5 Pilihan Aplikasi Kredit tanpa Kartu Kredit

Posted on

Aplikasi kredit – Saat ini, orang semakin mudah berbelanja dengan sistem kredit tanpa kartu kredit. Hal ini dikarenakan, sejumlah perusahaan teknologi menyediakan layanan cicilan tanpa kartu dan juga bekerja sama dengan beragam e-commerce maupun toko onfline.

Aplikasi Kredit tanpa Kartu Kredit 

Buat Anda yang sedang memerlukan barang dalam waktu dekat namun budget sedang menipis, menurut Duwitmu, tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa aplikasi berikut ini:

  1. Kredivo

Anda dapat memilih dua metode pembayaran, yaitu pembayaran dalam jangka satu bulan dengan biaya layanan sebesar 1 persen dari nilai transaksi atau menggunakan skema cicilan dari 3-12 bulan dengan bunga sebesar 2,95 persen per bulan.

Persyaratan pengajuan, WNI berusia 18-60 tahun yang berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi dan Cirebon. Serta berpenghasilan minimal Rp.3.000.000,- per bulannya.

Baca juga : Daftar 5 Aplikasi Kasir Toko Gratis

  1. AkuLaku

AkuLaku menyediakan platfom kredit instan hingga lebih dari Rp.5.000.000,- dengan bunga harian sebesar 0,9 persen. Persyaratan pengajuan, WNI minimum usia 23 tahun yang berdomisili di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta dan berpenghasilan setiap bulannya.

  1. Home Credit

Home Credit memberlakukan biaya layanan berupa biaya administrasi sebesar Rp.199.000,-, biaya cicilan bulanan Rp.5.000,-, biaya pelunasan awal Rp.150.000,-. dan denda keterlambatan dimulai dari Rp.50.000,-. Untuk pengajuan berpenghasilan tetap minimum Rp.1.500.000,- perbulan.

Simak juga : 18 Daftar Aplikasi Pengatur Keuangan Android Terbaik

  1. Awan Tunai

Awan Tunai menawarkan limit pinjaman hingga Rp.5.000.000,- dalam 1 jam. Adapun tenor cicilan yang berlaku adalah 1 kali, 4 kali dan 7 kali dengan biaya jasa bulanan Rp.2.000.000,- sampai Rp.7.000,-. Namun, apliaksi ini hanya berlaku untuk orang yang berdomisili di Jakarta saja.

  1. PayLater

PayLater merupakan produk kredit tanpa kartu kredit terbaru dari Traveloka yang menyediakan pinjaman online. Proses pengajuan kredit hanya butuh kurang dari 1 jam. Setelahnya, Anda akan mendapatkan Rp.2.000.000,- sampai Rp.10.000.000,- untuk digunakan. Dengan kisaran suku bunga antara 2,14% – 4,78% perbulan.

Persyaratan pengajuan kredit di PayLater, memiliki KTP dan NPWP dan sudah berusia 21-25 tahun. 

Hal yang Harus Diperhatikan saat Melakukan Pinjaman

Dalam melakukan pinjaman, Anda juga harus teliti sebelum melakukan transaksi agar tidak mengalami kerugian dalam sistem pembayarannya, berikut adalah cara untuk mengantisipasinya:

  1. Perhatikan dan Bandingkan Harga Barang tidak Hanya dari Satu Toko

Dengan mengetahui perbandingan harga antar toko, Anda bisa mudah memilih nominal paling murah. Biasanya, ini akan bepengaruh pada cicilan yang lebih ringan. Dengan begitu, tidak akan kesulitan dalam mengangsurnya setiap bulannya.

  1. Perhatikan Suku Bunga dari Beberapa Leasing

Biasanya harga cicilan otomatis jauh lebih mahal daripada harga cash. Ini dikarenakan pihak leasing meminta suku bunga dari harga barang sebagai tanda balas jasa. Oleh karena itu, penting untuk memilih suku bunga rendah yang tidak jauh dari harga asli.

  1. Jeli dalam Memperhatikan Detail Biaya Tambahan 

Pihak leasing pasti meminta untuk melunasi biaya tertentu kepada debitur. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mencari tempat yang bebas dari biaya tambahan. Biasanya berlaku saat melakukan pinjaman, baik berupa potongan awal, pajak asuransi dan lain sebagainya.

  1. Membaca Point Kontrak Secara Teliti 

Dalam melakukan pembelian barang dengan cicilan, Anda harus melakukan tanda tangan kontrak terlebih dahulu. Biasanya terdapat ketentuan atau pasal dalam menggunakan jasa tersebut. 

Dengan melakukan kredit tanpa kartu kredit, proses tidak ribet pasti akan didapatkan. Akan tetapi, fikirkan juga berapa pembengkakan biaya. Selain itu, pilihlah platfom penyedia yang terpercaya agar mendapat banyak kenyamanan.

Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.