GNP dan GDP [Pengertian, Rumus, Serta Contoh]

Posted on

GNP dan GDP [Pengertian, Rumus, Serta Contoh]

GNP dan GDP [pengertian, rumus, serta contoh] | GNP dan GDP merupakan salah satu konsep dari pendapatan nasional suatu negara, sebelum kita membahas lebih jauh mengenai GNP dan GDP, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu pendapatan nasional.

Tahukah sobat?

Pendapatan nasional adalah jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh suatu masyarakat dalam negara tertentu dengan jangka waktu selama satu tahun. Banyak sekali konsep dari pendapatan nasional, misalnya GNP, GDP, NNI, NNP, PI, dan DI. Yang akan dibahas dalam artikel ini adalah mengenai GNP dan GDP. 

Pengertian GNP dan GDP

GNP (Gross National Product) adalah jumlah pendapatan total ekonomi dalam suatu negara dalam waktu satu tahun, termasuk didalamnya nilai produksi suatu barang atau jasa yang dihasilkan oleh suatu penduduk dari negara tersebut baik didalam maupun diluar wilayah negara. Tetapi, pendapatan yang diterima oleh non penduduk dalam suatu negara tidak dihitung dalam nilai-nilai GNP tersebut. Nama lain dari GNP adalah PNB (Produk National Bruto).

GDP (Gross Domestic Product) adalah jumlah produk yang dihasilkan oleh unit-unit produksi didalam batas wilayah suatu negara yang berupa barang dan jasa dalam jangka waktu satu tahun, termasuk didalamnya hasil produksi dan jasa yang dihasilkan oleh orang asing atau suatu perusahaan yang beroperasi diwilayah yang bersangkutan tersebut. Nama lain dari GDP adalah PDB (Produk Domestic Bruto)

Barang-barang yang dihasilkan termasuk barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya, karena jumlah yang didapatkan dari GDP/PDB adalah bruto atau kotor.

Baca juga:

  1. 8 Konsep Pendapatan Nasional Serta Contoh dan Manfaatnya
  2. Pendapatan Perkapita [Pengertian, Rumus dan Contoh]
  3. 3 Metode Perhitungan Pendapatan Nasional Beserta Contohnya

Rumus GNP (Gross National Product)

Rumus yang secara umum biasanya digunakan untuk memperoleh hasil dari GNP atau PDB adalah :

GNP  =  GDP + Produk Netto Terhadap Luar Negeri

GNP  =  PDB + PPPN

GNP  =  PDB – PPLN + PPDN

Rumus Pendapatan Domestik Bruto (PDB) ialah dengan cara menjumlahkan total produksi suatu barang dan jasa tanpa memperhitungkan nilai penyusutannya.

Rumus GDP (Gross Domestic Product)

Pendekatan pendapatan nasional yang sering banyak digunakan untuk menghitung PDB atau GDP adalah pendekatan pengeluaran dengan rumus sebagai berikut :

GDP  =  Konsumsi + Investasi + Pengeluaran Pemerintah + (Ekspor – Impor)

GDP  = C + I + G + (X – M)

Keterangan :

konsumsi = pengeluaran yang dikeluarkan oleh rumah tangga

investasi  = sektor usaha

pengeluaran pemerintah = pemerintah

ekspor impor = sektor luar negeri

Menurut data terakhir negara yang memiliki GNP terbesar adalah Luxembourg dengan jumlah nilai perkapitanya 45.360 U$ Dolar. Sedangkan negara yang memiliki jumlah GDP terbesar adalah Qatar dengan jumlah GDP dengan nilai perkapitanya mencapai 102.943 Dolar AS.

GNP dan GDP merupakan salah satu indikator dari perkembangan ekonomi masyarakat dalam suatu negara tertentu. Dalam usaha meningkatkan pendapatan nasional suatu negara ialaha salah satunya adalah meningkatkan jumlah ekspor barang dan jasa ke luar negeri. Pengembangan barang serta inovasi sangat diperlukan dalam pengembangan barang produksi untuk meningkatkan daya jual.

Contoh GNP dan GDP

1. Suatu negara mempunyai pendapatan nasional sebagai berikut :

Konsumsi masyarakatRp 90.000.000
Pendapatan laba usahaRp 40.000.000
Pengeluaran negaraRp 300.000.000
Pendapatan sewaRp 25.000.000
Pengeluaran investasiRp 75.000.000
EksporRp 50.000.000
ImporRp 35.000.000

Hitunglah GDP dari negara tersebut?

Jawab :

GDP  = C + I + G + (X – M)

GDP  = 90.000.000 + 75.000.000 + 300.000.000 + (50.000.000 – 35.000.000)

GDP  = 465.000.000 + 15.000.000

GDP  = 480.000.000

Jadi besarnya GDP atau PDB dari negara tersebut adalah Rp 480.000.000

2. Diketahui Produk Domestik Bruto negara Indonesia pada tahun 2005 adalah Rp 131.101,6 Miliar. Pendapatan atau produk netto terhadap luar negeri Rp 4.955,7 Miliar, Pajak tidak langsung Rp 8.954,1 Miliar, penyusutan Rp 6.984,1 Miliar, Iuran asuransi 30 Miliar, Laba ditahan 5,1 Miliar, Transfer Payment Rp 6 Miliar, dan Pajak tidak langsung Rp 12 Miliar. Hitunglah besar GNP atau PNB negara Indoensia tersebut?

Jawab :

GNP  =  GDP + Produk Netto Terhadap Luar Negeri

GNP  = 131.101,6 + 4.955,7

GNP = 136.057,3

Jadi, besarnya GNP atau PNB negara Indonesia pada tahun 2005 adalah sebesar 136.057,3 Miliar.

Demikinalah artikel diatas yang membahas mengenai GNP dan GDP [Pengertian, Rumus, Serta Contoh]. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi anda yang membacanya. Jangan lupa like and share yaa^^

Kunjungi artikel terkait:

  1. 10 Sumber Keuangan Negara dan Contohnya
  2. 7 Penerimaan Negara Bukan Pajak [Lengkap]
  3. 20 Prosedur Stock opname: Fungsi dan Teknik Perhitungan Persediaan Barang Dagang
  4. 6 Fungsi Devisa Bagi Perekonomian Negara
  5. Ciri-Ciri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *