Pengertian, 9 Tujuan dan Contoh Analisis Laporan Keuangan    

Posted on

Analisis laporan keuangan (financial statement analysis) pada dasarnya dianggap sebagai perhitungan rasio-rasio untuk menilai keadaan keuangan perusahaan di masa lalu, saat ini, dan kemungkinan di masa depan.

Mengapa dilakukan analisis laporan keuangan ?

Berawal dari penyajian laporan keuangan yang disajikan oleh manajemen perusahaan hanya bersifat relatif seragam sedangkan di setiap pemakai laporan memiliki kebutuhan yang beragam. Pihak eksternal perusahaan tidak terlibat secara langsung dalam kegiatan operasional sehari-hari sehingga hanya bergantung dengan laporan keuangan yang disajikan.

Maka dipandang perlu melakukan interpretasi analisis dan proyeksi untuk memenuhi kebutuhan dari pengguna laporan keuangan tersebut.

Pengertian dan 9 Tujuan Analisis Laporan Keuangan    

Analisis Laporan Keuangan (financial statement analisys) Menurut Ahli


Harahap (2006:189)

Menyatakan bahwa analisis laporan keuangan adalah suatu proses menguraikan pos-pos laporan keuangan menjadi berbagai unit informasi yang lebih kecil dan melihat hubungan yang bersifat signifikan antara data kuantitatif maupun data non kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui kondisi keuangan yang lebih jelas segabai proses dalam menghasilkan keputusan yang tepat.

Bernstein

Analisis laporan keuangan merupakan penerapan metode dan teknik analisis untuk laporan keuangan dan data pendukung lainnya untuk melihat dan menilai ukuran ukuran dan hubungan tertentu dalam laporan tersebut yang berguna bagi pengambilan keputusan.

Wild, Dalam Analisis Laporan Keuangan (2005:3)

Analisis laporan keuangan adalah aplikasi dari alat dan teknik analisis untuk laporan keuangan dan data-data yang berkaitan untuk menghasilkan estimasi dan kesimpulan yang bermanfaat.

Tujuan Analisis Laporan Keuangan Perusahaan


Pada dasarnya Tujuan utama analisis laporan keuangan adalah sebagai alat barometer untuk posisi keuangan dimasa yang akan datang , meninjau kondisi perusahaan saat ini, permasalahan dalam manajemen, operasional maupun, keuangan serta merupakan alat ukur untuk melakukan efisiensi di semua departemen perusahaan.

Hanafi dan Halim (2007:6)

Menyatakan 9 pandangannya atas tujuan analisis laporan keuangan diantaranya :

  1. Investasi Saham

Analisis ini sebagai bahan pertimbangan apakah saham perusahaan tersebut layak dibeli atau tidak. Karena investor ingin memperoleh tingkat keuntungan yang tinggi dan konsisten dari suatu perusahaan.

  1. Pemberian Kredit

Analisis ini dapat memberikan informasi untuk menilai kemampuan perusahaan dalam  mengembalikan pinjaman yang diberikan beserta bunga yang berkaitan dengan pinjaman tersebut.

  1. Kesehatan Pemasok (supplier)

Sebelum melakukan kerjasama dengan supplier, perusahaan akan juga menganalisis kondisi keuangan, profitabilitas perusahaan pemasok, kemampuan menghasilkan kas dan kemampuan dalam membayar kewajibannya.

  1. Kesehatan Pelanggan

Analisis ini digunakan untuk mengetahui informasi mengenai kemampuan pelanggan memenuhi jangka pendeknya.

  1. Kesehatan pelanggan ditinjau dari karyawan.

Analisis ini dilakukan untuk memastikan bahwa perusahaan, atau perusahaan yang akan dimasuki tersebut mempunyai prospek keuangan yang bagus.

Analisis laporan keuangan akan digunakan oleh pemerintah dalam menentukan besarnya pajak yang dibayarkan perusahaan atau menentukan tingkat keuntungan yang wajar bagi suatu perusahaan dengan menambahkan persentase tertentu diatas biaya modalnya.

  1. Analisis Internal

Analisis ini digunakan sebagai bahan untuk menentukan perkembangan perusahaan, agar pihak internal perusahaan (seperti pihak manajemen) dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan, untuk perencanaan, atau untuk mengevaluasi perubahan strategi.

  1. Analisis Pesaing

Analisis laporan keuangan juga dapat menggambarkan kondisi keuangan pesaing yang dapat dianalisis oleh perusahaan untuk menentukan kekuatan keuangan pesaing. Informasi ini dapat dijadikan sebagai penentuan strategi perusahaan.

  1. Penilaian Kerusakan.

Analisis ini dapat digunakan untuk menentukan besarnya kerusakan yang dialami oleh perusahaan.

Manfaat lain dari analisis rasio keuangan dapat mengetahui kelemahan-kelemahan dari tahun periode tahun sebelumnya dan menggambarkan informasi aspek keuangan perusahaan berada diatas, sama dengan atau dibawah rata-rata.

Harahap

Menyatakan beberapa tujuan analisis laporan keuangan diantaranya :

1. Memberikan keluasan/kelengkapan informasi yang lebih dibandingkan laporan keuangan biasa.

2. Membantu mengetahui informasi yang tampak secara kasat mata (eksplisit) dan yang tidak nampak (implicit) pada laporan keuangan.

3. Memantu dalam mengetahui kesalahan pada laporan keuangan.

4. Dapat menyesuaikan hal-hal yang tidak bersifat konsisten dalam hubungannya dengan suatu laporan keuangan baik pada komponen intern maupun komponen ekstern perusahaan.

5. Mengetahui sifat hubungan yang bisa memunculkan model dan teori-teori yang terdapat ditemukan dilapangan seperti untuk memprediksi dan peningkatan (rating).

6. Menentukan peringkat perusahaan menurut kriteria tertentu untuk mendongkrak populeritas dan prestasi perusahaan di dunia bisnis.

7. Dapat memebandingkan kondisi perusahaan dengan perusahaan lain dengan perode sebelumnya atau dengan standar industry ideal (normal).

8. Memberi pemahaman kondisi keuangan seperti posisi keuangan, hasil usaha dan struktur keuangan dan sebagainya.

9. Dapat memprediksi potensi perusahaan di masa yang akan datang.

Contoh Analisis Laporan Keuangan


Pengertian, 9 Tujuan dan Contoh Analisis Laporan Keuangan    

Pengertian, 9 Tujuan dan Contoh Analisis Laporan Keuangan 2

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian, 9 Tujuan dan Contoh Analisis Laporan Keuangan, semoga bermanfaat bagi pembaca AkuntansiLengkap.com. Sekian dan terimakasih.

Gravatar Image
Accounting Blogger, lulusan Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.