5 Teori Pertumbuhan Ekonomi (Klasik, Neo Klasik, Adam smith, Schumpeter)

Posted on
5 Teori Pertumbuhan Ekonomi (Klasik, Neo Klasik, Adam smith, Schumpeter)
3.9 (78.18%) 11 vote[s]

5 Teori Pertumbuhan Ekonomi (Klasik, Neo Klasik, Adam smith, Schumpeter)| Teori pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu teori yang menjabarkan mengenai gejala perubahan sosial maupun ekonomi yang terjadi di masyarakat. Terdapat 2 aspek utama dalam teori pertumbuhan ekonomi ini, yaitu mahzab analistis dan mahzab historis.

5 Teori Pertumbuhan Ekonomi

Teori Teori Pertumbuhan Ekonomi

Teori pertumbuhan ekonomi ini dibagi dalam beberapa kelompok, yaitu sebagai berikut:

1. Teori klasik

Teori klasik ini dikembangkan pada abad ke-17. Terdapat dua tokoh yang paling berpengaruh atas pemikiran teori klasik ini, yaitu Adam Smith dan David Ricardo.

Teori Pertumbuhan Ekonomi (Adam Smith)

Adam Smith merupakan salah satu tokoh klasik yang mengagas mengenai teori ekonomi, termasuk teori pertumbuhan ekonomi. Adam Smith berpendapat bahwa proses pertumbuhan ekonomi terdiri dari dua aspek utama yaitu pertumbuhan output total dan pertumbuhan ekonomi.

a. Pertumbuhan Output Total

Terdapat tiga unsur pokok dalam sistem produksi yaitu :

1. Tersedianya sumber daya alam yang menjadi batas maksimum bagi pertumbuhan suatu perekonomian.

Apabila sumber daya alam yang tersedia belum dimanfaatkan secara maksimal, maka jumlah penduduk dan persediaan barang modal yang tersedia akan ikut berperan dalam pertumbuhan output. Namun, jika semua sumber daya alam tersebut telah digunakan secara maksimal, maka pertumbuhan ouput tersebut akan terhenti.

2. Sumber daya manusia (jumlah penduduk) dalam proses pertumbuhan output akan beradaptasi dengan kebutuhan akan tenaga kerja dari suatu masyarakat.

3. Persediaan barang modal termasuk dalam unsur produksi sebagai penentuan tingkat output dan berperan dalam proses pertumbuhan output. Persediaan barang modal berpengaruh terhadap tingkat output total. Persediaan barang modal berpengaruh terhadap tingkat output total dapat secara langsung, sedangkan stok modal berpengaruh terhadap tingkat output total secara tidak langsung.

Adam Smith berpendapat bahwa jika pasar tidak tumbuh secepat pertumbuhan modal, maka tingkat keuntungan akan segera merosot dan akibatnya akan mengurangi semangat para pemilik modal untuk melakukan akumulasi modal dan dalam jangka panjang, tingkat keuntungan akan menurun.

Baca juga:

  1.  Pertumbuhan Ekonomi [Pengertian, Indikator serta Cara Mengukur]
  2.  “8 Pengertian dan Perbedaan” Pembangunan Ekonomi dan Pertumbuhan Ekonomi Menurut Para Ahli
  3. 6 Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

b) Pertumbuhan Penduduk

Adam Smith mengemukakan pendapatnya bahwa jumlah penduduk akan meningkat apabila standar upah yang berlaku lebih tinggi dari standar upah subsisten. Contohnya ialah orang-orang akan berani menikah muda jika standar upah di atas standar subsisten, sehingga mengakibatkan jumlah kelahiran meningkat. Namun sebaliknya apabila standar upah lebih rendah dibandingkan dengan standar upah subsisten, maka jumlah penduduk akan menurun.

Adam Smith berpendapat bahwa tingkat upah yang tinggi dan meningkat apabila cepatnya pertumbuhan akan permintaan tenaga kerja daripada penawaran tenaga kerja. Namun persediaan barang modal dan tingkat output masyarakat sebagai penentu permintaan akan tenaga kerja.

Jadi dapat disimpulkan bahwa laju pertumbuhan persediaan barang modal dan laju pertumbuhan output menentukan laju pertumbuhan permintaan akan tenaga kerja.

Teori Pertumbuhan Ekonomi “David Ricardo”

Gagasan dari David Ricardo mengenai pertumbuhan ekonomi yang paling dikenal yaitu the law of diminishing return. Gagasannya ini berisi tentang bagaimana penurunan produk marginal karena terbatasnya jumlah tanah sehingga mempenagruhi pertumbuhan penduduk atau tenaga kerja.

Menurutnya, dengan adanya kemajuan teknologi dan akumulasi modal yang cukup maka peningkatan produktivitas tenaga kerja akan tercapai. Sehingga pertumbuhaan ekonomi akan terjad.

2. Teori Neoklasik

Berikut ini beberapa tokoh yang mengagas teori neoklasik, yaitu:

Pertumbuhan Ekonomi (Joseph A Schumpeter)

Menurut Joseph A Schumpeter dalam bukunya yaitu The Theory of Economic Development, buku tersebut berisi tentang peran pengusaha dalam pembangunan suatu negara. Schumpeter berpendapat bahwa dasar dari proses pertumbuhan ekonomi ialah proses inovasi yang dilakukan oleh para innovator dan wirausahawan.

Pertumbuhan Ekonomi (Robert Solow)

Robert Solow berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi ialah urutan kegiatan yang berasal dari empat faktor utama, yaitu:

  • manusia
  • akumulasi modal
  • teknologi modern
  • hasil (output)

Baca juga:

  1. “Pengertian, Jenis-Jenis serta Contoh” Tindakan Ekonomi
  2. Dampak dan Faktor Penyebab Terjadinya Pengangguran
  3. [Pengertian, Tujuan, dan Contoh] Pembangunan Berkelanjutan

3. Teori Neokeynes

Dalam teori Neokeynes yang dikemukakan oleh Roy F. Harrod dan Evsey D. Domar, memiliki pandangan bahwa terdapat pengaruh investasi terhadap permintaan agregat dan pertumbuhan kapasitas produksi. Karena, investasi tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Artinya penanaman modal merupakan komponen yang paling utama dalam proses penentuan atas meningkatnya pertumbuhan ekonomi.

4. Teori W. W. Rostow

Dalam buku The Stages of Economic, A Non COmunist Manifesto, Rostow menggunakan pendekatan sejarah dalam menjabarkan bagaimana proses perkembangan atau pertumbuhan ekonomi yang terjadi di masyarakat.

Menurut Rostow, proses pertumbuhan ekonomi di masyarakat berlangsung melalui beberapa tahapan, yaitu:

  • Masyarakat tradisional (traditional society)
  • Tahap prasyarat tinggal landas (praconditions for thae off)
  • Tahap tinggal landas (the take off)
  • Tahap menuju kedewasaan (maturity)
  • Tahap konsumsi tinggi  (high mass consumption)

5. Teori Karl Bucher

Karl Bucher juga mengemukakan tahapan pertumbuhan ekonomi yaitu:

  • Produksi untuk kebutuhan sendiri (rumah tangga tertutup)
  • Perekonomian sebagai wujud perluasan pertukaran produk di pasar (rumah tangga kota)
  • Perekonomian nasional berperan penting dalam perdagangan (rumah tangga negara)
  • Kegiatan perdagangan yang telah meluas hingga melintasi batas negara (rumah tangga dunia)

Demikianlah penjelasan mengenai 5 Teori Pertumbuhan Ekonomi. Semoga bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya.

Kunjungi artikel terbaru:

  1.  Teori Perilaku Produsen [Pengertian, Tujuan dan Analisis]
  2.  Teori Perilaku Konsumen [Pengertian, Ruang Lingkup dan Pendekatan]
  3.  Pengertian, Karakteristik serta Strategi Pemasaran Jasa
  4.  Pengertian dan 5 Konsep Strategi Pemasaran
  5.  [Lengkap] Tugas-Tugas Marketing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *