Jenis-Jenis Tenaga Kerja Contohnya

Posted on
Jenis-Jenis Tenaga Kerja Contohnya
4 (80%) 1 vote

Dampak Positif dan Dampak Negatif Pembangunan Ekonomi

Jenis-jenis tenaga kerja | Pada artikel ini, sobat akan menemukan istilah-istilah baru tentang tenaga kerja seperti, tenaga kerja menurut kemempuan, tenaga kerja menurut fungsi pokoknya. Contohnya tenaga kerja terdidik, tenaga kerja langsung dan tidak langsung yang dibedakan sesuai dengan kelompoknya.

Harapannya, setelah membaca artikel ini, sobat bisa mengetahuinya secara jelas. Kolom komentar sudah kami sediakan, jika ada tambahan atau koreksi dari sobat pembaca.

Nah, sebelum kita membahas mengenai jenis-jenis tenaga kerja secara lengkap, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu pengertian dari tenaga kerja tersebut.

Tahukah kamu?
Tenaga kerja adalah semua orang yang mampu bekerja baik sudah memiliki suatu pekerjaan ataupun sedang mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri ataupun masyarakat.

Tenaga kerja merupakan salah satu hal penting dan faktor produksi dalam suatu negara, karena tenaga kerja mampu memberikan pengaruh terhadap perekonomian suatu negara. Tenaga kerja juga mampu memberikan dampak yang buruk bagi perekonomian negara, misalnya jumlah tenaga kerja yang sangat banyak dan tidak selaras dengan banyaknya lapangan kerja yang tersedia maka akan mengakibatkan bertambahnya jumlah pengangguran sehingga pada akhirnya akan berdampak buru bagi kehidupan sosial suatu masyarakat.

Jenis-Jenis Tenaga Kerja

Tenaga kerja secara umum dapat dibagi menjadi beberapa golongan, diantaranya menurut sifatnya, kualitasnya, dan lain sebagainya. Untuk lebih jelasnya, dibawah ini merupakan jenis-jenis tenaga kerja yang ada di dalam masyarakat :

1. Menurut Kemampuannya

Di bawah ini jenis-jenis tenaga kerja menurut kemampuannya adalah sebagai berikut :

  • Tenaga kerja terdidik

Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang memiliki riwayat pendidikan yang tinggi. Pendidikan tertinggi pada tenaga kerja terdidik ialah maksimal lulusan S1 (sarjana). Contoh dari tenaga kerja terdidik adalah guru, dokter, insinyur, polisi, dan lain sebagainya.

  • Tenaga kerja terlatih

Tenaga kerja terlatih adalah tenaga kerja yang mengandalkan keterampilan atau kemampuan khusus yang dimilikinya. Tenaga kerja terlatih ini tidak harus orang-orang yang memiliki riwayat pendidikan yang tinggi namun mampu menguasai keterampilan tertentu dan memiliki daya tangkap yang baik.

Contoh tenaga kerja terlatih adalah akuntan, teknisi, sopir dan lain sebagainya.

  • Tenaga kerja tidak terdidik

Tenaga kerja tidak terdidik adalah tenaga kerja yang tidak memiliki riwayat pendidikan yang tinggi dan tidak memiliki keterampilan atau kemampuan tertentu, misalnya hanya sampai lulusan SMP ataupun SD.

Contoh dari tenaga kerja tidak terdidik adalah kuli bangunan, buruh cuci, buruh rongsok, dan lain sebagainya.

2. Menurut Sifatnya

Dibawah ini jenis-jenis tenaga kerja menurut sifatnya adalah sebagai berikut :

  • Tenaga kerja rohani

Tenaga kerja rohani adalah tenaga kerja yang lebih memanfaatkan dan menggunakan kemampuan otak atau pikirannya dibandingkan dengan tenaganya. Tenaga kerja rohani ini biasanya orang-orang yang bekerja di daerah yang bersih, berpenampilan baik dan sopan.

Contoh dari tenaga kerja rohani adalah direktur, manajer, kepala devisi, kepala cabang, dan lain sebagainya.

  • Tenaga kerja jasmani

Tenaga kerja jasmani adalah tenaga kerja yang lebih mengandalkan tenaganya dibandingkan kemampuan otak atau pikirannya. Biasanya jumlah tenaga kerja jasmani ini sangat banyak dibandingkan tenaga kerja rohani.

Contoh dari tenaga kerja jasmani adalah buruh pabrik.

3. Menurut Hubungan dengan Produk

Dibawah ini jenis-jenis tenaga kerja menurut hubungannya dengan produk adalah sebagai berikut :

  • Tenaga kerja langsung

Tenaga kerja langsung adalah tenaga kerja yang biasanya terjun langsung terhadap suatu barang atau produk.

Contoh tenaga kerja langsung adalah tenaga kerja yang berada dibagian produksi barang.

Jenis-Jenis Tenaga Kerja [Lengkap]

  • Tenaga kerja tidak langsung

Tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerja yang ada hubungannya dengan suatu barang atau produk namun tidak terjun langsung terhadap produk tersebut.

Contoh tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerja yang mendesain suatu produk yang akan dipasarkan.

4. Menurut Jenis Pekerjaannya

Dibawah ini jenis-jenis tenaga kerja menurut pekerjaannya adalah sebagai berikut :

  • Tenaga kerja lapangan

Tenaga kerja lapangan adalah tenaga kerja yang langsung terjun dilapangan.

Contoh tenaga kerja lapangan adalah marketing lapangan.

  • Tenaga kerja pabrik

Tenaga kerja pabrik adalah tenaga kerja yang biasanya bekerja disuatu pabrik.

Contoh tenaga kerja pabrik adalah buruh pabrik yang bekerja dibagian produksi.

  • Tenaga kerja kantor

Tenaga kerja kantor adalah tenaga kerja yang bekerja dalam suatu kantor atau perusahaan.

Contoh tenaga kerja kantor adalah tenaga administrasi atau keuangan perusahaan.

5. Menurut Fungsi Pokok dalam Perusahaan

Dibawah ini jenis-jenis produksi menurut fungsi pokok dalam suatu perusahaan adalah sebagai berikut :

  • Tenaga kerja bagian produksi

Tenaga kerja bagian produksi adalah tenaga kerja yang pekerjaannya membuat produk atau barang-barang yang akan dipasarkan.

Contoh tenaga kerja bagian produksi adalah buruh pabrik yang bekerja pada bagain produksi barang atau produk.

  • Tenaga kerja bagian pemasaran

Tenaga kerja bagian pemasaran adalah tenaga kerja yang bekerja pada bagian marketing atau pemasaran. Jenis tenaga kerja ini biasanya bertanggung jawab dalam memasarkan produk atau barang yang telah dibuat.

Contoh tenaga kerja bagian pemasaran adalah marketing.

  • Tenaga kerja bagian umum dan administrasi

Tenaga kerja bagian umum dan administrasi adalah tenaga kerja yang bekerja dalm hal mengurus surat-menyurat dan kepentingan lainnya diluar kepentingan pemasaran dan kepentingan produksi.

Contoh tenaga kerja bagian umum dan administrasi adalah sekretaris.

Demikianlah artikel diatas yang membahas mengenai Jenis-Jenis Tenaga Kerja [Lengkap]. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan serta bermanfaat bagi kalian yang membacanya. Terimakasih atas kunjungannya^^ Jangan lupa like and share yaa

Kunjungi artikel terkait:

  1. Motif Ekonomi [Pengertian, Jenis dan Macam-Macamnya]
  2.  [Lengkap] 11 Indikator Keberhasilan Pembangunan Ekonomi Suatu Negara
  3.  7 Masalah Pokok Ekonomi di Indonesia dan Cara Mengatasinya
  4. Pengertian Pasar Monopoli, Ciri Ciri Dan Contohnya Serta Kelebihan Dan Kekurangan
  5. 7 Jenis Produk Pasar Modal [Manfaat dan Fungsinya]

Comments are closed.