20 Jenis Status Sosial : Ascribed, Assigned dan Achieved

Posted on

Jenis status sosial yang ada di lingkungan sosial dibedakan berdasarkan cara perolehannya.

  1. Yang diperoleh secara alami adalah ascribed status.
  2. Yang diperoleh dari hasil usaha adalah achieved status.
  3. Yang diperoleh dari pemberian adalah assigned status.

Status sosial diatas mudah ditemukan pada lingkungan masyarakat tempat kita tinggal. Misalnya dari segi ekonomi ada orang yang terlihat sangat kaya, ada yang terlihat miskin. Itu semua merupakan bagian status sosial.

Berikut jenis status sosial dalam kehidupan sehari-hari :

Status yang Didapatkan Alami (Ascribed Status)

Ascribed status adalah status yang diperoleh seseorang secara alami, alias tanpa perjuangan pribadi. Contoh status yang didapatkan tanpa sengaja adalah :

1. Jenis Kelamin

Jenis kelamin termasuk status sosial yang diperoleh secara alami (ascribed status). Seorang laki-laki kebanyakan memiliki kekuatan fisik lebih baik dibandingkan perempuan, sehingga terkadang diskriminasi, kesenjangan upah, kekerasan kerap dialami oleh perempuan.

2. Kebangsaan

Warga negara Indonesia terkenal sangat ramah, bahkan diakui oleh masyarakat di luar negeri.

Sedangkan orang Jepang, biasanya terkenal dengan karakter disiplin tingkat tinggi, namun dipandang kurang baik untuk hal moral.

Pandangan-pandangan tersebut termasuk contoh status sosial yang ada di masyarakat.

3. Keturunan Orang Berpengaruh

Keturunan termasuk contoh sosial dalam keluarga, 

Menjadi keturunan seorang bangsawan atau orang berpengaruh juga otomatis menjadikan seseorang memiliki status sosial. Pasalnya, ia akan mudah mendapatkan akses baik pendidikan, pekerjaan hingga harta.

Tanda seseorang yang berasal dari keluarga tertentu, biasanya disematkan nama marga, nama besar keluarga, trah, gelar dan sejenisnya kedalam namanya.

Contoh keluarga Bush, Elisabeth, Ahmad, Simorangkir, Sultan dan sejenisnya.

Baca juga : 32 Contoh Status Sosial (Ekonomi, Politik, Keluarga dan Sekolah)

4. Umur

Pandangan tua dan muda juga memiliki pandangan tersendiri dalam lingkungan sosial. Orang tua dianggap harus dihormati dan lebih bisa menyelesaikan permasalah sosial dibandingkan anak muda. 

Sedangkan pada lingkungan kerja, orang tua biasanya menurun produktivitasnya dibandingkan kaum muda.

5. Warna Kulit

Warna kulit, suku, ras yang dimiliki seseorang secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap pandangan orang lain. Hal ini banyak terjadi di masyarakat. Contohnya, orang dengan warna kulit selain putih, umumnya dipandang lebih rendah. 

Baca juga : Ketimpangan Sosial Ekonomi, Contoh Dan Cara Mengatasinya 

Status yang Diperjuangkan (Achieved Status)

Achieved status adalah status yang diperoleh setelah melewati proses dan pengujian. Artinya, seseorang harus berjuang dan berusaha sendiri untuk mendapatkan status sosial di masyarakat. 

Contoh achieved status adalah :

1. Kekayaan

Kekayaan termasuk contoh status sosial ekonomi. Cara melihat seseorang dengan status sosial ini adalah berdasarkan kekayaan dan kepemilikan harta bendanya.

Di lingkungan yang mayoritas ekonomi kelas menengah, mungkin ada beberapa keluarga yang punya rumah mewah, mobil sport dan barang elit lain.

Secara otomatis, biasanya mereka memang lebih menarik perhatian, sehingga banyak orang yang senang berkumpul di rumah atau bertemu dengan keluarga bersangkutan.

2. Kepemilikan Aset

Kepemilikan modal dan aset adalah bukti seseorang memiliki aset seperti saham, pabrik, bisnis, obligasi dan properti (hotel, apartemen, villa).

Kepemilikan aset berbeda dengan kekayaan, karena bisa saja sumber kekayaan bisa diperoleh dari gaji atau pekerjaan.

Sedangkan orang yang memiliki aset seperti pabrik, memiliki pengaruh di masyarakat, karena mempekerjakan banyak orang di lingkungannya.

3. Asal Sekolah

Meski sama-sama menempuh pendidikan sarjana di bidang ekonomi, seringkali asal sekolah juga menjadi nilai lebih. Misalnya seorang lulusan dari luar negeri, cenderung lebih dihargai dibandingkan lulusan dalam negeri.

4. Tingkat Pendidikan

Tingkat pendidikan yang dimiliki seseorang menunjukkan status sosialnya, sebagai orang yang berpendidikan, lebih cerdas dan paham tentang pengetahuan. Sehingga gelar dari pendidikan digunakan sebagai nama depan / belakang seseorang.

5. Pakaian

Jika Anda sedang berkumpul bersama teman, lalu memakai pakaian bermerek seperti Gucci, Kappa, H&M akan berpengaruh pada status sosial Anda di lingkungan pergaulan.

Selain terlihat modis, Anda juga akan memiliki gengsi dan kebanggan tersendiri.

6. Agama dan Kepercayaan

Agama juga termasuk contoh status sosial. Karena berdasarkan sejarah, Agama tertentu dahulu diwajibkan untuk dianut kelas bangsawan.

Agama juga terbukti jadi pengaruh positif dalam hal keberpihakan masyarakat pada toko politik.

7. Afiliasi Politik

Seseorang yang bergabung dengan politik, biasanya memiliki mendapat perlakuan khusus, misalnya dalam wilayah kekuasaan politiknya.

Orang yang menjadi anggota partai politik besar juga berpeluang untuk mencalonkan diri sebagai perwakilan masyarakat di parlemen atau kepala daerah hingga negara.

8. Pekerjaan

Jenis pekerjaan tertentu, seperti dokter, tentara, pengacara, pilot memiliki status sosial tinggi di masyarakat.

Maka tak heran, profesi ini banyak direkomendasikan untuk orang-orang yang ingin memperbaiki status sosialnya.

Anda juga mungkin sering dengar, jika kebanyakan orang tua, ingin anaknya sekolah di jurusan tersebut.

Baca juga : Pengendalian Sosial: Pengertian, Fungsi dan Contoh Pengendalian Sosial di Masyarakat

9. Popularitas

Populer adalah contoh status sosial yang bisa didapatkan oleh siapapun. Syaratnya, hanya perlu menampilkan hal unik dan terlihat menakjubkan.

Contohnya, seorang siswa dengan kemampuan olahraga basket dan sepakbola yang baik, akan  memiliki banyak penggemar di sekolah.

10. Hobi

Hobi bisa menunjukkan golongan status sosial seseorang. Misalnya, hobi golf, rugby, sepak bola, otomotif, hobi motor harley, mobil sport, motor klasik atau hobi memanah.

Jenis-jenis hobi di atas memunculkan kelas tersendiri di lingkungan masyarakat. Bagi orang-orang yang bergabung, bisa memiliki kenalan di berbagai profesi, sehingga bisa membantu satu sama lain meningkatkan taraf hidup dan ekonomi.

11. Pernikahan

Status pernikahan seseorang terkadang memiliki nilai sosial tersendiri, karena bagi orang yang terlalu lama menikah dianggap tidak laku, belum mapan dan sebagainya.

12. Kelas Sosial

Kelas sosial adalah status sosial yang membedakan tiap-tiap orang atau kelompok dengan orang lainnya.

Contoh kelas sosial yang diakui masyarakat diantaranya:

  • Kelas bawah adalah kaum pekerja atau orang-orang dengan penghasilan rendah, tidak memiliki hunian, yang biasanya dianggap status sosialnya lebih rendah dari kelas lainnya.
  • Kelas menengah adalah orang yang memiliki kehidupan layak, seperti rumah, kendaraan. 
  • Kelas atas adalah orang yang didominasi oleh pengusaha, pejabat pemerintah yang biasanya sangat terlihat mencolok di lingkungan masyarakat tentang gaya hidupnya.

13. Anggota Komunitas/Organisasi

Bergabung di organisasi tertentu akan memberikan status sosial kepada seseorang.

Contohnya, bergabung dengan organisasi penembak, organisasi balap dan organisasi lulusan mahasiswa universitas tertentu.

Setiap anggota tentu punya keistimewaan khusus, misalnya Anda akan dipercaya untuk menangani project tertentu sesuai dengan organisasi yang Anda ikuti.

Status yang Diberikan (Assigned Status)

Baca juga : 10 Contoh Kebutuhan Sosial dan Psikologis Manusia 

Assigned status adalah status yang disematkan kepada seseorang karena jasa, oleh lingkungan masyarakat/negara. Contoh assigned status adalah :

1. Penghargaan

Orang yang mendapatkan penghargaan umumnya lebih disegani di masyarakat. Contohnya atlet berprestasi tingkat nasional dan penghargaan upaya penyelamatan lingkungan alam.

2. Penghormatan

Penghormatan diberikan kepada seseorang yang memiliki jasa besar terhadap lingkungan dan negara. Contoh penghormatan adalah kepada pahlawan daerah/nasional.

Gravatar Image
Semoga materi yang saya bagikan bisa membantu teman-teman yang sedang belajar akuntansi online.

Leave a Reply