Faktor Produksi ; Pengertian, Jenis, dan Hubungan

Posted on
Faktor Produksi ; Pengertian, Jenis, dan Hubungan
5 (100%) 7 vote[s]

faktor-faktor produksi

Sebelum membahas lebih jauh mengenai faktor-faktor produksi, kita harus mengenal dahulu apa itu produksi? Produksi menurut Wikipedia Indonesia ialah suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Kegiatan menambah daya guna suatu benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa. Sedangkan kegiatan menambah daya guna suatu benda dengan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan produksi barang.

Proses produksi memiliki waktu pengerjaan yang berbeda-beda, ada yang memerlukan proses yang panjang dan memakan waktu yang tidak sebentar juga ada yang proses produksi yang bisa langsung dinikmati hasilnya. Contoh proses produksi yang memerlukan waktu ialah pembuatan kursi jati, pembuatan bubur instan, dll. Sedangkan contoh proses produksi yang hasilnya bisa dinikmati langsung ialah pijat, salon rambut, dll.

Macam-Macam Proses Produksi

Proses produksi dibagi menjadi 4 macam yaitu :

Proses produksi pendek: proses produksi yang langsung menghasilkan barang atau jasa contohnya penjualan bakwan.

Proses produksi panjang: proses produksi yang memerlukan  waktu yang lama, contohnya proses produksi menanam jagung.

Proses produksi kontinu: proses produksi yang dilakukan secara bertahap serta terurut mulai dari awal hingga bahan baku menjadi suatu barang yang bisa digunakan. Contohnya ialah proses produksi mie instan, pembuatan ban kendaraan, cat dll.

Proses produksi intermitten : Proses produksi yang menggabungkan beberapa komponen-komponen produk menjadi sebuah produk yang terlihat kompleks. Contohnya ialah proses produksi dalam pembuatan motor dimana ban, jok, mesin, serta alat lainnya di produksi di berbagai tempat yang berbeda.

Baca juga:

Dalam sebuah proses produksi, faktor-faktor produksi sangat dibutuhkan demi kelancaran proses produksi, dimana produksi ini berfungsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mencapai kemakmuran. Kemakmuran yang dimaksud apabila telah memenuhi barang serta jasa yang cukup bagi masyarakat.

Orang yang menjalankan proses produksi disebut produsen. Sedangkan orang yang menikmati hasil produksi berupa barang maupun jasa disebut konsumen.

Pengertian Faktor Produksi

Faktor-faktor produksi (factors of production) merupakan input-input yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa. Pekerja, lahan tanah, dan pemegang modal merupakan tiga faktor produksi yang paling penting dalam sebuah perusahaan. Contohnya, ketika perusahaan komputer menghasilkan program peranti lunak yang baru, perusahaan itu menggunakan waktu programmer (pekerja), ruang fisik dimana kantornya berada (tanah), bangunan kantor serta peralatan komputer lainnya (modal). Sama halnya ketika stasiun pengisian bahan bakar menjual bahan bakar. SPBU itu menggunakan waktu penjagaanya (pekerja), tempat (tanah), tangki serta pompa bahan bakar (modal).

Faktor – Faktor Produksi

  1. Tenaga Kerja

Jenis-jenis Faktor Produksi

Tenaga kerja ialah salah satu faktor produksi yang baik secara langsung ataupun tidak secara langsung melakukan kegiatan produksi di sebuah perusahaan. Tenaga kerja ini memiliki kekuatan fisik, kemampuan, serta pikiran. Dimana tenaga kerja ini dapat dibagi berdasarkan kualitas dan sifat kerjanya.

Berdasarkan Kualitas: Tenaga kerja yang mengandalkan kemampuan serta memiliki keahlian khusus sesuai dengan bidang-bidangnya, dimana terbagi lagi menjadi tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terampil, dan tenaga kerja tak terdidik dan tak terampil.

Berdasarkan sifat kerjanya:  Terdapat tenaga kerja rohani dan tenaga kerja jasmani, dimana tenaga kerja rohani lebih mengandalkan pikiran mereka seperti guru dan pengacara. Sedangkan tenaga kerja jasmani lebih mengandalkan kekuatan fisik mereka dalam bekerja, seperti sopir dan seorang cleaning service.

Apa yang menyebabkan kurva permintaan tenaga kerja berubah?

Faktor yang menyebabkan kurva permintaan tenaga kerja berubah ialah harga outout suatu produksi, perubahan teknologi, serta penawaran faktor lainnya.

Apa yang menyebabkan kurva penawaran tenaga kerja berubah?

Faktor yang menyebaban kurva penawaran berubah ialah perubahan selera, perubahan kesempatan alternatif, serta imigrasi.

  1. Sumber Daya Fisik

Sumber daya fisik ialah salah satu faktor produksi yang berasal dari alam yang digunakan dalam sebuah proses produksi. Contohnya : Tanah, air, udara, sinar matahari, barang tambang, hasil pertanian, dll.

  1. Modal

Modal (capital) ialah peralatan dan struktur yang digunakan untuk memproduksi barang dan jasa. Adanya modal yang cukup memungkinkan untuk adanya kelancaran dalam sebuah proses produksi. Contohnya ketika Pak tani ingin bersawah maka ia membawa cangkul serta benih padi, maka cangkul serta benih padi merupakan modal Pak tani untuk bersawah.

Baca Juga:

Orang yang telah berpatisipasi dalam memberi modal dalam sebuah proses produksi akan mendapat imbalan berupa bunga modal. Dimana bunga modal tersebut dibagi bedasarkan perjanjian awal antar pemberi modal. Modal dibagi bedasarkan bentuknya, pemiliknya, dan sifatnya.

Macam-macam Modal

Berdasarkan bentuknya: Modal abstrak dan modal konkret. Modal abstrak ialah modal yang tak berwujud artinya tidak dapat dilihat secara langsung tetapi tetap memiliki nilai dalam perusahaan. Contohnya seperti hak paten, nama merk, goodwill.

Sedangkan modal konkret ialah modal yang berwujud nyata yang ada dalam proses produksi contohnya seperti mesin, peralatan, truk, dll.

Berdasarkan pemiliknya: Modal individu dan  modal masyarakat. Modal individu ialah modal yang berasal dari individu dan menjadi kepemilikannya secara individu.

Modal masyarakat ialah modal yang dikelola oleh pemerintah untuk kepentingan masyarakat umum.

Bedasarkan sumbernya: modal sendiri dan modal asing. Modal sendiri merupakan modal untuk sebuah perusahaan baik milik bersama maupun milik pribadi.

Sedangkan modal asing ialah modal yang bersumber dari pinjaman bank atau modal yang berasal dari luar perusahaan yang bersifat sementara di dalam suatu perusahaan, dan bagi perusahaan yang terkait dengan peminjaman modal tersebut yang kerap kali disebut “utang”, harus membayar utang tersebut sesuai dengan kesepakatan yang dibentuk antar pihak yang berkaitan. Mengenai penggolongan utang, ada yang hanya membaginya dalam 2 golongan, yaitu utang jangka pendek (yaitu kurang dari satu tahun) dan utang jangka panjang (lebih dari satu tahun).

Berdasarkan sifatnya: Modal tetap dan modal lancar. Modal tetap ialah modal yang bisa digunakan secara berulang-ulang dalam waktu tertentu hingga modal mengalami penyusutan seperti mesin peralatan pabrik yang semakin lama semakin menyusut misalnya akibat perkaratan. Contoh dari modal tetap ini adalah gedung perusahaan, mesin-mesin pabrik, peralatan seperti computer, mesin jahit, kendaraan dll.

Modal tidak tetap (lancar) ialah modal yang tidak dapat digunakan secara berulang-ulang dan hanya bisa digunakan sekali pakai dalam sebuah proses produksi seperti bahan-bahan yang digunakan dalam proses produksi. Contoh modal tidak tetap ialah bahan baku seperti hasil dari pertanian, minyak, bensin dll yang digunakan sekali pakai dalam proses produksi.

  1. Kewirausahaan

Kewirausahaan

Kewirausahaan ialah salah satu faktor produksi berupa keterampilan ataupun kemampuan yang dimiliki sesorang dan digunakan dalam mengawasi proses produksi dari faktor-faktor produksi. Terdapat 4 hal penting yang harus diperhatikan oleh seorang pengusaha terutama sebagai seorang pemimpin, yaitu :

Planning: Proses menyiapkan sebuah perencanaan yang matang seperti menyusun strategi, menetapkan misi serta visi yang jelas, menetapkan modal serta tujuan organisasi yang jelas.

Organizing : Fungsi manajemen yang mengatur serta menstruktur pekerjaan orang lain dengan tujuan untuk mencapai tujuan organisasi yang telah dibentuk.

Actualing : Mengarahkan, membimbing, serta memotivasi para tenaga kerja atau karyawan sesuai dengan bagian pekerjaan masing-masing bertujuan untuk mencegah terjadinya penyelewengan terhadap tujuan organisasi.

Conrtroling : Tindakan manajerial yaitu melakukan pengawasan terhadap keryawannya pada masing-masing bagian pekerjaan mereka agar tetap memiliki tujuan yang sesuai dengan organisasi.

Hubungan antar faktor produksi

Harga yang dibayar untuk faktor produksi sumber daya fisik, tenaga kerja serta modal setara dengan nilai produk marginal faktor tersebut. Apa itu nilai produk marginal? produk marginal input yang dikalikan dengan harga hasil produksi, dimana produk marginal masing-masing faktor bergantung pada jumlah faktor tersebut yang tersedia. (Baca ; Biaya Porduksi )

Penurunan produk marginal menyebabkan suatu produk yang ditawarkan dengan berlimpah memiliki produk marginal dan harga produk yang rendah. Sedangkan, faktor produksi yang jarang ditawarkan memiliki produk marginal dan harga yang tinggi. Akibatnya, ketika penawaran suatu faktor produksi menurun, keseimbangan harga faktornya naik.

Namun, ketika penawaran salah satu faktor berubah, efeknya tidak terbatas hanya pada pasar faktor tersebut saja. Biasanya faktor-faktor produksi yang digunakan bersama-sama untuk membuat produktivitas masing-masing faktor yang bergantung pada faktor lainnya yang tersedia digunakan dalam proses produksi. Akibatnya, perubahan dalam penawaran salah satu faktor yang mengubah pendapatan faktor-faktor produksi secara keseluruhan.