dan terdapat beban angkut sebesar Rp.200.000,00

5 Okt. Membeli barang dagang dari PD Sejahtera Rp 5.000.000,00 dengan syarat pembayaran 2/15 n/30

6 Okt. Mengembalikan barang dagang yang dibeli dari PD Sejahtera karena rusak sebesar Rp 500.000,00

10 Okt. Menjual barang dagang pada PD Ceria sebesar Rp.6.000.000,00dengan syarat 2/10 n/30 dan beban angkut sebesar Rp 200.000,00

11 Okt. Membeli barang dagang dari PD Jaya sebesar Rp 5.000.000,00 dengan syarat 2/10 n/30 serta beban angkut sebesar Rp.500.000,00

13 Okt. Pengembalian barang dagang oleh PD Ceria sebesar Rp 1.000.000,00 karena tidak sesuai pesanan.

14 Okt. Diterima pelunasan faktur tanggal 10 Oktober 2015 dari PD Ceria

15 Okt. Membayar hutang pada PD Jaya atas faktur tanggal 2 Oktober 2015

20 Okt. Menjual barang dagang pada PD Sentosa senilai Rp.5.000.000,00 dengan syarat pembayaran 2/10 n/30 dan beban angkut sebesar Rp 200.000,00

28 Okt. Pengembalian barang dagang dari PD Sentosa sebesar Rp 1.500.000,00

31 Okt. Persediaan barang dagang akhir Rp 8.000.000,00

Diminta:

  1. Buatlah jurnal atas transaksi tersebut di atas.
  2. Susunlah laporan laba kotor untuk periode Oktober 2015.

Jurnal atas transaksi diatas.


PD. Jaya

Laporan Laba Kotor

Periode Oktober 2015

jurnal sistem periodik 5

 

Contoh sistem pencatatan perepetual

PD Abadi adalah sebuah perusahaan dagang yang melakukan pencatatan berdasarkan sistem perpetual. Berikut ini transaksi PD Abadi selama bulan Juli 2015

2. Juli. Membeli sejumlah barang dagang dari PD Jaya Rp 3.000.000,00 dengan syarat 2/10 n/30 dan beban angkut sebesar Rp.200.000,00

5 Juli. Membeli barang dagang dari PD Sejahtera Rp 5.000.000,00 dengan syarat 2/15 n/30

6 Juli. Mengembalikan barang dagang yang telah dibeli dari PD Sejahtera karena rusak sebesar Rp 500.000,00

10 Juli. Menjual barang dagang pada PD Ceria sebesar Rp.6.000.000,00 (harga pokok Rp 4.500.000,00) dengan syarat pembayaran 2/10 n/30 dan beban angkut sebesar Rp 200.000,00

11 Juli. Membeli barang dagang dari PD Jaya Rp 5.000.000,00 dengan syarat 2/10 n/30 dan beban angkut sebesar Rp.500.000,00

13 Juli. Pengembalian barang dagang dari PD Ceria sebesar Rp.1.000.000,00 (harga pokok Rp 700.000,00)

14 Juli. Diterima dari PD Ceria pelunasan faktur tanggal 10 Oktober 2015

15 Juli. Membayar hutang pada PD Jaya atas faktur tanggal 2 Oktober 2015

20 Juli. Menjual barang dagang pada PD Mentari sebesar Rp.5.000.000,00 (harga pokok Rp 4.000.000,00) dengan syarat pembayaran 2/10 n/30 dan beban angkut sebesar Rp 200.000,00

28 Juli. Pengembalian barang dagang dari PD Mentari sebesar Rp.1.500.000,00 (harga pokok Rp 900.000,00)

Diminta:

  1. Buatlah jurnal atas transaksi di atas
  2. Susunlah laporan penjualan untuk periode Oktober 2015

Demikian lah penjelasan mengenai Metode Sistem Pencatatan Persediaan Periodik Dan Perpetual Beserta Contoh Transaksinya. Semoga bermanfaat. Sekian dan terimakasih.

Baca Juga : 

 

Gravatar Image
Accounting Blogger, Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung. Materi artikel, penulis rangkum dari berbagai sumber. Kritik dan saran, silahkan dikirimkan melalui halaman kontak website.