Pengertian Resiko Usaha, Jenis Jenis dan Contohnya

Posted on

Pengertian Resiko Usaha, Jenis Jenis dan Contohnya

Pengertian resiko usaha, jenis jenis dan contohnya – Memulai sebuah usaha/bisnis sangat mungkin berhubungan dengan resiko usaha. Jadi meskipun seorang pebisnis mempunyai manajemen dan strategi bisnis yang baik,  tidak menjadi jaminan seseorang terhindar dari sebuah risiko usaha.

Risiko usaha menurut Abbas Salim terjadi karena adanya ketidakpastian, diantaranya ketidakpastian ekonomi, ketidakpastian yang disebabkan oleh alam dan ketidakpastian yang disebabkan perilaku manusia.

Pengertian Resiko Usaha

Pengertian resiko adalah berupa kejadian, informasi, kerugian atau pekerjaan yang bisa terjadi akibat keputusan yang kita ambil dalam kehidupan sehari-hari.

Lalu bagaimana cara untuk menghindari resiko, atau meminimalisir dampak negatif dari resiko ?

Rahasianya adalah ada pada di diri anda, mengapa begitu ?

Sebab kunci untuk mengetahui seberapa besar resiko yang kita akan hadapi adalah seberapa sempurna seseorang/anda mendapatkan informasi. Sebab informasi yang sempurna akan menghasilkan keputusan yang akurat dan anda bisa mengetahui seberapa besar risikonya.

Baca juga:

  1. 13 Ciri-Ciri Kewirausahaan Serta Tujuannya
  2. 3 Jenis Strategi Pemasaran dan Contoh “Lengkap”
  3. 10 Strategi Pemasaran Produk

Jenis-jenis Resiko Usaha

Jenis risiko yang sering dihadapi dalam dunia usaha atau dunia kewirausahaan diantaranya seperti:

  1. Resiko Perusahaan

Risiko Perusahaan adalah risiko yang terjadi dan berdampak terhadap kelangsungan hidup perusahaan atau saham-saham yang ada di perusahaan.

  1. Resiko Keuangan

Risiko Keuangan adalah risiko yang pada umumnya akan berdampak kepada kerugian aspek keuangan perusahaan.

  1. Resiko Permodalan

Risiko permodalan adalah Resiko yang timbul akibat kerugian penjualan likuiditas dan keuangan, yang akan membuat modal usaha Mengalami penurunan secara signifikan.

  1. Resiko Pasar

Resiko pasar adalah Resiko yang timbul akibat persaingan usaha gaya hidup pelanggan, perubahan pola persaingan, atau munculnya pesaing baru yang potensial di pasar produk.

  1. Resiko Operasional

Risiko operasional adalah resiko yang timbul akibat penyimpangan hasil prediksi. Hal ini bisa terjadi karena kurang sempurnanya penerapan keputusan, SDM, teknologi, perubahan sistem inovasi dan mutu.

Macam-Macam Resiko Usaha

Resiko usaha bisa diklasifikasikan menjadi 2, yaitu menurut sifat dan

Macam-macam Resiko Usaha menurut Sifatnya

  1. Risiko murni adalah risiko yang pasti menimbulkan kerugian. Contohnya seperti musibah.
  2. Resiko spekulatif adalah Resiko yang dapat timbul karena disengajakan oleh yang bersangkutan agar mendapat keuntungan, Contohnya perkreditan.
  3. Resiko fundamental adalah resiko yang tidak bisa dilimpahkan kepada seseorang atau orang lain
  4. Resiko khusus adalah resiko yang timbul karena bersumber pada peristiwa tunggal atau Mandiri sehingga sangat mudah diketahui penyebabnya. Contoh : pesawat jatuh dan kapal tenggelam
  5. Resiko Dinamis : resiko yang disebabkan oleh kemajuan tekhnologi.

Menurut dapat dan Tidak Dapat Dialihkan.

  1. Resiko yang dapat dialihkan. Contoh : Asuransi
  2. Resiko yang tidak dapat dialihkan. Contoh : Terkena Tilang

Menurut sumbernya

  1. Resiko internal : Dalam Perusahaan. Contoh : Rusaknya Mesin
  2. Resiko Eksternal : Luar Perusahaan. Contoh : Padam Listrik.

Faktor-Faktor Penyebab Resiko Usaha

Faktor-faktor yang menjadi penyebab munculnya resiko usaha diantaranya seperti

1. Perubahan, meliputi :

  • Lingkungan
  • Sosial dan ekonomi
  • Persaingan

2. Kesalahan strategi dan pemasaran.

3. Keputusan yang tidak tepat sehingga menimbulkan diluar rencana.

4. Persiapan yang kurang matang.

5. Kelengkapan pribadi atau penanggungjawab.

Klasifikasi Orang Dalam Menghadapi Resiko

Seseorang atau wirausaha bisa diklasifikasikan menjadi 4 Berdasarkan cara pandangnya menghadapi resiko usaha, diantaranya adalah:

  1. Risk Avoider adalah orang yang tidak senang menghadapi risiko bahkan cenderung menghindari resiko.
  2. Risk Calculator adalah orang yang berani dalam mengambil keputusan ketika menghadapi resko, dengan catatan tingkat kerugian dari resiko masih dapat dihitung.
  3. Risk Taker adalah orang yang berani menanggung resiko orang ini biasanya spekulatif dalam mengambil keputusan dengan cara mengukur resiko secara intuitif saja.
  4. Risk Manager adalah orang yang berani mengambil keputusan dengan cara perhitungan tingkat resiko dan ketidakpastian. Seseorang ini biasanya mengandalkan intuisinya untuk memperoleh keuntungan bisnis

Menejemen Resiko

Manajemen risiko adalah suatu sistem pengawasan risiko, serta perlindungan harta benda keuntungan badan usaha atau perorangan dan hak milik atas kemungkinan timbulnya kerugian karena adanya resiko.

Manfaat manajemen risiko yang dapat kita peroleh diantaranya:

  • Dapat menangani masalah-masalah dengan mengambil keputusan secara tepat.
  • Memungkinkan bagi para pembuat keputusan untuk menghadapi resiko dan ketidakpastian dalam keadaan.
  • Dapat meningkatkan pendekatan sistematis dan Logika, untuk membuat sebuah keputusan
  • Memudahkan estimasi biaya.
  • Memberikan pendapat dan intuisi yang baik dan benar dalam pembuatan keputusan yang dihasilkan.
  • Memembantu para pembuat keputusan untuk menetapkan beberapa banyak informasi yang ia butuhkan.
  • Membantu dalam menyediakan pedoman untuk penyelesaian masalah
  • Membantu untuk analisa yang cermat dari pilihan-pilihan alternative.

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Resiko Usaha, Jenis Jenis dan Contohnya. Semoga bermanfaat menambah wawasan pembaca. Terima kasih banyak atas kunjungannya

Kunjungi artikel terbaru:

  1. Pengertian Sistem Informasi Pemasaran “Jenis dan Manfaat”
  2. Tujuan dan Manfaat Komunikasi Bisnis
  3. Inilah 5 Peran “Utama” Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank
  4. Inilah 6 (Enam) Kriteria Uang Menurut Para Ahli
  5. Pengertian Pasar Oligopoli, Ciri-Ciri dan Contohnya [Lengkap]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *