Definisi Return Saham dan Perhitungannya

Posted on

Dalam transaksi saham, seorang investor harus mengenal istilah return saham. Menurut investbro, Definisi Return Saham adalah selisih harga jual dan harga beli saham ditambah dengan pendapatan dividen. Hasil dari kalkulasi ini akan menunjukkan dua kemukinan yaitu positif (capital gain) dan negatif (capital loss).

Jika hasil kalkulasi return saham menujukkan capital gain, artinya investor tersebut mendapatkan keuntungan dari penjualan saham itu. Tapi, jika ternyata hasilnya adalah capital loss, maka artinya ia rugi. Bagaimana pun juga, dalam proses transaksi saham pasti ada untung dan rugi, bukan?

Contoh Perhitungan Return Saham

Untuk memudahkan pemahaman dan cara mengitung return saham, berikut ada contoh dari kalkulasi capital gain dan capital loss:

  1. Simulasi Return Saham Capital Gain

Saham XYZ dibeli Arya pada tahun sebelumnya diharga Rp. 1000/lembar sahamnya. Kemudian, sekarang harganya naik menjadi Rp. 2000/lembar saham. Dividen yang diperoleh Rp. 10/lembar saham. Dari data tersebut, jika Arya melakukan penjualan saham ditahun ini maka keuntungan atau capital gain yang diperoleh Arya adalah sebanyak 1000 rupiah/lembarnya ditambah dividen yang dia dapatkan.

  • Simulasi Return Saham Capital Loss

Saham XYZ dibeli Arya pada tahun sebelumnya dengan harga Rp. 1000/lembar sahamnya. Tapi, sekarang harga saham menurun jadi Rp. 500/lembar sahamnya.Dividen yang diperoleh Rp. 10/lembar saham. Jika arya memiliki 300 lembar. Artinya Arya mendapatkan deviden sebesar Rp. 3000. Dengan semulasi ini arya mengalami rugi dengan total capital loss sebanyak Rp. 500/lembar sahamnya dikurangi dengan dividen yang dia dapatkan.

Kebayangakn investor, mengabaikan Nilai dividen untuk mengkalkulasi return saham. Tetapi, dengan mengacu pada capital gain dan capital loss cukup memberikan overview terkait keuntungan ataupun kerugian yang diperoleh dari transaksi saham yang dilakukan.

Jenis-Jenis Return Saham

Jenis-Jenis Return Saham

Return saham terdiri dari dua jenis, yaitu :

  • Return Saham Realisasi

Merupakan penghitungan dari perbedaan harga saham sesuai dengan history data perusahaan yang berguna sebagai indikator atas performa perusahaan. Return ini kerap kali  juga disebut sebagai return saham historis dimana perhitungan ini akan menjadi Dasar dalam penentuan saham ekspektasi serta risiko kedepan.

Return realisasi mempunyai pembagian jenis penghitungannya yakni kumulatif return, return total, relatif return dan juga penyesuaian return. Sementara untuk return rata-rata bisa diukur dari kalkulasi geometri dan aritmetika.

  • Return Saham Ekspektasi

Adalah jenis return yang dikalkulasi dan menjadi pertimbangan dalam decision making kegiatan investasi. Faktor ini dianggap lebih penting dibanding return historis, sebab return ini menjadi indikator untuk kesuksesan transaksi saham di masa yang akan datang. Cara penghitungannya dapat ditentukan dengan menghitung nilai saham dimasa yang akan datan, return ekspektasiannya dan return historis yang ada.

Variable Yang Mempengaruhi Return Saham

Terjadinya return saham disebabkan oleh beberapa variable yang melatarbelakanginya. Seperti faktor mikro dan makro. Berikut selengkapnya.

  1. Variable Makro

Jika dilihat dari variable makro, return saham ini bisa terpengaruh karena makro ekonomi dan non-ekonomi. Untuk variable makro ekonomi variable yang berpengaruh ke return saham yaitu suku bunga, inflasi, persentase pertumbuhan ekonomi, kurs nilai tukar valuta asing, indeks harga saham gabungan dan termasuk dengan kenaikan ataupun penuruan harga dari bahan bakal pada International Market. Sementara, Variable makro non ekonomi mencakup peristiwa sosial dan politik yang terjadi secara domestik maupun internasional.

  • Variable Mikro

Merupakan keadaan yang terjadi dari internal perusahaan berkaitan dengan informasi dan data keuangan, teknikal dan juga fundamental. Contohnya, Data fundamental (Company Source) adalah tingkat penjualan, dividen, ukuran perusahaan dan karakteristik keuangan. Sementara, informasi teknikal (Outside Company Source) berupa kondisi ekonomi nasional, kebijakan keuangan dan juga politik.

Kenapa Harus Investor Harus Paham Mengenai Return Saham?

Tentunya, tak ada investor yang ingin rugi kala bermain saham, bukan? Sebab bagaimanapun juga, penghitungan return sangat berguna agar investor bisa merinci dengan detail berapa besarnya keuntungan yang diterima, ataupun sebaliknya.

Dari rincian tersebut, menjadi indikator bagi pelaku investasi untuk mempertimbangkan seberapa bagusnya kegiatan investasinya di pasar saham. Kalau tidak diukur, kita tak tahu seberapa banyak untung ataupun rugi yang diterima. Untuk itu, jelas sangat penting untuk mengenal return saham dengan baik, bukan?

Leave a Reply