Pengertian Produktivitas Kerja + Faktor dan Pengukurannya

Posted on
Pengertian Produktivitas Kerja + Faktor dan Pengukurannya
Kasih bintang ya !

Pengertian Produktivitas Kerja

Pengertian produktivitas kerja | Artikel ini akan membahas tentang pengertian produktivitas kerja serta beberapa point lainnya seperti faktor-faktor yang mempengaruhi adanya produktivitas kerja dan pengukuran produktivitas kerja.

Pada dasarnya produktivitas kerja dapat diartikan suatu sikap yang mencakup mental dan selalu mempunyai pandangan bahwa kehidupan dihari ini lebih baik dari hari kemarin dan kehidupan dihari esok harus lebih baik dari hari ini.

Pengertian Produktivitas Menurut Para Ahli

Para ahli ekonomi biasanya memberikan definisi produktivitas yaitu ratio output dibandingkan dengan input fisik. Hal itu biasanya secara keseluruhan dihubungkan dengan industri-industri pada sektor perekonomian suatu daerah.

Produktivitas adalah suatu perbandingan antara hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang diperlukan.  Riyanto.

Produktivitas adalah perbandingan antara hasil (output) dengan masukan (input). Jika jumlah produktivitas naik hanya dimungkinkan dengan adanya peningkatan efisiensi waktu, bahan, teknik produksi, sistem kerja, tenaga kerja dan peningkatan kemampuan serta keterampilan tenaga kerjanya itu sendiri. Hasibuan.

Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa :

Kesimpulan.
Produktivitas kerja adalah kemampuan seoarang karyawan atau staf dalam suatu perusahaan dalam berproduksi dibandingkan dengan input yang digunakan, seorang karyawan dalam suatu perusahaan atau instansi dapat dikatakan produktif jika mampu menghasilkan produk dengan jangka waktu yang singkat dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan perusahaan. 

Baca juga:

  1.  Jenis-Jenis Tenaga Kerja Contohnya
  2. 15 Faktor Yang Mempengaruhi Kebutuhan Manusia
  3.  Pengertian Kesempatan Kerja, Angkatan Kerja, dan Tenaga Kerja

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja

Dibawah ini merupakan faktor yang mempengaruhi adanya produktivitas kerja disuatu daerah yaitu sebagai berikut :

  • Bersumber dari pekerjaan

Dalam suatu perusahaan apabila memiliki pekerjaan yang banyak maka akan menyebabkan produktivitas kerja menjadi rendah. Agar pekerjaan menjadi lebih cepat dan tepat maka terlebih dahulu harus diadakan kegiatan Time and Motion Study. Dengan kedua jenis kegiatan tersebut menciptakan gerakan yang efektif dan mampu mengurangi kesalahan dalam bekerja serta mampu mencapai keberhasilan kerja yang diinginkan.

  • Bersumber dari karyawan

Semangat kerja para karyawan dalam suatu kantor atau perusahaan  merupakan salah satu unsur yang sangat penting untuk mencapai produktivitas yang tinggi. Ada  beberapa unsur yang harus diperhatikan oleh pimpinan yaitu kebutuhan karyawan harus diperhatikan, gaji karyawan harus memadai, dan  penempatan karyawan harus pada posisi yang tepat dengan kemampuannya.

  • Pendidikan

Melalui pendidikan, bisa dijadikan ukuran untuk mengetahui tingkat kecerdasan dari seorang karyawan. Semakin tinggi tingkat pendidikan maka akan semakin besar pula kemungkinan untuk mendaptakan tujuan ke jenjang yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Maka dari itu, pendidikan memiliki hubungan yang sangat erat dengan produktivitas kerja karyawan maupun staf.

  • Kesehatan jasmani dan rohani

Pimpinan mempunyai kewajiban atau tugas untuk memastikan kesehatan karyawan atau stafnya, yaitu dapat dilakukan dengan cara meniadakan lembur, mengatur jam kerja yang teratur. Apabila karyawan sehat jasmani dan rohaninya maka akan dapat meningkatkan produktivitas kerja dalam perusahaan tersebut.

  • Lingkungan kerja

Apabila lingkungan kerjanya baik maka akan menciptakan suasan kerja yang nyaman dan sangat berpengaruh besar pada peningkatan produktivitas kerja seorang karyawan diperusahaan. Lingkungan kerja yang nyaman dan bersih maka akan membuat karyawan bekerja lebih giat dan baik.

  • Faktor manajerial

Jika gaya kepemimpinan seorang pemimpin mengarahkan, memotivasi, memimpin bawahannya dengan baik maka semangat karyawan akan lebih tinggi dan termotivasi dalam menyelesaikan tugasnya.

  • Motivasi

Pemimpin yang memberikan motivasi kerja dengan baik maka akan mendorong karyawan dan stafnya lebih giat dalam melakukan tugasnya. Memotivasi karyawan bisa dibilang tidak mudah, karena setiap karyawan dan staf memiliki pengalaman, latar belakang, sifat, keinginan yang berbeda satu sama lain.

  • Peralatan yang digunakan dalam bekerja

Peralatan yang digunaan saat bekerja memiliki pengaruh yang sangat penting dalam meningkatn produktivitas kerja karyawan dan staf. Produktivitas kerja seorang karyawan harus memiliki perhatian yang penting dari pemimpinnya, karena produktivitas kerja karyawan akan membawa dampak baik bagi perusahaan tersebut.

Adapun faktor-faktor diatas dinilai mendukung terciptanya produktivitas seorang karyawan dan staf. Hal-hal lainnya yang dapat mendukung terciptanya prduktivitas kerja adalah loyalitas atau kesetiaan karyawan, prestasi kerja karyawan, kejujuran, kerja sama antar karyawan atau staf, partisipasi karyawan serta dedikasi karyawan dalam suatu perusahaan atau instansi.

Baca juga:  10 Usaha Yang Paling Laris Di Kampung/Desa

Pengukuran Produktivitas Kerja

Pengukuran produktivitas kerja adalah sistem yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur kinerja karyawan apakah sudah melakukan pekerjaannya dengan baik sesuai yang diinginakn oleh perusahaan atau instansi.

Metode pengukuran produktivitas kerja

Objective Matrix (OMAX) sudah lama dikenal sebagai sistem pengukuran produktivitas parsial yang berfungsi untuk memantau produktivitas pada setiap bagian perusahaan. Sistem pengukuran ini memiliki kriteria produktivitas yang sesuai dengan keberadaan bagian tersebut (objektif).

Model pengukuran produktivitas Objective Matrix (OMAX) ini dikembangkan oleh James L. Riggs. Hal ini dikarenakan berdasarkan pendapat bahwa produktivitas merupakan hasil dari beberapa kinerja yang berlainan.

Nurdin, Konsep dari pengukuran ini adalah dengan penggabungan beberapa kriteria kinerja kelompok kerja ke dalam sebuah matriks.

Manfaat yang diharapkan dengan adanya pengukuran produktivotas kerja ini ialah untuk mengetahui kemampuan serta keterampilan setiap karyawan secara rutin setiap hari sebagai dasar pendayagunaan dan pengembangan karyawan seoptimal mungkin dan peningkatan mutu hasil kerja karyawan.

Dengan adanya pengukuran produktivitas ini berarti para karyawan mendapat perhatian dari pimpinannya sehingga mendorong karyawan untuk lebih giat dan bersemangat dalam bekerja diperusahaan tersebut, asalkan proses pengukuran produktivitas kerja tersebut dengan cara yang obyektif dan jujur tidak berpihak dengan siapapun.

Demikinlah artikel diatas yang membahas mengenai Pengertian Produktivitas Kerja [Lengkap]. Penulis harap artikel ini dapat menambah pengetahuan bagi sobat yang mecanya. Terimakasih atas kunjungannya.. Jangan lupa like and share!

Kunjungi artikel terkait:

  1. 5 Unsur-Unsur Kredit Perbankan
  2. Dampak dan Faktor Penyebab Terjadinya Pengangguran
  3.  Kelangkaan Sumber Daya Alam Serta Cara Mengatasinya
  4. Definisi Biaya Bahan Baku, Biaya Tenaga Kerja Dan Biaya Overhead Pabrik Dengan Contoh
  5. 10 Prospek Kerja Jurusan Akuntansi “Terbaru”

Comments are closed.