Penetapan Harga (Tujuan, Metode, dan Strategi)

Posted on
Penetapan Harga (Tujuan, Metode, dan Strategi)
Kasih bintang ya !

Penetapan Harga (Tujuan, Metode, dan Strategi)

Penetapan harga (tujuan, metode, dan strategi) | Bauran pemasaran atau sering disebut dengan marketing mix adalah konsep dasar dalam pemasaran dimana berisi tentang tahapan pemasaran atas suatu produk atau jasa yang ditawarkan. Tahapan-tahapan tersebut diantaranya adalah Produk, Price, Place, dan Promotion.

Dalam bauran pemasaran terdapat hal yang sangat penting yaitu price atau penetapan harga. Dalam penetapan harga ini perusahaan berperan dalam menetapkan tujuan, kalkulasi biaya, tingkat permintaan, harga pasar serta pencapaian lainnya yang direncanakan oleh perusahaan atas suatu produk atau jasa yang akan ditawarkan. (Baca juga: Harga keseimbangan dan cara menghitungnya )

Penetapan Harga

Penetapan harga adalah suatu strategi yang menjadi kunci dalam perusahaan sebagai bentuk konsentrasi dari deregulasi, dan persaingan pasar secara global yang semakin sengit.

Harga dapat mempengaruhi persepsi pembeli, arus keuangan, dan dalam menentukan posisi merek. Karena hal tersebut harga menjadi suatu ukuran atau standar mengenai mutu produk sehingga pembeli mengalami kesulitan dalam mengkritisi produk yang kompleks.

Baca juga:

  1. Indeks Harga [Pengertian, Tujuan, dan Fungsi]
  2. [Rumus] Cara Menghitung Indeks Harga dan Contohnya
  3. Indeks Harga Konsumen [Pengertian, Rumus serta Cara Menghitung]

Tujuan Penetapan Harga

Berikut ini merupakan tujuan dari penetapan harga yang memiliki sifat ekonomis dan non ekonomis yaitu :

1. Memaksimalkan penjualan dan penetrasi pasar

Hal yang dilakukan agar mampu menarik perhatian konsumen yang menjadi target pasar, maka perusahaan perlu dan harus melakukan penetapan harga yang rendah. Dengan harga yang rendah ini, akan menjadi pendorong dalam meningkatkan permintaan yang datang pesaing.

2. Mempertahankan kualitas pelayanan

Hal yang dilakukan dalam menjaga target pasar dari pesaing bisnis maka perlu suatu teknik yaitu teknik menyesuaikan harga menjadi lebih murah dibandingkan dengan pesaing. Karena penurunan harga ini akan membuat konsumen tetap setia dengan produk yang ditawarkan.

3. Mendapatkan atau memaksimal keuntungan

Apabila suatu perusahaan sudah mencapai tahapan dalam penetepan harga suatu produk maka dalam memperhitungkan tingkat keuntungan yang ingin diperoleh. Dan jika marjin keuntungan yang ingin dicapai akan semakin meningkat maka harga yang akan ditetapkan untuk ditawarkan kepada konsumen pun akan menjadi tinggi.

Metode Penetapan Harga

Penetapan Harga (Tujuan, Metode, dan Strategi)

Apabila perusahaan menentukan dan menetapkan tujuan yang ingin dicapai maka selanjutnya adalah menentukan metode penetapan harga. Umumnya metode penetapan harga terbagi menjadi 3 macam pendekatan yaitu:

1. Penetapan Harga Berdasarkan Biaya

Dalam metode penetapan harga ini memiliki faktor yang utama yaitu aspek penawaran (biaya). Dalam metode ini harga akan ditentukan berdasarkan dengan biaya produksi dan juga biaya pemasaran produk yang selanjutnya akan ditambah dengan jumlah-jumlah tertentu untuk dapat menutupi biaya-biaya langsung, biaya overhead, serta laba. (Baca juga: Pengertian  dan unsur biaya produksi )

2. Penetapan Harga Berdasarkan Harga Pesaing/Kompetitor

Dalam metode penetapan harga ini umumnya dalam pelaksanaannya akan menggunakan harga pesaing sebagai referensi, namun pendekatan ini cenderung cocok untuk produk yang standar di pasar oligopoli. Untuk menarik perhatian konsumen perusahaan akan menggunakan strategi harga yang telah dirancang.

3. Penetapan Harga Berdasarkan Permintaan

Dalam metode penetapan harga inni dilakukan berdasarkan dengan persepsi konsumen terhadap price value, price sensitivity serta perceived quality. Dalam mengetahui nilai dari harga atas kualitas suatu produk maka perlunya analisa Price Sensitivity Master (PSM), dalam menggunakan analisis ini umumnya konsumen diminta agar memberikan pernyataan mengenai harga apakah murah, mahal, atau pas selanjutnya dikaitkan dengan kualitas produk yang diterima.

Strategi Penetapan Harga

Penetapan Harga (Tujuan, Metode, dan Strategi)

Strategi penetapan harga merupakan proses perusahaan dalam mengklasifikasikan dan menggolongkan produk yang dihasilkan apakah produk baru atau produk yang telah beredar.

Strategi pentapan harga berkaitan dengan siklus kehidupan produk (Product Life Cycle) yang artinya bahwa suatu produk mempunyai empat tahapan yaitu perkenalan, pertumbuhan, kematangan, dan penurunan. Berikut ini strategi penetapan harga yang berdasarkan pada produknya

Produk Baru

Dalam pengenalan produk baru perlu penetapan strategi harga. Berikut ini merupakan penetapan harga yang efektif terdapat 2 alterrnatif yaitu:

1. Harga Mengapung (Skimming Price)

Harga mengapung adalah memberikan harga yang tinggi agar dapat menutupi biaya dan sekaligus meghasilkan laba maksimum atau dengan kata lain dalam hal ini perusahaan mampu meyakinkan pelanggan bahwa produknya memiliki perbedaan dengan produk sejenis yang dimiliki oleh pesaing.

Harga mengapung disebut juga dengan pendekatang skimming, pendekatan ini sangat efektif apabila terdapat perbedaan harga atas aspek tertentu dan pesaing relatif sedikit. Selain itu pendekatan skimming bermanfaat sebagai pembatas atas permintaan suatu produk sampai perusahaan merasa siap kembali untuk melakukan produksi secara masal. Pendekatan ini juga dapat meningkatkan nilai produk menjadi sangat prestisius.

2. Harga Penetrasi        

Harga penetras adalah memberikan harga yang rendah agar terciptanya pangsa pasar dan permintaan, umumnya diterapkan di kondisi pasar yang tidak terfragmentasi ke dalam aspek berbeda produk dan tersebut tidak mempunyai nilai simbolis yang tinggi. Harga penetrasi apabila digunakan maka aakan sangat cocok dan efektif untuk sasarna pasar yang cenderung sensitif terhadap harga.

Produk Yang Telah Beredar

Strategi penetapan harga suatu produk yang telah beredar ini umumnya tidak akan lepas atas posisi produk tersebut dalam siklus kehidupan produk, berikut ini merupakan 3 tingkatan dalam tahapan siklusnya yaitu:

1. Tahap Pertumbuhan

Tahap ini memiliki ciri yaitu penjualan akan meningkat dan disertai dengan munculnya pesaing. Saat terjadi pertumbuhan yang cepat maka biasanya strategi yang akan digunakan adalah tetap mempertahankan harga produk atau pasar. Namun sebaliknya apabila pertumbuhan melambat, maka strategi yang diterapkan adalah strategi harga agresif atau menurunkan harga agar dapat mendorong penjualan sekaligus mampu menghadapi persaingan yang semakin ketat.

2. Tahap Kematangan

Tahap kematangan ini mempunyai karakteristik yaitu fleksibilitas harga, hal ini terjadi karena tahap ini merupakan efektivitas strategi dalam penetapan harga. Pada umumnya sudah menjadi kewajiban bagi perusahaan menjadi sosok yang responsif terhadap situasi pasar, konsumen, bahkan pesaing.

3. Tahap Penurunan

Dalam tahap ini umumnya ditandai dengan menurunnya jumlah permintaan yang secara terus menurus. Selain itu tahap ini merupakan tahap akhir dalam daur hidup produk yang memiliki dua alternatif langkah utama yaitu:

  • Strategi diskonting (pemotongan harga)
  • Mempertahankan harga namun memotong biaya yang berhubungan dengan produk, khusunya dalam pengeluaran untuk promosi.

Demikianlah penjelasan mengenai Penetapan Harga (Tujuan, Metode, dan Strategi). Terimakasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat.

Kunjungi artikel terkait:

  1.  Pengertian Resiko Usaha, Jenis Jenis dan Contohnya
  2.  [Lengkap] Jenis-Jenis dan Contoh Usaha Waralaba
  3.  Jenis-Jenis Kredit dan Contohnya
  4.  Kelebihan dan Kekurangan Koperasi
  5. Motif Ekonomi [Pengertian, Jenis dan Macam-Macamnya]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *