Pengertian Riset Pemasaran : Tujuan, Metode dan Objek

Posted on

AkuntansiLengkap.com – Hal yang penting dilakukan ketika ingin memasarkan produk adalah mencari tahu target pasarnya. Untuk melihat apakah suatu produk dapat di terima di pasar dan konsumen,atau tidak, kita harus melakukan yang disebut riset pemasaran.

riset pemasaran

Pengertian Riset Pemasaran


Riset pemasaran (research marketing) dapat dikatakan sebagai penelitian sistematis dimulai dari perumusan masalah, tujuan penelitian, pengumpulan informasi dan data, pengelolaan data dan interpretasi hasil penelitian. Riset pemasaran ini kebanyakan di urus oleh bidang marketing, karena termasuk salah satu tugas – tugas marketing.

Tujuan Riset Pemasaran


Adapun tujuan dari riset pemasaran adalah untuk mengetahui dan menganalisa hal-hal yang dibutuhkan atau di perlukan pasar atau masyarakat dan juga untuk mengetahui pesaing bisnis. Dalam melakukan riset pemasaran kita bisa menerapkan sistem 5W + 1 H.

Dengan melakukan riset pemasaran akan diketahui produk atau jasa yang ditawarkan, dimana produk atau jasa tersebut di butuhkan,dan kualitas produk seperti apa yang dibutuhkan para konsumen. Dan bisa juga untuk mengetahui seberapa besar pemintaan dan potensi permintaan, kapan permintaan tersebut memuncak dan kapan permintaan tersbut menurun.

Riset pemasaran bisa menjamin perusahaan akan mudah saat merencanakan strategi bisnis agar dapat menghasilkan keuntungan yang optimal.

Jenis-Jenis Riset pemasaran


Dari hasil riset pemasaran tersebut kita bisa menggunakannya untuk menciptakan sebuah usaha dan juga strategi pemasaran (mengukur keberhasilan rencana bisnis). Perlu diketahui jenis-jenis riset pemasaran, diantaranya sebagai berikut:

  1. Riset primer

Riset primer adalah riset yang dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi atau data yang berasal dari hasil penjualan terkini dan efektif yang sedang dijalankan sekarang.

Cara dalam melakukan riset ini adalah :

  • Dengan interview atau wawancara baik langsung (bertatap muka) atau tidak langsung (melalui telepon).
  • Dengan survey ke lokasi untuk melihat secara langsung.
  • Kuesioner (online/surat). Dengan menyebar kuesioner (angket) tentang pendapat masyarakat.
  • Diskusi kelompok untuk mengumpulkan sampel konsumen atau pelanggan potensial dan mendapatkan umpan balik yang dari mereka.
  1. Riset sekunder

Riset sekunder adalah riset yang berfungsi menganalisis data yang sudah diterbitkan. Alhasil kita dapat menemukan pesaing dan bisa membangun tolak ukur lalu mengidentifikasi sasaran.

Metode Riset Pemasaran


Pada umumnya ada 3 metode yang menjadi pilihan  pelaku bisnis dalam membuat riset pemasaran diantaranya:

1. Kuisioner

Metode ini dilakukan dengan memberikan daftar pertanyaan tentang data yang kita perlukan untuk jenis usaha yang kita pilih. Syaratnya kita perlu menyiapkan calon responden yang berasal dari pelanggan potensial yang akan menjawab kuisoner. Yakinkan responden agar bisa di ajak kerjasama untuk mengisi jawabannya dengan jujur dan benar. Bila perlu beri bingkisan yang menarik.

2. Riset Grup

Metode ini dilakukan dengan membentuk skelompok orang dari populasi utama pasar potensial kita. Tugas mereka adalah menyampaikan apa saja yang mereka butuhkan, merasakan produk atau jasa yang kita siapkan dan mereka diperkenankan memberikan pendapat tentang kekurangan  tentang produk kita.

 3. Survey

Metode ini dengan cara yang cukup popular yaitu dengan membuat survey dengan mengajukan pertanyaan yang sederhana mengenai produk atau jasa yang akan kita riset. Pada umumnya survey ini bersifat acak dan seringkali dengan sukarela, jadi usahakan pertanyaanya tidak mengganggu. Namun belakangan ini sebutan survey juga merupakan nama lain dari kuisoner.

Objek Riset Pemasaran


Yang seringkali menjadi objek riset pemasaran adalah sebagai berikut:

1. Produk : produk termasuk hal yang paling pokok dalam sebuah pemasaran, jika tidak ada produk/jasanya, lalu apa yang harus di pasarkan?

2. Harga : Harga juga termasuk hal penting untuk di riset, tujuannya tentu untuk melihat kesesuaian antara harga dengan produknya.

3. Promosi : Riset promosi dilakukan untuk mengukur tingkat keberhasilan promosi terhadap pemasaran produk.

4. Distribusi : Distribusi juga tidak kalah penting dilakukan penelitian guna melihat apakah perjalanan distribusi berjalan dengan baik atau tidak

Riset pemasaran sudah selayaknya dilakukan baik perusahaan maupun individu yang baru ingin memulai atau yang sudah menjalankan usaha. Pengorbanan yang dikeluarkan saat riset mungkin menjadi pertimbangan saat melakukan riset, namun dampak yang dihasilkan apabila berhasil dilakukan tentu lebih banyak keuntungan yang di dapat.

Terimakasih sudah membaca artikel ini , semoga bermanfaat.

Baca Juga :

Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.