Pengertian Sistem Ekonomi Campuran, Ciri- Ciri Dan Tujuannya

Posted on

Akuntansilengkap.com Pengertian Sistem Ekonomi Campuran, Ciri- Ciri Dan Tujuannya | Mari kita sedikit ulas tentang sistem ekonomi itu sendiri. Sistem Ekonomi adalah sebuah cara yang dilakukan untuk mengendalikan atau mengatasi masalah ekonomi di suatu negara. Masalah apakah itu? Secara garuis besar masalah ini meliputi, produksi, distribusi dan konsumsi serta pengalokasian faktor-faktor lainnya. Jadi, sistem ekonomi hadir untuk menjawab permasalahan-permasalah ekonomi.

Dalam praktiknya  sistem ekonomi digolongkan menjadi beberapa jenis diantaranya:

  1. Perekenomoian Tradisional
  2. Sistem Ekonomi Kapital/Liberal/Pasar Bebas
  3. Sistem Ekonomi Sosialis/Komando
  4. Sistem Ekonomi Campuran
  5. Sistem Ekonomi Pancasila/Indonesia

Pengertian Sistem Ekonomi Campuran

Sistem perekonomian campuran adalah sistem ekonomi pertengahan dari dua sistem yaitu sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar bebas.

Definisi sistem perekonomian campuran adalah suatu sistem yang diawasi dan dikendalikan oleh pemerintah pusat namun masyarakat mempunyai berhak untuk melakukan kegiatan ekonomi yang dijalankannya.

Baca juga:  7 Masalah Pokok Ekonomi di Indonesia dan Cara Mengatasinya

Tujuan Sistem Ekonomi Campuran

Tahukah Kamu ?

Tujuan campur tangan pemerintah adalah untuk mengatasi kegiatan ekonomi yang mengalami fluktuasi atau gelombang ekonomi yang tajam Disamping itu juga melindungi masyarakat yang berpindah tertindas dan lemah.

Artinya, sistem ekonomi campuran bertujuan untuk menghindari penguasaan secara penuh atas sumber daya ekonomi dari segolongan masyarakat.

Bentuk campur tangan pemerintah adalah melalui peraturan-peraturan yang tujuannya untuk mengawasi dan mengatur kegiatan ekonomi yang dijalankan oleh pihak swasta supaya berjalan dengan norma yang wajar.

Disamping itu pemerintah juga mempunyai kebijakan dan peraturan di bidang fiskal dan moneter yang tujuannya, supaya perekonomian berjalan dengan lancar dan pesar tanpa terjadi permasalahan ekonomi seperti pengangguran dan inflasi.

Suatu sistem ekonomi sebenarnya tidak ada yang sempurna dan bahkan tidak ada negara di belahan dunia manapun yang mengadopsi salah satu sistem ekonomi secara murni.

Pada dasarnya suatu negara saat ini tidak menganut sistem ekonomi manapun namun menerapkan kombinasi atau modifikasi dari sistem yang ada dan dirasakan paling sesuai dengan kondisi dan tradisi di negara yang bersangkutan.

Contohnya Amerika Serikat negara tersebut dikenal dengan ekonomi pasar bebas namun disisi lain pemerintah sangat jelas memberikan campur tangan melalui pembuatan undang-undang anti monopoli ini artinya meskipun ekonomi diserahkan kepada mekanisme pasar pemerintah tetap mengatur pihak swasta dengan memberi batasan-batasan tertentu. Contoh negara yang memodifikasi sistem ekonominya di antaranya Amerika Serikat, Kuba dan Perancis.

Contoh Negara Yang menganut Sistem Ekonomi Campuran

Negara yang menganut sistem ekonomi campuran diantaranya seperti Mar0ko, Malaysia, Philipina, Perancis dan dan RRC.

contoh negara sistem ekonomi campuran malaisya contoh negara sistem ekonomi campuran malaisya contoh negara sistem ekonomi campuran

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran karakteristik sistem ekonomi campuran bisa kita lihat pada beberapa hal berikut ini:

  1. Ada kegiatan ekonomi yang dilaksanakan oleh swasta dan sebagian lagi dipegang oleh pemerintah (Contohnya seperti listrik air minum jembatan taman taman kota telekomunikasi jalan atau yang menyangkut hidup orang banyak).
  2. Interaksi ekonomi sebagian terjadi di pasar, namun pemerintah masih campur tangan dengan berbagai kebijakannya. Misalnya untuk melindungi konsumen pemerintah menggunakan kebijakan harga atas (celling price). Di sisi lain pemerintah sering menggunakan kebijakan harga dasar untuk melindungi golongan produsen.
  3. Persaingan diperbolehkan dengan catatan gerak-geriknya diawasi supaya tidak mengarah ke bentuk persaingan yang saling merugikan. Pada dasarnya campur tangan pemerintah bertujuan untuk menyehatkan kehidupan ekonomi, mencegah terjadinya penumpukan atau konsentrasi ekonomi di satu tangan (monopoli) serta mencegah dan mengatasi Apabila terjadi krisis ekonomi.

Baca juga: 8 Konsep Pendapatan Nasional Serta Contoh dan Manfaatnya

Kelebihan Sistem Ekonomi Campuran

Kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi campuran

Kelebihan dari sistem ekonomi campuran diantaranya meliputi:

  1. Penetapan harga dalam perekonomian lebih terkendali,
  2. Adanya kebebasan berusaha,
  3. Pemerintah sangat memperhatikan usaha sektor menengah dan kecil,
  4. Kestabilan ekonomi terjamin,
  5. Sektor ekonomi yang dikuasai pemerintah ditujukan untuk kepentingan masyarakat,
  6. Hak individual diakui.

Baca juga: 8+ Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Dan Penawaran Suatu Barang

Kelemahan Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran memiliki beberapa kelemahan diantaranya sebagai berikut:

  1. Beban pemerintah lebih berat dibandingkan dengan pihak swasta,
  2. Pihak swasta kurang bisa memaksimalkan keuntungannya,
  3. Pembatasan antara sumber produksi yang dikuasai pemerintah atau swasta sulit ditentukan,

Demikianlah tadi pembahasan Pengertian Sistem Ekonomi Campuran, Ciri- Ciri Dan Tujuannya. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih banyak atas kunjungannya. Jangan lupa vote and share yaa ! 🙂 

Artikel terkait:

  1.  Pengertian, Contoh dan Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna [Lengkap]
  2. Pengertian Dan Contoh Pasar Persaingan Monopolistik Beserta Ciri-Cirinya
  3. Pengertian Pasar Monopoli, Ciri Ciri Dan Contohnya Serta Kelebihan Dan Kekurangan
  4. Pengertian Pasar Oligopoli, Ciri-Ciri dan Contohnya [Lengkap]
  5. [Lengkap] Pengertian Mudharabah, Syarat, Rukun Dan Contohnya

 

Pengertian Sistem Ekonomi Campuran, Ciri- Ciri Dan Tujuannya
5 (100%) 1 vote