8 Ciri-Ciri Pembangunan Berkelanjutan

Posted on
Ciri Pembangunan Berkelanjutan

Ciri pembangunan berkelanjutan – Pembangunan berkelanjutan ini identik dengan memberikan perhatian yang lebih terhadap lingkungan karena telah digunakan untuk pembangunan.

Pembangunan yang dilakukan terkadang mengesampingkan tentang sumber daya alam, sehingga dibuat pembangunan berkelanjutan sebagai alat untuk menjaga sumber daya alam tetap bertahan. 

Ciri Pembangunan Berkelanjutan

Pembangunan berkelanjutan memiliki tujuan untuk memperbaiki kehidupan agar lebih memperhatikan lingkungan hidup. Sumber daya alam yang melimpah jika tidak diiringi dengan pembangunan berkelanjutan maka akan lebih cepat punah. Ciri pembangunan berkelanjutan akan dijelaskan lebih detail di bawah ini. 

1. Pembangunan memperhatikan lingkungan fisik dan lingkungan sosial

Ciri-Pembangunan-Berkelanjutan-2

Pembangunan tidak hanya berfungsi untuk merubah fisik saja, namun juga sosialnya. Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa dalam satu bangunan terdapat interaksi dan komunikasi yang sudah terjalin antar masyarakat. Jika hal tersebut tergantikan oleh pembangunan, maka perlu adanya adaptasi baru jika tempat tinggal suatu masyarakat mengalami pembangunan. 

Sebelum melakukan pembangunan, alangkah baiknya melakukan survey terlebih dahulu. Dimana pertama digunakan untuk mengetahui kondisi fisik dari lingkungan tersebut. Ketika akan melakukan, pasti akan diketahui potensi yang akan diperoleh ketika melakukan pembangunan di wilayah tertentu. 

Selain itu, ketika akan melakukan pembangunan nantinya akan ada prosedur yang tergabung dalam AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). Dimana ketika akan melakukan pembangunan harus ada persetujuan AMDAL terlebih dahulu. Hal ini merupakan salah satu ciri pembangunan berkelanjutan yang utama. 

Hal ini berfungsi untuk melihat apakah pembangunan yang akan dilakukan tidak mengganggu ekosistem lingkungan. Selain itu, untuk mengetahui bahwa dengan adanya pembangunan tersebut tidak mengganggu kehidupan masyarakat sekitarnya. 

Baca juga : Dampak Positif dan Negatif Pembangunan Ekonomi 

2. Menonjolkan praktik bangunan yang ramah terhadap lingkungan

Ciri pembangunan berkelanjutan mengacu pada praktik pembangunan yang ramah terhadap lingkungan. Dalam hal ini mulai dari sistem, jenis bangunan, bahan bangunan, dan lain sebagainya mengacu pada bangunan yang ramah terhadap lingkungan. 

Setiap pembangunan berkelanjutan tentu ada hal-hal yang perlu dipenuhi untuk mencapai kriteria yang bagus terhadap lingkungan. Fungsi dari pembangunan berkelanjutan adalah mempertahankan lingkungan. Sehingga dalam hal ini pembangunan yang dilakukan harus memperhatikan aspek pelestarian lingkungan. 

Baca juga :  Perencanaan Pembangunan Ekonomi

3. Melindungi habitat alami

Setiap wilayah pasti sudah memiliki habitat yang telah hidup dalam jangka waktu lama sebelum dilakukannya pembangunan. Oleh karena itu, ketika sebuah pembangunan dilakukan di suatu wilayah, pastikan untuk melindungi habitat aslinya terlebih dahulu. Melindungi habitat asli merupakan ciri pembangunan berkelanjutan yang harus dimiliki perusahaan. 

Pembangunan seperti pembuatan pabrik untuk aktivitas industri membutuhkan waktu untuk meminta izin pada masyarakat di sekitar tempat dan menjaga habitat yang ada agar tetap terjaga. Sehingga dengan adanya aktivitas pembangunan baru yang akan dilakukan, habitat yang ada masih tetap terlindungi. 

4. Mengganti setiap sumber daya yang digunakan

pembangunan-berkelanjutan

Dalam setiap penggunaan sumber daya alam, pasti terdapat berbagai sumber daya yang dibutuhkan untuk mendukung keberhasilan pembangunan berkelanjutan. Dalam hal ini, setiap sumber daya yang digunakan harus diganti secara terencana untuk melindungi sumber daya yang telah digunakan agar tetap eksis. 

Contohnya dalam hal ini adalah penebangan hutan karena aktivitas memperoleh kayu sebagai salah satu bahan pembuatan lemari, kursi, dan lain sebagainya. Perusahaan yang membuat sumber daya berupa kayu ini harus melakukan penanaman kembali untuk mengganti pohon-pohon yang telah ditebang. 

Selain itu, penggunaan batu bara yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar. Sebagian dari mereka melakukan penggalian di beberapa wilayah perusahaan maupun di lingkungan tempat tinggal warga. Setelah penggalian, perlu adanya pengelolaan berupa penutupan lubang hasil gali atau memindahkan masyarakat sekitar ke tempat yang lebih aman. 

Baca : 11 Indikator Keberhasilan Pembangunan Ekonomi

5. Melindungi masyarakat yang tinggal

Salah satu tujuan utama pembangunan adalah untuk mensejahterakan masyarakat. Kini, muncul adanya pembangunan berkelanjutan juga bertujuan untuk melindungi masyarakat yang tinggal di sekitar perusahaan maupun masyarakat umum di suatu negara tersebut. Dalam hal ini, ciri pembangunan berkelanjutan adalah melindungi masyarakatnya. 

Dengan segala aktivitas yang dilakukan oleh pembangunan, tentu harus diiringi dengan solusi aktif untuk lebih memperhatikan masyarakat di sekitar perusahaan. Dimulai dari menyertakan masyarakat untuk bekerja di perusahaan sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, memberikan bantuan sosial apabila terdapat bencana alam, dan lain sebagainya. 

6. Mengelola limbah agar aman terhadap lingkungan

Setiap perusahaan atau pabrik yang memproduksi barang tentu menggunakan mesin yang dapat mempercepat pembuatan dan memproduksi dalam jumlah yang banyak. Seiring berjalannya waktu, kini tenaga manusia mulai berkurang dengan adanya mesin-mesin canggih yang digunakan oleh perusahaan atau pabrik. 

Limbah yang dihasilkan dari proses pembuatan barang di perusahaan tentu harus dikelola dengan baik. Dengan adanya pembangunan berkelanjutan, maka limbah yang dihasilkan dapat dikelola sehingga tidak membahayakan masyarakat di sekitar perusahaan. Hal ini merupakan salah satu ciri pembangunan berkelanjutan yang paling penting. 

Baca : Perbedaan Pembangunan Ekonomi dan Pertumbuhan Ekonomi Menurut Para Ahli 

7. Setiap aktivitasnya bertujuan untuk mengurangi pemanasan global dan melestarikan sumber daya lingkungan

Salah satu ciri pembangunan berkelanjutan adalah mengurangi pemanasan global. Saat ini, pemanasan global merupakan permasalahan lingkungan di seluruh dunia yang harus diatasi oleh setiap negara. Setiap negara tentu memiliki aktivitas industri yang akan berdampak pada pemanasan global. 

Pada dasarnya aktivitas industri pasti berhubungan dengan lingkungan alam. Banyaknya sumber daya alam yang ada di Indonesia tentu harus diiringi dengan pengelolaan yang memperhatikan pemanasan global. 

8. Praktik dan industri konstruksi yang mengurangi polusi

ciri pembangunan berkelanjutan mengurangi polusi

Polusi terdiri dari berbagai jenis, mulai dari polusi udara, polusi air, dan polusi darat. Polusi udara biasanya dihasilkan dari aktivitas produksi yang mengeluarkan gas atau udara yang memiliki bau dan dapat merubah warna udara di sekitar tempat dibangunnya perusahaan atau pabrik. 

Polusi air yaitu diakibatkan dari limbah pabrik juga yang berbentuk cair. Biasanya dibuang di sekitar tempat yang sudah tidak digunakan. Limbah air ini juga memiliki bau dan tekstur tergantung dari pembuatan produksi. 

Sedangkan polusi daratan dapat berupa limbah sampah yang berserakan di sekitar berdirinya perusahaan. Dalam hal ini, limbah yang dikumpulkan ini dapat disesuaikan dengan jenis sampahnya yaitu organik maupun non organik. 

Ketiga jenis polusi ini harus diatasi karena dapat berdampak buruk terhadap lingkungan maupun masyarakat yang tinggal di sekitar perusahaan. Pada dasarnya limbah memiliki jenis yaitu beracun dan tidak beracun, namun adanya limbah yang keluar perlu dilakukan penanganan. 

Perusahaan yang mengacu pada ciri pembangunan berkelanjutan pasti memikirkan dampak dan mengatasi permasalahan limbah terlebih dahulu. Seiring berjalannya waktu, tersedia teknologi yang dapat menjadi salah satu solusi dari permasalahan limbah. Kini, limbah juga dapat diolah di dalam pabrik dan tentunya dapat dimanfaatkan secara maksimal. 

Penjelasan tentang ciri pembangunan berkelanjutan di atas dapat menjadi sarana bagi Anda untuk lebih memahami terkait hubungan antara pembangunan dan lingkungan. Sebelum melakukan pembangunan, pastikan untuk meneliti terlebih dahulu mulai dari kondisi sosial, kondisi lingkungan, maupun cara mengatasi apabila telah dilakukan pembangunan. 

Gravatar Image
Accounting Blogger, Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.