10 Strategi Pemasaran Produk

Posted on

10 Strategi Pemasaran Produk – AkuntansiLengkap.com | Menjaga hubungan baik dengan memperhatikan dan melayani pelanggan adalah kunci sukses pemasaran. Coba bayangkan ketika ada pelanggan yang ingin bertanya tentang produk , tetapi malah diacuhkan oleh si penjaga toko atau manajemen perusahaan ?  pasti dengan atau tanpa peringatan konsumen akan balik kanan. ngeri

Menganggap konsumen sebagai rekan bisnis yang baik akan membuat  konsumen merasa dekat secara emosional sehingga tidak menutup kemungkinan konsumen akan loyal terhadap produk kita.

Berikut akan diulas mengenai teknik pemasaran produk yang baik dengan tujuan perusahaan bisa mendapatkan keuntungan yang optimal.

teknik pemasaran produk

Isi Artikel

Strategi Pemasaran Produk


1. Tentukan Kebutuhan dan Keinginan Pelanggan

Untuk mengetahui kebutuhan konsumen sebaiknya dilakukan riset pemasaran lebih dulu yaitu melakukan pengamatan dan pengumpulan informasi sederhana tentang produk dan jasa apa yang dibutuhkan, kapan produk / jasa itu diperlukan, siapa saja yang membutuhkan produk dan berapa jumlahnya, caranya dengan survey ataupun menyebarkan kuisioner kepada masyarakat.

2. Pilihlah Pasar Sasaran

 Ada tiga jenis pasar sasaran khusus, yaitu:

Pasar individual merupakan pasar yang memberikan layanan untuk memenuhi kebutuhan secara individual. Jenis pasar ini sangat cocok untuk perusahaan kecil dan menengah. (Baca juga: pasar uangpasar inputpasar monopolipasar oligopoli)

Pasar khusus adalah pasar yang memberikan pelayanan untuk konsumen tertentu, misalnya petani, pegawai, pedagang dan sebagainya. Jenis pasar khusus sangat cocok untuk jenis perusahaan kecil. (Baca juga: pasar persaingan sempurnapasar persaingan monopolistik)

Pasar tersegmentasi adalah pasar yang menyediakan pelayanan khusus kelas konsumen tertentu,misalnya pelanggan kelas berpendapatan tinggi, berpendapatan sedang dan kelas pelanggan berpendapatan rendah. Konsumen juga dikelompokan berdasarkan geografis (desa, kota), demografis (usia, jenis kelamin, pendapatan, tingkat pendidikan) dan kelas / tingkat sosial, gaya hidup serta faktor perilaku.

3. Tetapkan Posisi Pasar

Setelah menentukan segmentasi pasar, langkah selanjutnya adalah menentukan posisi yang ingin diduduki segmen tersebut. Menetapkan posisi pasar ialah menentukan produk ditempat yang lebih jelas, dan mempunyai karakteristik (keunggulan) sehingga dapat menimbulkan hasrat terhadap produk tersebut dalam pikiran konsumen daripada produk sejenis yang lain. (Baca juga: retur penjualanretur pembelian)

4. Penetapan Strategi Penjualan dalam Persaingan

Perusahaan seharusnya siap untuk melakukan bauran pemasaran sebagai strategi dalam pengelolaan perusahaan. Bauran pemasaran merupakan kombinasi antara penawaran produk, penetapan harga, metode promosi, dan sistem distribusi untuk menjangkau kelompok konsumen tertentu.

5. Tentukan Strategi Penjualan yang Paling Tepat

Memilih strategi dengan menempatkan keempat bauran pemasaran, produk, harga, promosi, dan distribusi tadi.

Tahapan Program Penjualan


Untuk melakukan program penjualan harus dilakukan tahapan-tahapan sebagai berikut:

1. Persiapan Sebelum Penjualan

Di tahap ini kegiatannya adalah dengan membekali tenaga penjualan dengan definisi produk yang akan dijual, pasar yang akan dituju, dan teknik penjualannya. Baca juga: pengertian modal (ekuitas)

2. Penentuan Lokasi Pembeli Potensial

Pada tahap ini kegiatannya adalah menentukan segmen pasar yang menjadi sasarannya. Pada tahap ini lah dapat kita susun daftar calon pembeli bahkan pembeli potensial.

3. Pendekatan Pendahuluan

Hal berikut wajib dilakukan sebelum melakukan penjualan yaitu kita harus mengetahui kriteria tentang calon pembeli. Beberapa informasi perlu dikumpulkan seperti kegemaran atau kesukaan konsumen atau tentang produk apa yang sedang digunakan dan bagaimana reaksinya, yang demikian itu merupakan pendekatan pendahuluan terhadap pasarnya. (Baca juga: Dokumen stock opname )

4. Melakukan Penjualan

Pendekatan pendahuluan dilakukan untuk membangun hubungan emosional kepada konsumen dan mempengaruhi mereka untuk mencapai tujuan akhir yaitu pembelian.

5. Pelayanan Sesudah penjualan (Purna jual)

Transaksi bisnis yang baik sebenarnya tidak hanya berakhir ketika pembeli membeli produk kita, pada beberapa produk yang tahan lama (televisi, kendaraan bermotor, barang elektronik lainnya), setelah pembelian, perusahaan / produsen harus memberikan pelayanan purna jual. Pelayanan purna jual adalah layanan yang diberikan setelah pembelian contohnya seperti garansi, promo service gratis, konsultasi dll.

Semoga artikel 10 Strategi Pemasaran Produk diatas dapat memberi solusi atas pemasaran anda, dan terima kasih banyak atas kunjungannya .

Kunjungi juga artikel terbaru:

  1. Tujuan dan Fungsi Strategi Pemasaran Ringkas dan Jelas
  2. Pengertian, Fungsi, Unsur dan Rumus Persamaan Dasar Akuntansi
  3. 3 Jenis Strategi Pemasaran dan Contoh “Lengkap”
  4. Pengertian Riset Pemasaran : Tujuan, Metode dan Objek
  5. Pengertian Bauran Pemasaran dan 7 Variabel
Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.